MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 09 Februari 2018 11:53
Daryll Alfaraby Noorlaksono, Penabuh Drum Cilik Beraliran Cadas

Berawal dari Gangguan Hiperaktif

UNJUK GIGI: Daryll Alfaraby Noorlaksono (11) penabuh drum cilik asal Kota Banjarmasin. Dirinya unjuk gigi bersama band VOC untuk membuka band rock legendaris, Elpamas beberapa pekan lalu.

PROKAL.CO, Aliran hard rock dan heavy metal identik dengan kalangan sesepuh. Namun, bagi Daryll Alfaraby Noorlaksono anggapan tersebut tak adil. Baginya musik berlaku universal. Lalu, siapakah Daryll? Begini ceritanya.

DONNY MUSLIM, BANJARMASIN

Berawal dari sebuah pentas musik rock, saya bertemu dengan bocah gempal beramput cepak. Dialah Daryll Alfaraby Noorlaksono. Malam (19/1) itu, sebuah kafe di Jalan Lambung Mangkurat mengundang band rock legendaris, Elpamas.

Tak sekadar menonton, Daryll teryata juga tampil. Bersama grup musik lokal, VOC. Dia diplot sebagai drummer. Mereka menjadi band pembuka sebelum Elpamas naik ke atas panggung.

Personel VOC rata-rata berusia 30 tahun ke atas. Daryll paling bontot. Dia baru berumur 11 tahun. Bocah kelahiran 13 September 2006 itu tampil mengenakan jersey basket berwarna putih serta celana pendek.

Awalnya saya menerka VOC bakal menyuguhkan musik rock bertempo lambat. Layaknya grup musik Scorpions atau Led Zeppelin. Maklum, Daryll terlihat tak meyakinkan.

Ternyata, prediksi saya meleset. Dengan cahaya lampu gemerlap, mereka membawakan lagu-lagu Van Halen. Band hard rock legendaris asal Amerika.

Lagu berjudul Don't Tell Me, Can't Stop Loving You, Human Being serta When It's Love dibabat Daryll dengan sukses.

Penonton juga tersentak. Rata-rata maju mendekat ke panggung. Untuk mengabadikan momen lewat gawai masing-masing. Ada pula yang hanya memilih menikmati musiknya saja.

Penampilan mereka berakhir. Saya memutuskan mendatangi Daryll. Dia sedang bersama Prio, vokalis VOC di samping kiri panggung. Pria bertubuh sintal dan berambut cepak ini ternyata adalah ayahnya.

“Bisa dibilang, VOC ini band keluarga. Gitaris kami juga merupakan pamannya Daryll” cerita Prio. Diceritakannya, keputusan memasukan anaknya dalam sebuah band beraliran hard rock lantaran kehendak Daryll. Setelah sang drummer sebelumnya memilih hengkang lantaran kesibukan.

Daryll adalah anak pertama Prio dan Rizqi Oktaviana Noor. Adiknya bernama Zyafira Maulidyna.

Bagaimana awal mula bocah tersebut memulai jalan bermusiknya? Daryll lantas bercerita. Musik cadas mulai merasuki telinganya saat usianya baru tujuh tahun. Kala itu dirinya sedang duduk di bangku kelas II SD Muhammadiyah 8-10.

Daryll memang berasal dari kelurga musisi. Lagu-lagu seperti dari band melegenda seperti Dream Theater dan Van Halen sudah akrab di telinganya. “Waktu itu, senang aja dengar musik keras. Penuh semangat dan tekniknya nggak gampang,” tuturnya.

Tak hanya kepincut untuk mendengarkan musik cadas. Dia juga sering mempraktikan gebukan-gebukan ala penabuh drum musik rock.

Namun, saat itu dirinya belum dibekali alat musik drum. Melihat bakat terpendam, Prio memutuskan untuk membawa anaknya les privat.

Setelah mendapatkan pelajaran teori musik, pemahaman Daryll dengan drum kian pesat. Sensitivitasnya juga makin terasah. “Untuk memainkan lagu yang belum pernah ia dengar, cukup dua kali saja memutarnya. Gebukan drumnya langsung dapat,” timpal Prio.

Sang ayah menyebut, sensitivitas Daryll dalam memahami musik tak terlepas dari gangguan yang sempat dialaminya. Saat berumur 4 tahun, bocah itu divonis mengidap hiperaktif atau ADHD oleh ahli kejiwaan. Mudah mengamuk. Tidak konsentrasi.

“Sempat menjalani terapi. Kondisinya sudah membaik. Lantas, melihat bakatnya yang suka menggebuk-gebuk, juga diikutkan les privat drum saat tujuh tahun. Ternyata sejalan dengan keinginannya. Sampai sekarang masih les,” jelasnya.

Hingga tahun 2018, Daryll sudah menjajaki kelas VI SD. Ditanya apakah dirinya tak memiliki selera dengan aliran musik kekinian seperti Pop atau Electronic Music Dance (EDM) , Daryll malah balik bertanya. “Musik apaan tuh? Musik populer gampang basi. Kalau musik rock nggak pernah mati,” tandasnya.(at/nur)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 16 Februari 2018 14:36

Soetji Nurani sebagai Kelenteng Dewi Kwan Im

Bangunan tempat ibadah, berdiri megah di beberapa ruas jalan di Kota Banjarmasin. Salah satunya adalah…

Senin, 12 Februari 2018 15:01

Melihat Aktivitas Akhir Pekan Anak Desa Nelayan Bajau Pulau Laut

Pernah kangen masa kecil lepas ceria, bermain tanpa harus menunduk melihat hape? Di pesisir Pulau Laut,…

Senin, 12 Februari 2018 12:50

Monolog Luka Persembahan Teater Dapur Kalsel

Luka tidak bicara tentang roman picisan. Tapi bicara tentang luka yang diderita bumi. Tempat kita lahir,…

Senin, 05 Februari 2018 10:12
Laporan dari Perayaan Hari Kanker Sedunia 2018

Selundupkan Obat Kanker Demi Bertahan Hidup

Vonis kanker ibarat tenggat waktu menuju kematian. Anggapan itulah yang coba dikikis Chalid dan Humaidi.…

Sabtu, 03 Februari 2018 14:43

Mengunjungi Taman HR Seribu Bunga di Desa Tanah Bangkang

Bagi penikmat pemandangan pegunungan, silakan coba kawasan yang baru saja dibuka di Kabupaten Hulu Sungai…

Sabtu, 03 Februari 2018 14:40

Ketika Mereka Melawan Kanker dengan Harapan

Besok (4/2) masyarakat dunia memperingati Hari Kanker. Inilah kisah Aisyah dan Burhanuddin, penderita…

Sabtu, 03 Februari 2018 14:18

Kreatif, Hasilkan Uang dari Modifikasi Gundam

Penggemar anime Jepang, pasti tahu dengan Gundam. Tak sebatas hanya di film. Karakternya sudah menjelma…

Jumat, 02 Februari 2018 12:15

Ini Jadinya Kalau Polwan Gabung Pasukan Raimas

Polisi harus siap ditugaskan di mana saja. Termasuk ditunjuk sebagai pasukan pengurai massa. Seperti…

Kamis, 01 Februari 2018 15:31

Kisah Syarif, Warga Sungai Besar yang Terbaring Sakit karena Diabetes

Syarif, warga Komplek Jeruk Raya, Kelurahan Sungai Besar sedang memerlukan bantuan. Pria berusia 40…

Kamis, 01 Februari 2018 13:38

Menengok Perajin Ukiran di Pierre Tendean

Orang Banjar pasti tak asing dengan ram angin, les plang, hingga jamang yang terbuat dari kayu ulin.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .