MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 09 Februari 2018 11:53
Daryll Alfaraby Noorlaksono, Penabuh Drum Cilik Beraliran Cadas

Berawal dari Gangguan Hiperaktif

UNJUK GIGI: Daryll Alfaraby Noorlaksono (11) penabuh drum cilik asal Kota Banjarmasin. Dirinya unjuk gigi bersama band VOC untuk membuka band rock legendaris, Elpamas beberapa pekan lalu.

PROKAL.CO, Aliran hard rock dan heavy metal identik dengan kalangan sesepuh. Namun, bagi Daryll Alfaraby Noorlaksono anggapan tersebut tak adil. Baginya musik berlaku universal. Lalu, siapakah Daryll? Begini ceritanya.

DONNY MUSLIM, BANJARMASIN

Berawal dari sebuah pentas musik rock, saya bertemu dengan bocah gempal beramput cepak. Dialah Daryll Alfaraby Noorlaksono. Malam (19/1) itu, sebuah kafe di Jalan Lambung Mangkurat mengundang band rock legendaris, Elpamas.

Tak sekadar menonton, Daryll teryata juga tampil. Bersama grup musik lokal, VOC. Dia diplot sebagai drummer. Mereka menjadi band pembuka sebelum Elpamas naik ke atas panggung.

Personel VOC rata-rata berusia 30 tahun ke atas. Daryll paling bontot. Dia baru berumur 11 tahun. Bocah kelahiran 13 September 2006 itu tampil mengenakan jersey basket berwarna putih serta celana pendek.

Awalnya saya menerka VOC bakal menyuguhkan musik rock bertempo lambat. Layaknya grup musik Scorpions atau Led Zeppelin. Maklum, Daryll terlihat tak meyakinkan.

Ternyata, prediksi saya meleset. Dengan cahaya lampu gemerlap, mereka membawakan lagu-lagu Van Halen. Band hard rock legendaris asal Amerika.

Lagu berjudul Don't Tell Me, Can't Stop Loving You, Human Being serta When It's Love dibabat Daryll dengan sukses.

Penonton juga tersentak. Rata-rata maju mendekat ke panggung. Untuk mengabadikan momen lewat gawai masing-masing. Ada pula yang hanya memilih menikmati musiknya saja.

Penampilan mereka berakhir. Saya memutuskan mendatangi Daryll. Dia sedang bersama Prio, vokalis VOC di samping kiri panggung. Pria bertubuh sintal dan berambut cepak ini ternyata adalah ayahnya.

“Bisa dibilang, VOC ini band keluarga. Gitaris kami juga merupakan pamannya Daryll” cerita Prio. Diceritakannya, keputusan memasukan anaknya dalam sebuah band beraliran hard rock lantaran kehendak Daryll. Setelah sang drummer sebelumnya memilih hengkang lantaran kesibukan.

Daryll adalah anak pertama Prio dan Rizqi Oktaviana Noor. Adiknya bernama Zyafira Maulidyna.

Bagaimana awal mula bocah tersebut memulai jalan bermusiknya? Daryll lantas bercerita. Musik cadas mulai merasuki telinganya saat usianya baru tujuh tahun. Kala itu dirinya sedang duduk di bangku kelas II SD Muhammadiyah 8-10.

Daryll memang berasal dari kelurga musisi. Lagu-lagu seperti dari band melegenda seperti Dream Theater dan Van Halen sudah akrab di telinganya. “Waktu itu, senang aja dengar musik keras. Penuh semangat dan tekniknya nggak gampang,” tuturnya.

Tak hanya kepincut untuk mendengarkan musik cadas. Dia juga sering mempraktikan gebukan-gebukan ala penabuh drum musik rock.

Namun, saat itu dirinya belum dibekali alat musik drum. Melihat bakat terpendam, Prio memutuskan untuk membawa anaknya les privat.

Setelah mendapatkan pelajaran teori musik, pemahaman Daryll dengan drum kian pesat. Sensitivitasnya juga makin terasah. “Untuk memainkan lagu yang belum pernah ia dengar, cukup dua kali saja memutarnya. Gebukan drumnya langsung dapat,” timpal Prio.

Sang ayah menyebut, sensitivitas Daryll dalam memahami musik tak terlepas dari gangguan yang sempat dialaminya. Saat berumur 4 tahun, bocah itu divonis mengidap hiperaktif atau ADHD oleh ahli kejiwaan. Mudah mengamuk. Tidak konsentrasi.

“Sempat menjalani terapi. Kondisinya sudah membaik. Lantas, melihat bakatnya yang suka menggebuk-gebuk, juga diikutkan les privat drum saat tujuh tahun. Ternyata sejalan dengan keinginannya. Sampai sekarang masih les,” jelasnya.

Hingga tahun 2018, Daryll sudah menjajaki kelas VI SD. Ditanya apakah dirinya tak memiliki selera dengan aliran musik kekinian seperti Pop atau Electronic Music Dance (EDM) , Daryll malah balik bertanya. “Musik apaan tuh? Musik populer gampang basi. Kalau musik rock nggak pernah mati,” tandasnya.(at/nur)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Minggu, 13 Mei 2018 05:50

Surat Terakhir Erik Petersen Pria Keturunan Bangsa Viking di Banua Anyar

Erik Petersen adalah keturunan Bangsa Viking. Yang memilih meninggal dunia di Banua Anyar. Warisan Erik,…

Kamis, 10 Mei 2018 18:57

Kisah Nelayan Pulau Laut yang Menolak Keras Pertambangan

Sama seperti hari cerah lainnya, Ari si pemancing ikan gabus, beberapa hari lalu dapat puluhan kilogram…

Selasa, 08 Mei 2018 13:36

Bukan Sibuk Main Mobile Legends, Bocah ini Malah Asik Koleksi Perangko

Kecil-kecil, berani tampil beda. Itulah Muhammad Fahriza. Hobinya tak biasa. Jika anak seusianya sibuk…

Senin, 07 Mei 2018 14:17

Mengunjungi Pasar Kajut Edisi ke-IV, Menjual Apa Saja yang Penting Keren

Orang Indonesia mengenal Pasar Kaget. Anak muda Banjarmasin mengenal Pasar Kajut. Inilah wadah banyak…

Sabtu, 05 Mei 2018 19:41

Curahan Lirih dari Pulau Laut: "Mau Tinggal di Mana Kami"

Aksi menolak penambangan batubara di Pulau Laut, Kotabaru, terus dilancarkan. Beragam cara dilakukan…

Sabtu, 05 Mei 2018 12:39

Kisah Mereka yang Ditolak Pulang dari Rumah Singgah Baiman

Rumah Singgah Baiman didirikan untuk menampung ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), pengemis, gelandangan,…

Jumat, 04 Mei 2018 14:17

Mengintip Aktifitas Pelatih Karate Cantik di Banjarmasin

Helda Wahdini punya paras cantik. Tapi di balik kecantikannya orang tidak menduga kalau dia ternyata…

Kamis, 03 Mei 2018 12:27

Eter Nabiring, Penjaga Adat dan Tradisi Suku Dayak Halong

Gelisah akan kemajuan zaman yang menggerus kearifan lokal dan budaya warisan nenek moyang, Eter Nabiring,…

Kamis, 03 Mei 2018 12:03

Hardiknas Berbarengan dengan USBN SLB

Ricky Joevani begitu pendiam. Saat diwawancara, dia lebih banyak mengangguk dan tersenyum. Sesekali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .