MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 15 Februari 2018 13:01
Perpustakaan Kota Pindah ke Siring Pierre Tandean

PROKAL.CO, KANTOR Perpustakaan dan Arsip Daerah Banjarmasin di Jalan Jafri Zamzam dipindahkan ke Siring Pierre Tendean. Tepatnya di Rumah Coklat yang berada di samping Menara Pandang. Ada 10 ribu ekslempar atau enam ribu judul buku yang mesti diangkut.

Ketika Radar Banjarmasin mengunjungi rumah tua di tepian Sungai Martapura itu, kemarin (14/2) pagi, berkarung-karung buku sudah diturunkan. Tinggal disusun ke atas rak sesuai dengan genre buku. Seperti sastra, agama, politik, sejarah, geografi dan lainnya.

Rumah bergaya lawas ini sudah lama rampung dipugar, tapi belum dimanfaatkan. Berbeda misalnya dengan tetangganya, Rumah Anno 1925 yang kini dijadikan galeri milik Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Banjarmasin.

Rumah Coklat mulanya hendak dijadikan sebagai museum kota. Namun, dengan beberapa pertimbangan akhirnya dibatalkan. Walikota menginginkan lokasi lain untuk museum yang masih dirancang tersebut.

Pada lantai pertama, rumah ini punya tiga kamar dan tiga ruangan besar. Di lantai dua terdapat dua ruangan. Rencananya, perpustakaan akan berbagi tempat dengan Pusat Informasi Turis milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

"Saya senang perpustakaan dipindahkan. Sebab, lokasi siring amat strategis. Bandingkan dengan di sini, sepi sekali. Paling banter dikunjungi pelajar dari sekolah sekitar," ungkap Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Banjarmasin, Ahmad Husaini.

Perpustakaan yang lama berada di tepian Sungai Kerukan. Sekitar 200 meter dari pertigaan Jalan Jafri Zamzam dengan Jalan Sutoyo S. Rencananya, perpustakaan yang baru akan dilaunching pada 20 Februari nanti. Bertepatan dengan dua tahun kepemimpinan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan wakilnya Hermansyah.

Husaini menambahkan, kelar pemindahan, pihaknya akan bekerja cepat untuk membenahi perpustakaan ini. Pertama, dengan menambah koleksi buku. Enam ribu judul tentu tak bisa disebut banyak.

Kedua, menciptakan ruang audio visual. Agar pengunjung perpustakaan juga bisa menonton film pendek lokal, bukan sekadar meminjam buku. Dan ketiga, membangun aplikasi untuk perpustakaan digital. Seperti yang sudah dimiliki beberapa perguruan tinggi di kota ini.

"Namun, yang terdekat sebenarnya pembelian ruko untuk Depo Arsip. Insya Allah tahun ini juga," ujarnya. Depo Arsip adalah sebuah fasilitas khusus. Dengan standar penyimpanan tertentu yang mampu melindungi arsip dari kerusakan akibat terpaan waktu, suhu atau serangga.

Sebab, kondisi Depo Arsip kota ini sudah mengkhawatirkan. Husaini menilai masih banyak yang memandang sebelah mata terhadap arsip. Tak lebih sebagai tumpukan dokumen berwarna kuning dan berbau apek.

"Ada fenomena, ketika si pejabatnya pindah, berkasnya juga ikut hilang. Ini berbahaya. Padahal sejumlah arsip jelas berharga," tukasnya. Contoh, dokumen tentang kerjasama aset dengan pihak swasta. Jika hilang, bakal susah bagi pemko untuk mengklaim saat masa kerjasamanya sudah habis. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 12:18

Kampus Tertua Kalsel, ULM Banjarmasin Targetkan Akreditasi A

BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin terus meningkatkan akreditasi…

Minggu, 16 Desember 2018 12:12

Smart City Bukan Sekedar Aplikasi Tapi Juga Menyangkut Gaya Hidup

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin dan Banjarbaru adalah dua dari 100…

Minggu, 16 Desember 2018 11:46

Antusias, Ratusan Masyarakat Datang Untuk Saksikan Peringatan Hari Juang ke-73

BANJARBARU - Lapangan Murjani, Sabtu (15/12) kemarin tampak meriah. Ratusan…

Minggu, 16 Desember 2018 11:17

Ternyata, Kecamatan Martapura Kota Kasus Tertinggi HIV/AIDS

MARTAPURA - Menjadi daerah berjuluk Serambi Makkah, ternyata tak membuat…

Minggu, 16 Desember 2018 11:03

AIMI Tekankan Pentingnya ASI

BANJARMASIN-Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Wilayah Kalimantan Selatan kembali menggelar…

Minggu, 16 Desember 2018 10:54

Ilung Warnai Festival Jukung, Warga : Jukungnya malah balap-balapan dengan ilung

BANJARMASIN - Festival Jukung 2018 dirundung pampangan enceng gondok. Meski…

Minggu, 16 Desember 2018 10:33

Jengah Dengan Pampangan, Ibnu Buka Sayembara

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina jengah melihat sampah…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:17

Beruntung, Ambruknya Ruang Kelas SMKN 1 Daha Selatan Tidak Makan Korban

KANDANGAN – Satu ruang kelas belajar SMKN 1 Daha Selatan…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:09

Tantangan Sebenarnya Larangan Kantong Plastik Ada di Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin mulai melarang penyediaan kantong plastik di…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:00

Pembeli Bingung, Habis Belanja Bawanya Gimana!!

Pemko Banjarbaru dalam beberapa pekan terakhir mulai menjalankan kebijakan pengurangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .