MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 10 Februari 2018 16:14
Simbol Politik dan Sponsor Dilarang di Acara Haul Abah Guru Sekumpul

PROKAL.CO, MARTAPURA - Guru Sa’duddin Salman telah mengumumkan Haul Akbar ke-13 Abah Guru Sekumpul digelar Minggu, 25 Maret 2018 setelah Salat Isya. Imam tetap Musala Ar Raudah itu menegaskan, informasi itu adalah pemberitahuan secara luas. Sekumpul tidak pernah menerbitkan undangan karena seluruh rangkaian acara digelar oleh relawan.

Ada tiga sesi agenda haul. Pertama, internal keluarga pada tanggal 23 Maret, dan seluruh kegiatan dipusatkan di rumah pribadi Abah Guru Sekumpul di Kompleks Ar Raudah. Selanjutnya, di Kubah tanggal 24 Maret. Terakhir, Haul Akbar yang biasanya dihadiri ratusan ribu jemaah dari dalam dan luar Kalsel.

Ada lima keputusan rapat bersama dengan seluruh relawan di lantai II Musala Ar Raudah, Sekumpul. Keputusan itu jadi panduan sampai hari H kegiatan dan pascahaul. Pertama, penetapan tanggal. Selanjutnya total sumbangan beras dan posko dapur umum, larangan khusus ketika pemasangan umbul-umbul atau baliho, dan teknis kesehatan dapur umum.

Guru Haji Sa’duddin menegaskan, kegiatan haul akbar terbuka untuk umum. Umat Islam yang terbuka hatinya boleh hadir. Acara haul pun tidak diisi dengan tausiah. Ini untuk menghormati seluruh tokoh yang berkenan hadir serta menjaga netralitas agenda bersama itu.

Haji Abdurrahman Salim juru bicara haul yang biasa bertugas di dapur umum menjelaskan relawan tetap menerima sumbangan, tapi tidak menyebar proposal. Selain itu, dilarang keras membuat umbul-umbul dan baliho memuat wajah Abah Guru Sekumpul. Boleh menyumbang, tapi tidak pamrih dan menyertakan simbol-simbol tertentu seperti lambang partai dan logo sponsor.

Mengacu pada data sementara, total dapur umum berjumlah 43 unit. Jumlah sumbangan dan kesiapan beras dari seluruh posko sebanyak 4.403 blek, setara 660.450 bungkus. Tim kesehatan akan cek dan ricek kebersihan dapur umum. Dia mewanti-wanti nasi bungkus wajib layak konsumsi. “Ada dugaan nasi mendekati basi akan kami larang disebar ke jemaah. Kami sangat hati-hati dan mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Relawan harus memastikan jemaah terlayani dengan baik,” tegasnya.(mam/ma/dye)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 11:36

Resmi Disumpah, Anggota KAI kalsel Bertambah Tujuh Orang

BANJARMASIN – Bertambah lagi advokat di Kalsel. Tujuh anggota Kongres…

Kamis, 13 Desember 2018 11:04

600 Calon Siswa Sekolah Inspektur Polisi Jalani Cek Kesehatan

BANJARMASIN - Ratusan calon peserta seleksi pendidikan pengembangan Polri menjalani…

Kamis, 13 Desember 2018 10:54

Hasan Basri Membantah Bila Pemko Mengabaikan Penghuni Kolong Jembatan (2)

KELUHAN penghuni kolong Jembatan Pangeran Antasari bahwa mereka diabaikan pemko…

Kamis, 13 Desember 2018 10:43

Mereka Hanya Bisa Pasrah Ketika Tempat Tinggalnya Dipagari Petugas (1)

Pemagaran kolong Jembatan Pangeran Antasari menyedot perhatian masyarakat. Ada delapan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:28

Pemko Banjarmasin Terima 465 Aduan Online Sepanjang Tahun 2018

SEPANJANG tahun 2018, pemko telah menerima 465 aduan online. Keluhan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:20

Penggodokan Perda Lingkungan Hidup Tuntas, Begini Isinya

BANJARMASIN - Penggodokan Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Lingkungan Hidup akhirnya…

Kamis, 13 Desember 2018 09:56

Tekad Kuat Pramuka Kalsel Agar Unggul di Tingkat Nasional

SURABAYA– Keseriusan dalam membina para anggotanya agar unggul dalam berinovasi…


Kamis, 13 Desember 2018 08:59

Dewan Soroti Alih Fungsi Bangunan Tanpa Izin di Wilayah Banjarbaru

BANJARBARU - Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, M Ikhsan menyoroti…

Kamis, 13 Desember 2018 08:48

Tanggulangi Lahan Kritis dengan Penanaman Pohon

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, Rabu (12/120 kemarin menghadiri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .