MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 13 Februari 2018 14:49
Kala Dekranasda Jawa Barat Kepincut Cara Mewarnai Sasirangan

Bakal terapkan di Jawa Barat

BELAJAR: Dekranasda Provinsi Jawa Barat belajar ke Kalimantan Selatan.

PROKAL.CO, Corak warna warni dan cara pewarnaan kain sasirangan yang unik membuat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat Netty Prasetiyani Hermawan, kepincut. Bahkan, teknik pewarnaan ini bakal diterapkan di Jawa Barat.

EKA PERTIWI, Banjarmasin

Netty Prasetiyani Hermawan juga mengaku tertarik melihat kain sasirangan bordir khas Kalimantan Selatan. Dia mengatakan teknik sasirangan ini menarik dan belum ada di Jawa Barat.

“Di sana tidak ada seperti itu, harusnya bisa juga jadi nilai tambah bagi pengrajin bordir di Tasikmalaya,” bebernya, usai pertemuan dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Dekranasda Priovinsi Kalimantan Selatan, Jalan A Yani Km 5, kemarin pagi.

Tak hanya soal sasirangan, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalsel Raudatul Jannah Sahbirin Noor, juga mengenalkan berbagai produk kerajinan asal Kalsel seperti anyaman purun, anyaman bamban dan batu permata.

Dalam kunjungan kerja ini selain Ketua, para pengurus Dekranas Provinsi Jawa Barat juga diajak mencicipi berbagai makanan dan jajanan khas Kalsel seperti nasi kuning, pundut nasi, hingga kue bingka, tatal.
Netty awalnya menduga Bandung merupakan surganya makanan. Namun, setelah berkunjung dan mencicipi makanan khas Kalimatan Selatan, ia meyakini surganya makanan juga ada di Kalimantan Selatan. Bahkan menurutnya, Kalimantan Selatan merupakan surganya ikan. Apalagi, menu yang dihadirkan selalu ada ikan.
“Mau makan apapun ada ikannya. Saat tiba saya makan sup ikan. Mau makan ketupat ada ikannya,” bebernya.

Tak hanya kerajinan dan makanan khas Kalimantan Selatan saja, rombongan Dekranas Provinsi Jawa Barat juga diperkenalkan hasil alam buah-buahan unik yang terdapat di Kalsel seperti buah kapul, jejantik, rambutan, dan kasturi, serta produk turunannya yaitu sirup dan jelly buah kasturi.

“Selain silaturahmi tentu kunjungan kerja ini bisa menjadi wadah sharing dan juga sebagai promosi untuk produk kerajinan, kuliner dan wisata Kalimantan Selatan. Kami juga nanti akan bekerja sama tentang produk kerajinan Kalimantan Selatan,” kata Raudatul Jannah Sahbirin Noor.

Raudatul menjelaskan, geliat usaha kerajinan di Kalimantan Selatan terus berkembang. Hingga akhir tahun 2017 lalu unit usaha di industri ini mencapai 19.907 unit usaha. Dari jumlah ini, industri kerajinan di Kalsel juga mampu menyerap sebanyak 39.814 tenaga kerja.

Dijelaskannya industri kerajinan merupakan salah satu komoditas yang mampu ciptakan lapangan kerja dan usaha baru untuk tingkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya pengrajin. “Pertemuan ini wadah kami bertukar informasi terkait kerajinan di daerah masing-masing. Kami juga menjelaskan daerah mana saja penghasil kerajinan, seperti Kabupaten Batola, Banjar, Hulu Sungai Utara, dan beberapa daerah lainnya. Hampir semua daerah memiliki hasil kerajinannya masing-masing,” tuntasnya.(ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 08 September 2018 12:51

Menengok Festival Anggrek 2018 di Taman Kamboja

Apa yang dicari-cari dunia jika melancong ke Kalsel? Jawabannya; anggrek. Bukan tanpa alasan, tanaman…

Sabtu, 08 September 2018 12:48

Memanen Kelapa Sawit, Pekebun Malah Menjerit

Memanen kelapa sawit tidak terlalu menggembirakan bagi pekebun di Kotabaru. Bekerja di bawah terik mentari,…

Rabu, 29 Agustus 2018 10:23

Bosan Tidur di Pengungsian, Pengungsi Lombok Mulai Datangi Kalsel

Pengungsi gempa Lombok mulai berdatangan ke Kalimantan Selatan melalui bandar udara Syamsuddin Noor…

Selasa, 28 Agustus 2018 10:18

Malam terakhir Konser Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Lombok

Konser amal bertajuk Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Penggalangan Dana Gempa Lombok,…

Senin, 27 Agustus 2018 11:20

Melihat Eksistensi Komunitas MGR Pasca Ganti Presiden

Meski telah ditinggalkan presiden sekaligus pendirinya Fitri Zamzam, yang telah berpulang pada November…

Senin, 27 Agustus 2018 10:48

Avani, Pemain Biola yang Raih Penghargaan di Asian Pasific Arts Festival

Berawal dari rasa penasaran terhadap instrumen musik, Avani Galuh Zaneta terjun menggeluti alat gesek…

Sabtu, 25 Agustus 2018 12:40

Serba-Serbi Festival Budaya Pasar Terapung 2018

Rakyat Indonesia menamainya Serabi. Orang Banjar menyebutnya Apam Batil. Namanya mungkin terdengar tidak…

Jumat, 24 Agustus 2018 14:24

BAKAL CANTIK..!! Bantaran Sungai Martapura akan Ditata

MARTAPURA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjar membangun Talud di Sisi kiri dan kanan Jembatan…

Jumat, 24 Agustus 2018 11:08

Disodori Buku Berbahasa Inggris, Incar Generasi milenial

Indonesia punya Najwa Shihab. Kalsel punya Eka Chandra Dewi. Dua-duanya punya kesamaan: dinobatkan menjadi…

Selasa, 21 Agustus 2018 08:55

Kisah Subur, Raja Pengamen di Pasar Lama

Jangan pandang remeh pengamen jalanan. Di balik penampilan dekil dan lusuh, tidak sedikit yang menyimpan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .