MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 08 Februari 2018 16:49
Paman Birin Minta Dukungan Menteri Pariwisata
DIALOG: Gubernur Kalsel Sahbirin Noor memaparkan destinasi wisata dan kebijakan strategis daerah dalam memajukan sektor kepariwisataan di depan Menteri Kepariwisataan RI Arief Yahya dan pejabat terkait di Kantor Kemenpar RI, Jakarta, Selasa (6/2).

PROKAL.CO, JAKARTA – Pemprov Kalsel terus melakukan berbagai upaya menggenjot sektor pariwisata di Banua. Dari menambah destinasi wisata hingga melakukan lobi ke pemerintah pusat. Contohnya, rombongan Pemprov Kalsel yang langsung dipimpin Gubernur Kalsel Sahbirin Noor berkunjung ke Kementerian Pariwisata, di Jakarta, Selasa (6/2).

Rombongan diterima Menteri Pariwisata Arief Yahya. Pertemuan tak disia-siakan Pemprov untuk memaparkan potensi unggulan kepariwisataan daerah yang dimiliki Kalsel seperti Wisata Alam Loksado, Pasar Terapung, dan terbaru Wisata Alam Kiram.

Arief mengapresiasi langsung kunjungan tersebut, khususnya dalam upaya sinergi memajukan kepariwisataan di daerah. Menurutnya, potensi wisata di Kalsel tak kalah dengan daerah lain. Untuk memajukan potensi wisata di daerah tersebut, penting menindaklanjuti rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kepariwisataan seperti yang pernah diinformasikan Kementerian Koordinator Perekonomian lalu ketika berada di Kabupaten Kotabaru. Pasalnya daerah ini banyak memiliki destinasi wisata unggulan.

Ditambahkannya, tak hanya di Kotabaru, gubernur juga bisa mengusulkan daerah lain di Kalsel yang juga dinilai layak dibangunkan KEK Kepariwisataan. Termasuk usulan agenda kegiatan atau event wisata unggulan.

Nah, dengan dibangunnya KEK Kepariwisataan di Kalsel akan menjadi peluang besar untuk menarik investor dan membuka lapangan pekerjaan di daerah. “Yang terpenting, keberadaan KEK Kepariwisataan nanti didukung dengan fasilitas dasar yang akan dibangunkan oleh pemerintah pusat seperti bandara berkelas internasional, pelabuhan, air, listrik, hingga akses internet,” ujar Arif.

Dia memberi contoh, perwujudan KEK Kepariwisataan yang paling maju adalah Mandalika di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Contoh lain yang dibangun dan dikembangkan adalah KEK Bangka Belitung. “Kami berharap Kalsel seperti ini. Investor berlomba-lomba masuk,” tambahnya.

Selain mendukung pembangunan KEK Kepariwisataan di Kalsel, Arief juga mengakui Festival Budaya Pasar Terapung yang masuk dalam kalender pariwisata nasional. “Dengan diusulkannya Kotabaru sebagai KEK Kepariwisataan pertama di Kalsel dan masuknya Festival Budaya Pasar Terapung sebagai salah satu event pariwisata nasional maka pengembangan pariwisata pun akan makin cepat,” ujarnya.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor sangat mengapresiasi dukungan Kemenpar RI atas usulan Kotabaru dijadikan sebagai KEK Kepariwisataan. Disampaikannya, Pemprov Kalsel berkomitmen pariwisata menjadi sektor utama dalam mengembangkan dan menjadikannya sebagai salah satu sumber utama pendapatan daerah dan penggerak perekonomian masyarakat.

"Sektor pariwisata sangat potensial untuk dijadikan sebagai sumber pendapatan daerah, penggerak perekonomian masyarakat, serta secara tidak langsung dapat meningkatkan indeks kebahagiaan manusia,” ujarnya.

Pada pertemuan kemarin, secara khusus gubernur mengundang Arief untuk hadir pada Kiram Art Festival yang akan dihelat pada bulan September 2018 mendatang. Ini adalah sebuah event besar dan pertama dilaksanakan di Kalsel yang akan dihadiri 7 negara. “Kami berharap, potensi yang dimiliki Kalsel di sektor pariwisata mendapat dukungan penuh dari Kemenpar RI. Karena tanpa sinergis dan dukungan, potensi yang dimiliki akan menjadi tidak ada artinya,” ucapnya.(mof/ma/dye)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 17:20
Berita Tabalong

Tabalong Urutan Keempat UN SMP Kalsel

TANJUNG - Hasil ujian nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs)…

Jumat, 25 Mei 2018 15:36

1001 Kisah Pesantren: Tak Punya Banyak Aturan

Sudah umum didengar ada guru di pesantren yang ditakuti santrinya. Tapi beda dengan Gus Jam, pimpinan…

Jumat, 25 Mei 2018 15:10

PLN Jaga Pasokan Listrik Masjid, Ibadah Jadi Nyaman

BANJARMASIN - Memasuki Ramadan, PLN Area Banjarmasin melaksanakan kegiatan peduli instalasi listrik…

Jumat, 25 Mei 2018 14:39

Herman: Sudahlah, Sebaiknya Pak Ibnu Manut Saja

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah menyarankan agar Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina…

Jumat, 25 Mei 2018 14:35

Tidak Membuat Jera, Denda Warung Sakadup Dinilai Terlalu Kecil

BANJARMASIN - Razia warung sakadup digelar maraton. Sejak Selasa (22/5) hingga kemarin (24/5), sudah…

Jumat, 25 Mei 2018 14:27

Jelang Mudik, BPTD Cek dan Ricek Kelayakan Angkutan di Terminal Km 6

BANJARMASIN - Menjelang mudik Lebaran, Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XV Kalsel mengecek…

Jumat, 25 Mei 2018 14:20

Dikuasai Preman, Tarif Parkir di Pasar Sudimampir Berlapis

Praktik "tarif berlapis" parkir Pasar Sudimampir benar-benar bikin siapa saja geregetan. Alih-alih cukup…

Jumat, 25 Mei 2018 13:41

ASTAGA! Diberi Sembako, Warga Malah Dimintai Tanda Tangan Dukung Tambang

Di malam Ramadan, usai jam teraweh beberapa Ketua RT di Desa Selaru kasak-kusuk. Mereka sibuk mengumpulkan…

Jumat, 25 Mei 2018 13:39

11.000 Dukungan Tolak Tambang di Pulau Laut Diserahkan

BANJARMASIN – Setelah Jumat pekan lalu pihak penggugat (PT Sebuku Group) mendatangkan dua saksi…

Jumat, 25 Mei 2018 13:11

Bulan ini, Kantor Kecamatan Akan Dibangun di Eks Pembatuan

BANJARBARU - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarbaru bakal segera membangun Kantor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .