MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 09 Februari 2018 11:53
Daryll Alfaraby Noorlaksono, Penabuh Drum Cilik Beraliran Cadas

Berawal dari Gangguan Hiperaktif

UNJUK GIGI: Daryll Alfaraby Noorlaksono (11) penabuh drum cilik asal Kota Banjarmasin. Dirinya unjuk gigi bersama band VOC untuk membuka band rock legendaris, Elpamas beberapa pekan lalu.

PROKAL.CO, Aliran hard rock dan heavy metal identik dengan kalangan sesepuh. Namun, bagi Daryll Alfaraby Noorlaksono anggapan tersebut tak adil. Baginya musik berlaku universal. Lalu, siapakah Daryll? Begini ceritanya.

DONNY MUSLIM, BANJARMASIN

Berawal dari sebuah pentas musik rock, saya bertemu dengan bocah gempal beramput cepak. Dialah Daryll Alfaraby Noorlaksono. Malam (19/1) itu, sebuah kafe di Jalan Lambung Mangkurat mengundang band rock legendaris, Elpamas.

Tak sekadar menonton, Daryll teryata juga tampil. Bersama grup musik lokal, VOC. Dia diplot sebagai drummer. Mereka menjadi band pembuka sebelum Elpamas naik ke atas panggung.

Personel VOC rata-rata berusia 30 tahun ke atas. Daryll paling bontot. Dia baru berumur 11 tahun. Bocah kelahiran 13 September 2006 itu tampil mengenakan jersey basket berwarna putih serta celana pendek.

Awalnya saya menerka VOC bakal menyuguhkan musik rock bertempo lambat. Layaknya grup musik Scorpions atau Led Zeppelin. Maklum, Daryll terlihat tak meyakinkan.

Ternyata, prediksi saya meleset. Dengan cahaya lampu gemerlap, mereka membawakan lagu-lagu Van Halen. Band hard rock legendaris asal Amerika.

Lagu berjudul Don't Tell Me, Can't Stop Loving You, Human Being serta When It's Love dibabat Daryll dengan sukses.

Penonton juga tersentak. Rata-rata maju mendekat ke panggung. Untuk mengabadikan momen lewat gawai masing-masing. Ada pula yang hanya memilih menikmati musiknya saja.

Penampilan mereka berakhir. Saya memutuskan mendatangi Daryll. Dia sedang bersama Prio, vokalis VOC di samping kiri panggung. Pria bertubuh sintal dan berambut cepak ini ternyata adalah ayahnya.

“Bisa dibilang, VOC ini band keluarga. Gitaris kami juga merupakan pamannya Daryll” cerita Prio. Diceritakannya, keputusan memasukan anaknya dalam sebuah band beraliran hard rock lantaran kehendak Daryll. Setelah sang drummer sebelumnya memilih hengkang lantaran kesibukan.

Daryll adalah anak pertama Prio dan Rizqi Oktaviana Noor. Adiknya bernama Zyafira Maulidyna.

Bagaimana awal mula bocah tersebut memulai jalan bermusiknya? Daryll lantas bercerita. Musik cadas mulai merasuki telinganya saat usianya baru tujuh tahun. Kala itu dirinya sedang duduk di bangku kelas II SD Muhammadiyah 8-10.

Daryll memang berasal dari kelurga musisi. Lagu-lagu seperti dari band melegenda seperti Dream Theater dan Van Halen sudah akrab di telinganya. “Waktu itu, senang aja dengar musik keras. Penuh semangat dan tekniknya nggak gampang,” tuturnya.

Tak hanya kepincut untuk mendengarkan musik cadas. Dia juga sering mempraktikan gebukan-gebukan ala penabuh drum musik rock.

Namun, saat itu dirinya belum dibekali alat musik drum. Melihat bakat terpendam, Prio memutuskan untuk membawa anaknya les privat.

Setelah mendapatkan pelajaran teori musik, pemahaman Daryll dengan drum kian pesat. Sensitivitasnya juga makin terasah. “Untuk memainkan lagu yang belum pernah ia dengar, cukup dua kali saja memutarnya. Gebukan drumnya langsung dapat,” timpal Prio.

Sang ayah menyebut, sensitivitas Daryll dalam memahami musik tak terlepas dari gangguan yang sempat dialaminya. Saat berumur 4 tahun, bocah itu divonis mengidap hiperaktif atau ADHD oleh ahli kejiwaan. Mudah mengamuk. Tidak konsentrasi.

“Sempat menjalani terapi. Kondisinya sudah membaik. Lantas, melihat bakatnya yang suka menggebuk-gebuk, juga diikutkan les privat drum saat tujuh tahun. Ternyata sejalan dengan keinginannya. Sampai sekarang masih les,” jelasnya.

Hingga tahun 2018, Daryll sudah menjajaki kelas VI SD. Ditanya apakah dirinya tak memiliki selera dengan aliran musik kekinian seperti Pop atau Electronic Music Dance (EDM) , Daryll malah balik bertanya. “Musik apaan tuh? Musik populer gampang basi. Kalau musik rock nggak pernah mati,” tandasnya.(at/nur)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:17

Mega Proyek Siring Laut, Jaksa Minta Jangan Curang

KOTABARU - Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Indah Laila, meminta jangan ada yang curang terkait pekerjaan…

Jumat, 12 Oktober 2018 09:39

Sembilan Pengungsi Palu "Terdampar" di Banjarmasin, Begini Nasibnya

Empat hari bertahan hidup tanpa bantuan. Melihat penjarahan di mana-mana. Sembilan pengungsi berlayar…

Senin, 01 Oktober 2018 11:17

Nobar Film G30S/PKI, Memahami Sejarah Lewat Film

BANJARMASIN - Mengenang dan memahami sejarah. Itulah misi dari nonton bareng film G30S/PKI yang digelar…

Minggu, 30 September 2018 11:18

Perkantoran Pemprov Kalsel Dijadikan Wisata Edukasi

Menjelang Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38, kawasan Perkantoran Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, disulap…

Senin, 24 September 2018 09:29

Yurien, Satu-Satunya Anggota Patwal Wanita Dishub Banjarbaru

Pria dan wanita memang beda, tapi soal pekerjaan mungkin kaum Hawa bisa sebanding dengan kaum Adam.…

Sabtu, 22 September 2018 13:31

Menjenguk Rumah Berbasis Lingkungan Milik Perkumpulan Pusaka Tabalong

Mungkin ini bisa menjadi contoh bagi yang ingin membangun rumah atau kantor. Ternyata barang bekas bisa…

Jumat, 21 September 2018 09:15

Kisah Mengharukan Perjuangan Para Honorer di Desa-Desa Terpencil

Benar kata mereka: Tak habis kisah jika menceritakan para guru honorer. Dengan perjuangan itu, layak…

Kamis, 20 September 2018 09:47

Sebelum Kuliah, Para Tersangka Perusakan Gedung Dewan Lapor Kantor Polisi Dulu

Empat dari tujuh mahasiswa yang menyandang status tersangka mencerutakan pengalaman mereka selepas unjuk…

Kamis, 13 September 2018 12:05

YS Agus Suseno, Penyair Banjar Yang Berani Menohok Rezim

Meminjam istilah sastrawan Seno Gumira Ajidarma: ketika jurnalisme dibungkam, maka mestinya sastra harus…

Rabu, 12 September 2018 15:23

Kisah Perajin Miniatur Kapal Pinisi dari Sungai Alalak

Salman tak bisa jauh-jauh dari perahu dan sungai. Semasa bujangan, dia menjadi perajin perahu di Pulau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .