MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 12 Februari 2018 11:03
Satpol PP dan Damkar Wujudkan Tanah Bumbu Ramah Anak
ANAK JALANAN: Petugas Satpol-PP dan Damkar Tanbu menggaruk empat anak jalanan (Anjal) dibawah umur yang sedang meminta-minta di lampu merah di wilayah Kecamatan Simpang Empat, Selasa (6/2) lalu. (Foto Diskominfo Tanbu For Radar Banjarmasin).

PROKAL.CO, BATULICIN - Petugas Satpol-PP dan Damkar Tanbu menggaruk empat Anak Jalanan (Anjal) dibawah umur yang sedang meminta-minta di lampu merah di wilayah Kecamatan Simpang Empat, Selasa (6/2). Setelah didata, ternyata hanya satu anak saja yang sering minta-minta, sementara sisanya tidak pernah.

Kasatpol-PP dan Damkar H Riduan mengatakan, operasi ini merupakan upaya mewujudkan Kabupaten Tanah Bumbu yang ramah anak dengan melarang anjal berkeliaran di jalanan, apalagi sampai mengganggu ketertiban umum.

“Berdasarkan hasil patroli anggota kami serta pantauan sebelumnya, anjal itu kerap berkeliaran hingga sangat berpotensi mengganggu ketertiban umum. Mereka kami bawa ke Kantor Satpol-PP untuk didata dan dibuatkan berita acaranya,” jelasnya.

Tindak lanjut penanganan anjal ini, pihaknya turut berkoordinasi dengan SKPD yang turut terlibat dalam menuntaskan persoalan anjal itu. Sebab ini berkaitan erat dengan kapasitas dan penanganan tanggung jawab di masing-masing SKPD berwenang.

Dijelaskannya, anjal yang diamankan ini merupakan anak di bawah umur, dengan demikian tindak lanjut dan penanganannya berada pada posisi SKPD yang menangani perlindungan anak.

“Sebagai catatan, Satpol-PP hanya menangani hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban umum dalam ranah penegakan Perda, maka disitulah program dijalankan. Sementara tindak lanjut penanganan pembinaan maupun pemberdayaanya kami serahkan kepada SKPD yang berwenang,” papar Riduan.

Meskipun sejauh ini pihaknya masih menelusuri latar belakang aktivitas anak itu, terutama mencari bukti ada pihak yang mencoba melakukan eksploitasi anak di bawah umur.

“Kalau terbukti terorganisasi dan mengancam ketertiban umum berikutnya, maka kami akan siap mendampingi SKPD perlindungan anak itu pada saat menindaklanjuti ke pihak berwenang lain maupun kepolisian,” terangnya.

Senada dikatakan Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Tanbu Narni.

Terkait penanganan status anjal dibawah umur ini, pihaknya akan menelusuri latar belakang dan orang tuanya.

“Setelah menerima berita acara pelimpahan kewenangan penanganan yang menjadi tanggung jawab kami, maka kami akan meminta pendampingan kepala desa dengan membuat perjanjian kepada orang tuanya agar menjaga anaknya. Jika ada pembiaran maka dianggap menelantarkan anak,” ucapnya.

Dia menambahkan, dalam penanganan kasus ini hanya memastikan apakah ada unsur eksploitasi maupun penelantaran terhadap anak itu.

"Namun bila pelanggaran itu ada, maka akan kami serahkan pada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk proses selanjutnya. Kalau tak ada unsur pidananya, akan kami limpahkan kepada Dinas Sosial sebagai kewenangan pembinaan maupun pemberdayaan berikutnya,” pungkas Narni. (kry/ij/ram)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 17:21

Latdas PMR SMK PP N Banjarbaru, Latih Siswa Peduli Sesama

BANJARBARU - SMK PP Negeri Banjarbaru melengkapi keterampilan dasar peserta didiknya dengan membangun…

Senin, 19 Februari 2018 14:37
Berita Tabalong

ASN Tabalong Diingatkan Soal Netralitas Pilkada

TANJUNG - Lagi-lagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Tabalong diingatkan…

Senin, 19 Februari 2018 14:34

Tata Kawasan Tambang Kalsel, Dewan Siapkan Perda Tambang

Salah satu pemicu persoalan tambang di Kalimantan Selatan adalah tidak adanya peraturan daerah yang…

Senin, 19 Februari 2018 14:29

Persiapkan Acara Haul, Tim Sound System Kerja Ekstra

MARTAPURA – Pemasangan pengeras suara di Haul ke-13 Abah Guru Sekumpul ternyata sudah dilaksanakan…

Senin, 19 Februari 2018 13:54

Disbudpar Minta Bantuan Satpol PP Tertibkan Pedagang Siring Tandean

BANJARMASIN - Pukul 15:00 Wita, puluhan pedagang kaki lima (PKL) mulai membuka lapak di Siring Pirre…

Senin, 19 Februari 2018 13:14

Dewan Ingin ada CCTV Online di Pembatuan

BANJARBARU - DPRD Banjarbaru mengapresiasi program Pemkot Banjarbaru yang mengaktifkan CCTV secara online…

Senin, 19 Februari 2018 11:14
Pemko Banjarbaru

Wakil Walikota Hadiri Musyawarah KONI Banjarbaru

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan bersama perwakilan KONI Kalsel Syarifudin,…

Minggu, 18 Februari 2018 00:54
Politik

PBB dan PKPI Tak Lolos Jadi Peserta Pemilu 2019, ini Reaksi Yusril

BANJARMASIN -  Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) sementera…

Sabtu, 17 Februari 2018 18:13
Haul Abah Guru Sekumpul ke-13

Parkir Dilokasi ini Bisa Menampung Seribu Mobil Jemaah Haul

MARTAPURA – Kantong-kantong parkir untuk menyambut jemaah haul Guru Sekumpul ke-13 pada bulan…

Sabtu, 17 Februari 2018 17:44

Sambut Kedatangan Dewa Rezeki, Bakar Uang Emas lalu Begadang

BANJARMASIN - Dari film kungfu di dataran Cina, kita sering melihat warga Tionghoa membakar uang kertas.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .