MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Selasa, 06 Februari 2018 12:28
Membuat Furniture Cantik Dari Kayu Bekas
CANTIK: Dengan modal ide kreatif, kayu bekas bisa disulap menjadi hiasan dinding menarik.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Seiring dengan makin tingginya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, segala sesuatu yang berbau daur ulang kini makin diminati. Selain karena ramah lingkungan, produk daur ulang juga hadir dengan harga yang lebih kompetitif.

Dalam dunia furnitur, aplikasi daur ulang memang cukup sering dilakukan. Salah satunya yakni dari kayu bekas, yang bisa didapatkan pada kayu bekas peti kemas. Kayu bekas palet peti kemas yang berkualitas baik, dengan sedikit kreativitas, bahan ini dapat disulap menjadi berbagai jenis furnitur cantik.

Kayu bekas peti kemas atau biasa disebut jati belanda atau jati londo atau juga pine wood sudah banyak digunakan oleh masyarakat. Umumnya digunakan untuk perlengkapan rumah tangga, mulai dari bangku, meja, rak buku, kitchen set, bahkan ada juga yang membuatnya untuk lantai rumah ataupun pelapis dinding rumah.

Seperti halnya yang dibuat oleh Hanani Fadlilah bersama rekannya Rahmat Dani, di ruang workshopnya Borneo Wood (BW) specialist wood art. Menurut Hanani, serat kayu jati belanda ini memiliki tekstur yang sangat bagus, banyak yang memilih jenis kayu ini menjadi beberapa kreasi yang menarik. Memanfaatkan kayu bekas palet peti kemas baginya, bisa menjadi ladang rejeki yang menguntungkan.

Dengan merangkai ulang dan memanfaatkan kayu bekas palet peti kemas ini, berbagai model furniture unik dan bernilai tinggi yang dihasilkan. Mulai dari jam dinding, tempat lampu, rak buku, kursi, meja, gantungan kunci dan lain-lain. Karena desain unik tersebut, kerajinan tangan ini banyak dilirik diminati orang-orang. Khususnya, para owner cafe.

"Dengan sedikit ide kreatif, sketsa gambar desain, dan peralatan pertukangan, sebenarnya siapapun bisa menjadikan kayu palet ini menjadi benda-benda berharga. Selain itu, ciri khas kayu serta model unik dari furniture ini layak menjadi pilihan siapa saja untuk mempercantik interior ruangan," paparnya.

Terkait hal itu, perajin lainnya yakni Rahmat Dani, ketika memilih kayu bekas palet yang masih bagus, pastikan memilih kayu yang masih keras. Untuk hasil terbaik, bisa mencari kayu bekas palet pabrik atau gudang yang biasanya menggunakan kayu palet dari jenis pine atau kayu pinus, yang merupakan standar pembuatan palet untuk pengiriman luar negeri.

"Kalau di Banjarmasin, kami mendapatkannya di wilayah Pelabuhan Trisakti. Selain itu, dari kawan-kawan yang memasok ke tempat ini," ungkapnya.

Perlu diketahui, kayu pinus mempunyai serat yang cantik dan artistik yang bisa membuat tampilan furnitur mempunyai nilai tambah dalam segi keunikan dan keindahannya. Selain itu, kayu bekas palet untuk pengiriman luar negeri, memiliki daya tahan terhadap perubahan suhu. Kayu palet pabrik bekas pengiriman luar negeri biasanya mempunyai ketahanan yang cukup baik karena standar kadar kandungan airnya telah lulus uji sensor untuk menjadi produk impor.

"Tak berbubuk, juga tak mudah pecah. Kalau dihaluskan, seratnya yang indah tak bakal menipis alias seratnya memang sampai ke dalam. Kalau kebetulan dapat kayu palet yang basah, hendaknya dijemur terlebih dahulu sebelum digunakan," tuntas lelaki yang akrab disapa Dani itu.

Nah, bagi Anda yang selalu memiliki ide kreatif dan selalu mencari bahan dan memanfaatkan barang bekas, bisa memulainya dengan memanfaatkan kayu bekas palet layaknya Hanani Fadlilah dan Rahmat Dani, bisa menjadi inspirasi kreatif untuk Anda. Selain murah, pastinya juga bisa menguntungkan. (war)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .