MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 15 Februari 2018 08:05
Dewan Minta Maksimalkan Pendapatan Parkir
A Muriadi

PROKAL.CO, class="MsoNormal">BANJARBARU - Pemkot Banjarbaru dan DPRD Banjarbaru telah sepakat menaikan target pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun ini.

Agar target tercapai, Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarbaru A Muriadi meminta agar semua sektor penghasil PAD digenjot. “Semua SKPD terkait harus serius menanganinya, guna mengejar target PAD yang sudah ditentukan,” katanya.

Dia menuturkan, beberapa sektor yang dapat ditingkatkan yaitu pajak rumah makan, pajak parkir dan distribusi parkir. “Kebocoran-kebocoran PAD yang terjadi pada tahun lalu jangan lagi terulang,” ujarnya.

Menurutnya, tahun 2017 tadi pendapatan di sektor parkir dianggap belum maksimal. Lantaran, urung dibenahinya sistem bagi hasil retribusi parkir antara pihak ketiga dengan Pemkot Banjarbaru. “Pemkot selama ini hanya mendapatkan 30 persen, sedangkan pihak pengelola 70 persen. Tahun ini jangan lagi, kita minta bagi hasil lebih besar agar pendapatan parkir lebih maksimal,” ujarnya.

 

Sudah seharusnya pemerintah mendapatkan bagi hasil yang lebih besar. Sebab, lahan parkir yang digunakan milik daerah. “Ini bukan hanya masalah pendapatannya saja, pengelola juga harus mau dibina oleh Pemkot,” pungkas pria yang akrab disapa Imung ini. (ris/al/ran)v

BANJARBARU - Pemkot Banjarbaru dan DPRD Banjarbaru telah sepakat menaikan target pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun ini.Agar target tercapai, Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarbaru A Muriadi meminta agar semua sektor penghasil PAD digenjot. “Semua SKPD terkait harus serius menanganinya, guna mengejar target PAD yang sudah ditentukan,” katanya.Dia menuturkan, beberapa sektor yang dapat ditingkatkan yaitu pajak rumah makan, pajak parkir dan distribusi parkir. “Kebocoran-kebocoran PAD yang terjadi pada tahun lalu jangan lagi terulang,” ujarnya.Menurutnya, tahun 2017 tadi pendapatan di sektor parkir dianggap belum maksimal. Lantaran, urung dibenahinya sistem bagi hasil retribusi parkir antara pihak ketiga dengan Pemkot Banjarbaru. “Pemkot selama ini hanya mendapatkan 30 persen, sedangkan pihak pengelola 70 persen. Tahun ini jangan lagi, kita minta bagi hasil lebih besar agar pendapatan parkir lebih maksimal,” ujarnya.Sudah seharusnya pemerintah mendapatkan bagi hasil yang lebih besar. Sebab, lahan parkir yang digunakan milik daerah. “Ini bukan hanya masalah pendapatannya saja, pengelola juga harus mau dibina oleh Pemkot,” pungkas pria yang akrab disapa Imung ini. (ris/al/ran)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 12:18

Kampus Tertua Kalsel, ULM Banjarmasin Targetkan Akreditasi A

BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin terus meningkatkan akreditasi…

Minggu, 16 Desember 2018 12:12

Smart City Bukan Sekedar Aplikasi Tapi Juga Menyangkut Gaya Hidup

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin dan Banjarbaru adalah dua dari 100…

Minggu, 16 Desember 2018 11:46

Antusias, Ratusan Masyarakat Datang Untuk Saksikan Peringatan Hari Juang ke-73

BANJARBARU - Lapangan Murjani, Sabtu (15/12) kemarin tampak meriah. Ratusan…

Minggu, 16 Desember 2018 11:17

Ternyata, Kecamatan Martapura Kota Kasus Tertinggi HIV/AIDS

MARTAPURA - Menjadi daerah berjuluk Serambi Makkah, ternyata tak membuat…

Minggu, 16 Desember 2018 11:03

AIMI Tekankan Pentingnya ASI

BANJARMASIN-Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Wilayah Kalimantan Selatan kembali menggelar…

Minggu, 16 Desember 2018 10:54

Ilung Warnai Festival Jukung, Warga : Jukungnya malah balap-balapan dengan ilung

BANJARMASIN - Festival Jukung 2018 dirundung pampangan enceng gondok. Meski…

Minggu, 16 Desember 2018 10:33

Jengah Dengan Pampangan, Ibnu Buka Sayembara

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina jengah melihat sampah…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:17

Beruntung, Ambruknya Ruang Kelas SMKN 1 Daha Selatan Tidak Makan Korban

KANDANGAN – Satu ruang kelas belajar SMKN 1 Daha Selatan…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:09

Tantangan Sebenarnya Larangan Kantong Plastik Ada di Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin mulai melarang penyediaan kantong plastik di…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:00

Pembeli Bingung, Habis Belanja Bawanya Gimana!!

Pemko Banjarbaru dalam beberapa pekan terakhir mulai menjalankan kebijakan pengurangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .