MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 16 Februari 2018 10:26
Ditransfer ke PT BSF, Uang Seratus Juta Milik Ibu Haida Hangus Seketika

Laporkan Dugaan Penipuan ke Ditkrimsus Polda Kalsel

INVESTASI : Noor Haida dengan bukti tanda transfer ke rekening PT BSF sesaat sebelum melapor ke Ditrimsus Polda Kalsel.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Noor Haida dengan wajah tegang memasuki halaman Ditkrimsus Polda Kalsel.  Ditemani putranya, Angga, Kamis (15/2) siang, ia mengadu peristiwa dugaan penipuan yang dialaminya.

Awal kisah,  27 Desember 2017,  tetangga Haida bernama Nanda bertamu ke rumahnya untuk menawarkan investasi jual beli emas.  Marketing PT BSF Banjarmasin yang beralamat  di Jalan A Yani Km2 Banjarmasin ini menjelaskan keuntungan yang didapat apabila berinvestasi di perusahaannya.

Haida tak tertarik. Walau dia dijanjikan bisa meraup untung Rp 2 juta per hari. Ia memutuskan menolak.  Nanda tak patah semangat. Dia kembali lagi beberapa hari kemudian. Kebetulan saat itu ada anak Haida. Penjelasan yang sama dengan iming-iming kembali dilancarkan.

“Saya sebenarnya tidak yakin, tapi anak saya yang tertarik. Ia meminta saya untuk tanam modal di PT BSF. Anak saya tertarik mendapat uang Rp 2 juta per hari itu,” katanya.

Setelah itu dia menarik uang sebesar Rp100 juta dari rekeningnya dan menyetorkan kembali ke rekening milik PT BSF. Ada bukti tanda terima dari perusahaan tersebut dan slip setoran ke bank. Ia pun mendapatkan user id dan kata sandi. Atas arahan Nanda, user diganti. Begitu juga dengan sandinya.

“Tanggal 29 Januari saya didatangi petugas bernama Untung. Dia menyebut kalau saya tidak bisa bermain di bursa itu,  karena uangnya sudah habis. Saya kaget dan heran. Saat saya masuk sebagai nasabah belum ada sekalipun melakukan kegiatan atau aktivasi,” kisahnya.

Sebelum tanggal itu,  ada seorang marketing lain bernama Mila menghubunginya dan meminta untuk membuka aplikasi. Lantas Haida menyebut kalau masih proses, setelah itu dia meminta yang membuka aplikasinya.

“Serahkan ke saya saja user dan kata sandinya. Nanti saya yang buka karena ibu masih belajar,” ucap Haida menirukan perkataan Mila.

Haida kemudian kaget mendapat kabar kalau uang seratus juta miliknya habis karena disebut telah menggunakan aplikasi itu. “Saya merasa ditipu. Karena saya tidak menggunakan untuk transaksi atau bermain. Saya menduga Mila itu yang menggunakan, karena dia minta sandi akun saya. Berharap setelah saya mengadu ini aparat penegak hukum  bisa menindak lanjuti. Dan cukup saya saja yang tertipu,” ujarnya.

Terpisah,  Kepala Cabang PT BSF Banjarmasin,  Adrian tak menampik kalau nasabah itu komplain dan beberapa kali datang ke kantor untuk meminta penjelasan.  “Saya ada terima laporan dari tim dan sudah ditindak lanjuti dan dijelaskan. Tapi kalau dia mau mengadu,  itu hak dia,” jawab Adrian.

Tetapi,  tegasnya,  setiap orang yang sudah memiliki user,  tentu sudah melalui beberapa proses. Semua sudah dijelaskan oleh wakil pialang dari timnya. Baik mekanisme dan konsekuensinya. Sebaliknya apabila calon nasabah belum mengerti, maka tidak bisa diproses.

“Nasabah tidak akan bisa aktivasi akunnya kalau saat itu ada poin yang tak disepakati. Selama tidak ada transaksi,  maka dana tadi tidak berkurang maupun berubah nilainya. Jadi kalau itu habis berarti dimainkan. Tapi kalau ada marketing yang meminta user dan sandinya itu tidak dibenarkan. Karena itu data penting nasabah. Tidak boleh orang lain mengetahui selain pemilik,” jelasnya. (lan) 


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 11:29

Saksi Mangkir, Polemik Sengketa Tanah di Tegal Arum Belum Temui Titik Terang

BANJARBARU - Sidang Perdata lanjutan polemik sengketa tanah tumpang tindih…

Minggu, 16 Desember 2018 10:41

Darurat!! Hermansyah Nyatakan Banjarmasin Darurat Ngelem

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah menyatakan kotanya sedang…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:47

Apes Salah Target!! Aksi Jambret Gagal Setelah Korbannya Menerjang Pelaku

BANJARMASIN - Noor Rahman alias Rahman  (46), tertangkap setelah mengambil…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:38

Korsleting Listrik Hanguskan Salah Satu Rumah Warga Sarang Halang

KANDANGAN – Warga Desa Sarang Halang, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:28

Disidang, Bos Miras Ungkap Alasannya Menjual Minuman Keras

BANJARBARU - Teka teki pemilik dari 485 botol minuman keras…

Jumat, 14 Desember 2018 10:33

Warga Tala Dibuat Geger, Penjaga Warung Akhiri Hidup Dengan Gantung DiriĀ 

PELAIHARI - Warga Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut…

Jumat, 14 Desember 2018 10:27

Hidup Lagi, Satpol PP Amankan Dua PSK di Eks Lokalisasi Pal 18

BANJARBARU - Usai ditutup Pemko Banjarbaru sekitar dua tahun yang…

Jumat, 14 Desember 2018 09:42

Bea Cukai Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

BANJARMASIN - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai…

Jumat, 14 Desember 2018 09:21

Begini Kronologi Penemuan Mayat Elsa Siswi AKPER Kesdam

BANJARMASIN – Via Febrianti terlihat pucat. Mahasiswi semester 1 AKPER…

Jumat, 14 Desember 2018 09:12

Karyawan Curi ATM Bos, Tarik Uang Hingga Rp 76 Juta

BANJARMASIN – Kartu ATM hilang. Tapi, isinya terus berkurang hingga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .