MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 10 Februari 2018 14:43
Jalan Berbeda Dua Organisasi Tunanetra di Banjarbaru

Pilih Mengamen, Satunya Pijat

Para anggota YKTN saat mengamen di SPBU Coco, Jalan A Yani Km 34, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Banyaknya penyandang tunanetra di Kota Banjarbaru membuat mereka memilih membentuk organisasi. Namun, mereka ternyata terbagi menjadi dua kubu. Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Nusantara (YKTN), dan satunya lagi Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia) Banjarbaru.

Meski sama-sama sebagai tempat perkumpulan penyandang tunanetra, dua organisasi ini ternyata memilih jalan yang berbeda untuk mencari nafkah. YKTN yang memiliki 90 anggota memilih mencari penghasilan dengan mengamen di SPBU-SPBU. Sedangkan Pertuni dengan 67 anggota lebih mengandalkan kepiawaian memijat untuk mendapatkan uang guna kelangsungan hidup.

Sekda Kota Banjarbaru, Said Abdullah lebih menyukai jalan yang diambil Pertuni, karena tak ingin mengambil jalan pintas dalam mencari rezeki. "Pertuni antikonser, dan lebih bisa diatur. Sementara YKTN hingga kini Pemko Banjarbaru kesulitan meminta mereka supaya tidak mengamen," katanya.

Dia menegaskan pemko ingin penyandang tunanetra tidak ada lagi yang mengamen. "Kami sudah punya konsep untuk meningkatkan taraf hidup mereka tanpa menjadi pengamen," tegasnya. Salah satu upayanya dengan membangun perumahan khusus penyandang disabilitas di Jalan Trikora, Kelurahan Guntung Manggis, Banjarbaru. "Nanti mereka kami minta tinggal di sana, untuk diurus agama dan penghidupan ekonominya," ujar pria yang akrab disapa Habib Abdullah ini.

Kini, perumahan disabilitas masih dalam tahap pembangunan. Baru sekitar 12 rumah yang terbangun dari target 44 rumah. "Jaringan listriknya juga belum terpasang. Kalau sudah terpasang baru bisa ditempati," tambah Habib.

Anggota YKTN, Sutarso mengaku terpaksa mengamen karena tak punya pilihan lain untuk mencari nafkah. "Saya juga melayani memijat, tapi pendapatan masih kurang," ungkapnya saat ditemui sedang mengamen di SPBU Coco, Jalan A Yani Km 34, kemarin.

Uang yang dihasilkan pun tidak seluruhnya masuk ke kantong pribadi. Namun, ada yang disisihkan untuk kas organisasi. "Misal, saya dapat Rp60 ribu. Rp10 ribu disetor ke YKTN. Uang itu nanti digunakan untuk menggelar pengajian setengah bulan sekali," ungkapnya.(ris/ma/dye)

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 16:25

Karnaval Kemerdekaan, Kapolres Kotabaru Kayuh Becak

KOTABARU - Warga Kotabaru mendadak heboh. Kepala Polisi di pesisir ujung tenggara Kalsel mengayuh becak,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 13:21

16 Menit yang Bikin Merinding

  Naskah Demang Lehman ditulis Adjim Arijadi pada tahun 1964 di Yogyakarta. 54 tahun berselang,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 13:10

Veteran Masih Menumpang di Pasar

BANJARMASIN - Keadaan Legiun Veteran Banjarmasin semakin membaik. Dari APBD 2018, kini disisihkan dana…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:58

Butuh Perda Lindungi Kontraktor Lokal

BANJARMASIN – Kontraktor lokal di Banua berharap Pemprov dan DPRD Kalsel segera menggodok Raperda…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:54

Lomba Berhubungan dengan Ikan

BANJARMASIN – Ada lomba unik yang digelar di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Banjar Raya, Banjarmasin…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:40

Napi Rayakan Kemerdekaan

MARABAHAN - Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Marabahan tampak tak seperti biasa, Jumat…

Jumat, 17 Agustus 2018 17:10
Pemkab Balangan

Momen HUT RI, Pemkab Balangan Terima dan Beri Bantuan

  PARINGIN – Upacara pengibaran bendera Merah Putih pada puncak Hari Kemerdekaan Republik…

Jumat, 17 Agustus 2018 16:05

Minim Museum, Peninggalan-Peninggalan Sejarah Berdebu di Banua

Memiliki sejarah yang kaya, Kalimantan Selatan tak punya museum untuk menyimpannya. Bahkan jika punya,…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:58

Semarak, Tablig Akbar Ustaz Abdul Shomad di Barabai

BARABAI - Ustaz Abdul Shomad menyempurnakan perjalanan tablig akbarnya di banua ke Bumi Murakata Barabai,…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:51
Pemko Banjarbaru

POSBINDU PTM Sumber Sehat Dinilai

BANJARBARU — Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani, didampingi Ketua TP PKK Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .