MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 13 Februari 2018 15:02
Pilkada di Tapin Resmi Calon Tunggal

Ditetapkan, Tetap Menggugat

Foto ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG - Rapat pleno penetapan calon bupati dan wakil bupati Tabalong yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Jelita Tanjung, Senin (12/2) kemarin dikejutkan dengan adanya pernyataan  gugatan dari pasangan H Norhasani dan H Eddyan Noor Idur.

"Sesuai hasil rapat pleno ini, saya mengajukan keberatan, permohonan kami akan mengajukan ke Panwaslu (panitia pengawas pemilu)," kata H Norhasani, yang tiba-tiba berdiri seketika dari duduknya.

Belum jelas apa yang digugat karena H Norhasani juga menjadi salah satu dari empat pasangan yang ditetapkan. Meski demikian, Ketua KPU Kabupaten Tabalong H Agus Musdianoor  menegaskan, agar gugatan tidak sampai mengganggu dan mencederai jalannya tahapan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada), dan itu juga sebagai kewajaran. "Kita sama-sama jalan," tambahnya.

Insiden  ini nyatanya juga tidak mengganggu semua sesi acara rapat pleno penetapan kandidat calon Pilkada yang ketika itu menetapkan empat pasangan calon, salah satunya adalah H Norhasani dan H Eddyan Noor Idur.

Tiga pasangan lainnya adalah   H Winarto dan H Ali Sibqi, Hj Noor Farida dan H Aspianoor, H Anang Syakhfiani dan H Mawardi. 

Anggota Panwaslu Kabupaten Tabalong pada Divisi Hukum dan Penanganan Gugatan, Aries Mardiono membenarkan akan kedatangan tim dari H Norhasani. "Ya, konsultasi mau mengajukan sengketa," jelasnya.

Ia mempersilahkan jika ada pasangan calon yang ingin menggugat asalkan, syaratnya terpenuhi. Baik objeknya permasalahannya, pemohonnya siapa dan termohonnya siapa.

"Jadi tadi hanya konsultasi, tanya mengajukan sengketa itu bagaimana. Apa saja yang harus dipenuhi. Banyak hal," katanya. 

Sementara itu,  dari semua peserta kandidat calon yang hadir di acara rapat pleno terbuka KPU Kabupaten Tabalong, tidak tampak sang petahana  Anang Syakhfiani. Hanya H Mawardi yang mendengarkan penyampaian hasil rapat, dan menjalani setiap sesi acara di Hotel Jelita Tanjung, Senin (12/2) kemarin.

Meski demikian, acara rapat tetap berlangsung hingga Ketua KPU Kabupaten Tabalong H Agus Musdianoor, dengan didampingi seluruh komisioner lainnya menutupnya.

H Anang Syakhfiani ketika dikonfirmasi mengatakan   pada saat yang sama ternyata ada tugas pemerintahaan yang harus dilaksanakan.

Sementara itu, kebahagian terlihat dari wajah Petahana M Arifin Arpan, karena tepat dihari ulang tahunnya yang ke-63, dirinya bersama Syafrudin Noor, Senin (12/2) ditetapkan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Tapin, pada Pilkada serentak Juni nanti. Kabupaten Tapin pada Pilkada nanti hanya diikuti oleh satu pasangan calon.

Ketua KPUD Tapin Aminuddin mengatakan, setelah ditetapkan, Kabupaten Tapin resmi hanya diikuti oleh satu pasang calon saja untuk maju pada Pilkada serentak.

"Penetapan ini sesuai hasil penelitian dan verifikasi pasangan calon, maka hanya satu pasangan calon, jadi di Kabupaten Tapin resmi calon tunggal," ucap Aminuddin saat diwawancarai.

Dikatakan Aminuddin, baru kali ini terjadi calon tunggal di Kalimantan Selatan khususnya di Tapin, karena calon tunggal, maka tahapan untuk pencabutan nomor urut ditiadakan.

Ditambahkan, Ketua KPU Kalsel Samahuddin Muharram, bahwa pasangan calon yang melawan kotak kosong harus mendapatkan suara sebanyak 50+1 suara.

"Artinya, dilihat dari tingkat kehadiran ke tempat pemilihan suara, kalaupun itu hanya beberapa persen dari daftar pemilih tetap, kalau mencukupi 50+1 dari suara sah, maka calon tersebut akan menang," ucapnya. 

Saat ditanya apakah bakal mendapatkan 50+1 suara, Arifin mengatakan hal itu perkara mudah buat dirinya bersama dengan Syafrudin Noor. "Yang jelas kami akan mengimbau kepada masyarakat, untuk berhadir pada Pemilu nanti agar memilih," pungkasnya. 

Sementara itu,  KPU  Hulu Sungai Selatan (HSS) menetapkan dua pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah (pilkada)  2018 nanti.

Penetapan  digelar dalam rapat pleno terbuka di Aula Kantor KPU HSS, Senin (12/2) dan hanya dihadiri lima orang perwakilan tim pemenangan masing-masing calon

Dua calon yang ditetapkan yaitu Achmad Fikry-Syamsuri Arsyad yang diusung gabungan partai politik (parpol) yaitu Golkar, Nasdem, Gerindra, Demokrat dan PBB. Total jumlah kursinya 22 kursi dengan rincian PKS enam kursi, Nasdem dan Golkar, keduanya masing-masing memiliki lima kursi di DPRD HSS. Gerindra tiga kursi, Demokrat dua kursi dan PBB satu kursi.

Sedangkan satu pasangan lagi yaitu M Najamuddin-M Ridha yang maju melalui jalur independen dengan total dukungan suara sebanyak 20.381 dari batas minimal dukungan suara 17.181 suara.

Ketua KPU HSS, Imron Rosyadi menjelaskan pasangan calon (paslon) yang ditetapkan sudah memenuhi syarat untuk mengikuti sebagai peserta Pilkada HSS.

“Dengan sudah ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati jadi paslon dalam Pilkada HSS yang akan bertarung dua pasangan,” ujarnya.

Setelah resmi ditetapkan sebagai paslon para kandidat akan mengikuti tahapan selanjutnya yaitu pengundian dan pengumuman nomor urut calon bupati dan wakil bupati.

“Pengundian dan pengumuman nomor urut calon bupati dan wakil bupati besok (hari ini) 13 Februari di Pendopo Kabupaten,” imbuhnya.

Dia mengatakan saat pengundian dan pengumuman nomor urut calon bupati dan wakil bupati ditetapkan wajib hadir dan hanya boleh membawa puluhan orang tim pemenangan saja.

“Masing-masing tim yang boleh masuk saat pengundian dan pengumuman nomor urut 30 orang,” tegasnya.

Ketua tim pemenangan paslon Achmad Fikry-Syamsuri Arsyad, Asyikin Noor mengatakan  sudah berencanamembawa sekitar dua ratus simpatisan yang akan mengantar ke lokasi mulai dari ketua parpol pengusung sampai berbagai komunitas seperti mobil sampai vespa.

“Setelah dapat nomor kalau mendapatkan izin dari aparat kepolisian tim akan melakukan keliling Kota Kandangan untuk mengenalkan paslon,” tuturnya.

Hal senada dikatakan Ketua Harian Tim Pemenangan paslon M Najamuddin-M Ridha, Mursyid MR yang  juga berencana tim  kan diantar ratusan simpatisan.

“Masuk ke Pendopo Kabupatan tetap 30 orang sesuai dengan ketentuan KPU dan simpatisan yang mengantar ada sekitar 100 orang,” tuturnya.

Di tanah Laut, dua pasangan resmi ditetapkan sebagai kontestan Pilkada. Mereka adalah   Sukamta dan Abdirahman serta pasangan Bambang Alamsyah dan Ahmad Nizar.

Setelah ditetapkan, pasangan calon kepala daerah di Tanah Laut sendiri  akan mendapat pengamanan pribadi dari anggota kepolisian, hal ini disampaikan oleh Kapolres Tanah Laut (Tala) AKBP Sentot Adhi Dharmawan SIK saat menghadiri Rapat Pleno Penetapan Calon di Kantor Pemilihan Umum (KPU) Jalan A Syairani Kota Pelaihari, Senin (12/2).

"Masing-masing setiap calon ada dua anggota," jelasnya. (ibn/shn/dly/ard/ay/ran)

 


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 14:22

Warga Amaco Tagih PLN Perbaikan Elektronik yang Rusak

BANJARBARU - Hampir dua pekan sudah kejadian rusaknya peralatan elektronik…

Minggu, 20 Januari 2019 14:05

Sudah Masuk DPT, Tapi Bagaimana Napi Kenali Para Caleg?

BANJARMASIN - Kampanye di dalam lapas dan rutan jelas dilarang.…

Minggu, 20 Januari 2019 13:57

Balai Jalan Khawatirkan Kondisi Jalan Pulau Pinang

BANJARMASIN - Jalan Ahmad Yani menjadi rute vital yang bakal…

Minggu, 20 Januari 2019 13:11

50 Hari Jelang Haul Guru Sekumpul, Beberapa Jalan Perlu di Tambal dan Penerangan

MARTAPURA - Menghadapi Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul, sangat banyak…

Minggu, 20 Januari 2019 12:52

Menengok Kawasan Rumah Disabilitas Milik Pemko

Diresmikan pada April 2018, kini tempat tinggal di kawasan Rumah…

Minggu, 20 Januari 2019 12:38

Paman Birin di Anugerahi Alumni Berprestasi

Keluarga Besar SMAN 5 (Smali) Banjarmasin menganugerahkan alumni berprestasi kepada…

Minggu, 20 Januari 2019 11:40

Sungai Kemuning Bakal Diservis Penuh

BANJARBARU - Pembangunan siring di sepanjang Sungai Kemuning terus berjalan.…

Minggu, 20 Januari 2019 11:33

Pengelola Indekos Mulai Terapkan Jam Malam

BANJARBARU – Pernah mendapati pasangan belum menikah di indekos yang…

Minggu, 20 Januari 2019 11:17

Belum Genap Sebulan Bupati Banjar Kembali Rombak Kabinetnya

MARTAPURA - Tak sampai satu bulan, Bupati Banjar H Khalilurrahman…

Minggu, 20 Januari 2019 10:52

PJN Kalsel Siapkan Jalur Alternatif Untuk Warga Alalak

BANJARMASIN - Proses pembangunan Jembatan Alalak kian terlihat. Sebagian dinding…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*