MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 16 Februari 2018 10:26
Ditransfer ke PT BSF, Uang Seratus Juta Milik Ibu Haida Hangus Seketika

Laporkan Dugaan Penipuan ke Ditkrimsus Polda Kalsel

INVESTASI : Noor Haida dengan bukti tanda transfer ke rekening PT BSF sesaat sebelum melapor ke Ditrimsus Polda Kalsel.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Noor Haida dengan wajah tegang memasuki halaman Ditkrimsus Polda Kalsel.  Ditemani putranya, Angga, Kamis (15/2) siang, ia mengadu peristiwa dugaan penipuan yang dialaminya.

Awal kisah,  27 Desember 2017,  tetangga Haida bernama Nanda bertamu ke rumahnya untuk menawarkan investasi jual beli emas.  Marketing PT BSF Banjarmasin yang beralamat  di Jalan A Yani Km2 Banjarmasin ini menjelaskan keuntungan yang didapat apabila berinvestasi di perusahaannya.

Haida tak tertarik. Walau dia dijanjikan bisa meraup untung Rp 2 juta per hari. Ia memutuskan menolak.  Nanda tak patah semangat. Dia kembali lagi beberapa hari kemudian. Kebetulan saat itu ada anak Haida. Penjelasan yang sama dengan iming-iming kembali dilancarkan.

“Saya sebenarnya tidak yakin, tapi anak saya yang tertarik. Ia meminta saya untuk tanam modal di PT BSF. Anak saya tertarik mendapat uang Rp 2 juta per hari itu,” katanya.

Setelah itu dia menarik uang sebesar Rp100 juta dari rekeningnya dan menyetorkan kembali ke rekening milik PT BSF. Ada bukti tanda terima dari perusahaan tersebut dan slip setoran ke bank. Ia pun mendapatkan user id dan kata sandi. Atas arahan Nanda, user diganti. Begitu juga dengan sandinya.

“Tanggal 29 Januari saya didatangi petugas bernama Untung. Dia menyebut kalau saya tidak bisa bermain di bursa itu,  karena uangnya sudah habis. Saya kaget dan heran. Saat saya masuk sebagai nasabah belum ada sekalipun melakukan kegiatan atau aktivasi,” kisahnya.

Sebelum tanggal itu,  ada seorang marketing lain bernama Mila menghubunginya dan meminta untuk membuka aplikasi. Lantas Haida menyebut kalau masih proses, setelah itu dia meminta yang membuka aplikasinya.

“Serahkan ke saya saja user dan kata sandinya. Nanti saya yang buka karena ibu masih belajar,” ucap Haida menirukan perkataan Mila.

Haida kemudian kaget mendapat kabar kalau uang seratus juta miliknya habis karena disebut telah menggunakan aplikasi itu. “Saya merasa ditipu. Karena saya tidak menggunakan untuk transaksi atau bermain. Saya menduga Mila itu yang menggunakan, karena dia minta sandi akun saya. Berharap setelah saya mengadu ini aparat penegak hukum  bisa menindak lanjuti. Dan cukup saya saja yang tertipu,” ujarnya.

Terpisah,  Kepala Cabang PT BSF Banjarmasin,  Adrian tak menampik kalau nasabah itu komplain dan beberapa kali datang ke kantor untuk meminta penjelasan.  “Saya ada terima laporan dari tim dan sudah ditindak lanjuti dan dijelaskan. Tapi kalau dia mau mengadu,  itu hak dia,” jawab Adrian.

Tetapi,  tegasnya,  setiap orang yang sudah memiliki user,  tentu sudah melalui beberapa proses. Semua sudah dijelaskan oleh wakil pialang dari timnya. Baik mekanisme dan konsekuensinya. Sebaliknya apabila calon nasabah belum mengerti, maka tidak bisa diproses.

“Nasabah tidak akan bisa aktivasi akunnya kalau saat itu ada poin yang tak disepakati. Selama tidak ada transaksi,  maka dana tadi tidak berkurang maupun berubah nilainya. Jadi kalau itu habis berarti dimainkan. Tapi kalau ada marketing yang meminta user dan sandinya itu tidak dibenarkan. Karena itu data penting nasabah. Tidak boleh orang lain mengetahui selain pemilik,” jelasnya. (lan) 


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 13:13

MABUK BANG? Korban Kecelakaan ini Ditolong Warga Malah Ngamuk

BANJARMASIN - Telah terjadi Laka lantas tunggal di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan, Jalan Brigjen…

Rabu, 13 Juni 2018 13:48

NAH LO..!! Polisi akan Investigasi Kematian Pewarta di Sel Tahanan

KOTABARU - Kepolisian Resor Kotabaru masih menyelidiki kematian M Yusuf. Pewarta yang meninggal di sel…

Rabu, 13 Juni 2018 12:51

Warga Kelayan Dihebohkan Temuan Mayat Mengapung Disungai

BANJARMASIN – Warga Jalan Kelayan A, Banjarmasin Selatan tiba-tiba heboh. Penyebabnya, ditemukan…

Selasa, 12 Juni 2018 13:36

Diduga Karena ini Karyawan Ritel Indomaret Nekat Curi Uang dengan Sajam

BANJARBARU - Menjelang lebaran, aksi kriminal di Kota Banjarbaru patut diwaspadai. Kemarin (11/6) pagi,…

Senin, 11 Juni 2018 15:41

Buruh PLTU di Tabalong Terciduk Edarkan Sabu

Buruh PLTU di Tabalong Ketangkap Ngedar Sabu TANJUNG - Puasa-puasa begini masih saja ada orang yang…

Senin, 11 Juni 2018 12:22

Gak Malu-Malu Lagi, Ada Carnophen di Platform Jual Beli Online

Peredaran narkotika jenis Carnophen punya gaya baru. Jauh lebih gila, para pengedarnya mulai nekat terang-terangan…

Senin, 11 Juni 2018 11:56

Puluhan Pembalap Liar di Perkantoran Pemprov Kalsel Diamankan

BANJARBARU - Hingga menjelang Lebaran, aktivitas balapan liar ternyata masih belum habis. Sabtu (9/6)…

Senin, 11 Juni 2018 11:27

Kasihannya..! Sering Sakit-sakitan, Wartawan ini Akhirnya Meninggal di Lapas

KOTABARU - Masih ingat dengan pewarta Yusuf yang ditahan terkait kasus dugaan pencemaran nama baik?…

Senin, 11 Juni 2018 11:09

Sering Memasak untuk Masjid, Pelaku Dikenal Baik Oleh Warga

BANJARMASIN - Zen, pemilik rumah tempat Riyad tinggal mengatakan dia meminjamkan rumah untuk ditinggali…

Senin, 11 Juni 2018 11:00

Riyad Tega Membunuh Istrinya Diduga Terpengaruh 'Obat Jin'

BANJARMASIN - Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya bisa meringkus pelaku pembunuhan Linda.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .