MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 13 Februari 2018 14:49
Kala Dekranasda Jawa Barat Kepincut Cara Mewarnai Sasirangan

Bakal terapkan di Jawa Barat

BELAJAR: Dekranasda Provinsi Jawa Barat belajar ke Kalimantan Selatan.

PROKAL.CO, Corak warna warni dan cara pewarnaan kain sasirangan yang unik membuat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat Netty Prasetiyani Hermawan, kepincut. Bahkan, teknik pewarnaan ini bakal diterapkan di Jawa Barat.

EKA PERTIWI, Banjarmasin

Netty Prasetiyani Hermawan juga mengaku tertarik melihat kain sasirangan bordir khas Kalimantan Selatan. Dia mengatakan teknik sasirangan ini menarik dan belum ada di Jawa Barat.

“Di sana tidak ada seperti itu, harusnya bisa juga jadi nilai tambah bagi pengrajin bordir di Tasikmalaya,” bebernya, usai pertemuan dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Dekranasda Priovinsi Kalimantan Selatan, Jalan A Yani Km 5, kemarin pagi.

Tak hanya soal sasirangan, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalsel Raudatul Jannah Sahbirin Noor, juga mengenalkan berbagai produk kerajinan asal Kalsel seperti anyaman purun, anyaman bamban dan batu permata.

Dalam kunjungan kerja ini selain Ketua, para pengurus Dekranas Provinsi Jawa Barat juga diajak mencicipi berbagai makanan dan jajanan khas Kalsel seperti nasi kuning, pundut nasi, hingga kue bingka, tatal.
Netty awalnya menduga Bandung merupakan surganya makanan. Namun, setelah berkunjung dan mencicipi makanan khas Kalimatan Selatan, ia meyakini surganya makanan juga ada di Kalimantan Selatan. Bahkan menurutnya, Kalimantan Selatan merupakan surganya ikan. Apalagi, menu yang dihadirkan selalu ada ikan.
“Mau makan apapun ada ikannya. Saat tiba saya makan sup ikan. Mau makan ketupat ada ikannya,” bebernya.

Tak hanya kerajinan dan makanan khas Kalimantan Selatan saja, rombongan Dekranas Provinsi Jawa Barat juga diperkenalkan hasil alam buah-buahan unik yang terdapat di Kalsel seperti buah kapul, jejantik, rambutan, dan kasturi, serta produk turunannya yaitu sirup dan jelly buah kasturi.

“Selain silaturahmi tentu kunjungan kerja ini bisa menjadi wadah sharing dan juga sebagai promosi untuk produk kerajinan, kuliner dan wisata Kalimantan Selatan. Kami juga nanti akan bekerja sama tentang produk kerajinan Kalimantan Selatan,” kata Raudatul Jannah Sahbirin Noor.

Raudatul menjelaskan, geliat usaha kerajinan di Kalimantan Selatan terus berkembang. Hingga akhir tahun 2017 lalu unit usaha di industri ini mencapai 19.907 unit usaha. Dari jumlah ini, industri kerajinan di Kalsel juga mampu menyerap sebanyak 39.814 tenaga kerja.

Dijelaskannya industri kerajinan merupakan salah satu komoditas yang mampu ciptakan lapangan kerja dan usaha baru untuk tingkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya pengrajin. “Pertemuan ini wadah kami bertukar informasi terkait kerajinan di daerah masing-masing. Kami juga menjelaskan daerah mana saja penghasil kerajinan, seperti Kabupaten Batola, Banjar, Hulu Sungai Utara, dan beberapa daerah lainnya. Hampir semua daerah memiliki hasil kerajinannya masing-masing,” tuntasnya.(ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Minggu, 13 Mei 2018 05:50

Surat Terakhir Erik Petersen Pria Keturunan Bangsa Viking di Banua Anyar

Erik Petersen adalah keturunan Bangsa Viking. Yang memilih meninggal dunia di Banua Anyar. Warisan Erik,…

Kamis, 10 Mei 2018 18:57

Kisah Nelayan Pulau Laut yang Menolak Keras Pertambangan

Sama seperti hari cerah lainnya, Ari si pemancing ikan gabus, beberapa hari lalu dapat puluhan kilogram…

Selasa, 08 Mei 2018 13:36

Bukan Sibuk Main Mobile Legends, Bocah ini Malah Asik Koleksi Perangko

Kecil-kecil, berani tampil beda. Itulah Muhammad Fahriza. Hobinya tak biasa. Jika anak seusianya sibuk…

Senin, 07 Mei 2018 14:17

Mengunjungi Pasar Kajut Edisi ke-IV, Menjual Apa Saja yang Penting Keren

Orang Indonesia mengenal Pasar Kaget. Anak muda Banjarmasin mengenal Pasar Kajut. Inilah wadah banyak…

Sabtu, 05 Mei 2018 19:41

Curahan Lirih dari Pulau Laut: "Mau Tinggal di Mana Kami"

Aksi menolak penambangan batubara di Pulau Laut, Kotabaru, terus dilancarkan. Beragam cara dilakukan…

Sabtu, 05 Mei 2018 12:39

Kisah Mereka yang Ditolak Pulang dari Rumah Singgah Baiman

Rumah Singgah Baiman didirikan untuk menampung ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), pengemis, gelandangan,…

Jumat, 04 Mei 2018 14:17

Mengintip Aktifitas Pelatih Karate Cantik di Banjarmasin

Helda Wahdini punya paras cantik. Tapi di balik kecantikannya orang tidak menduga kalau dia ternyata…

Kamis, 03 Mei 2018 12:27

Eter Nabiring, Penjaga Adat dan Tradisi Suku Dayak Halong

Gelisah akan kemajuan zaman yang menggerus kearifan lokal dan budaya warisan nenek moyang, Eter Nabiring,…

Kamis, 03 Mei 2018 12:03

Hardiknas Berbarengan dengan USBN SLB

Ricky Joevani begitu pendiam. Saat diwawancara, dia lebih banyak mengangguk dan tersenyum. Sesekali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .