MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 16 Februari 2018 10:26
Ditransfer ke PT BSF, Uang Seratus Juta Milik Ibu Haida Hangus Seketika

Laporkan Dugaan Penipuan ke Ditkrimsus Polda Kalsel

INVESTASI : Noor Haida dengan bukti tanda transfer ke rekening PT BSF sesaat sebelum melapor ke Ditrimsus Polda Kalsel.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Noor Haida dengan wajah tegang memasuki halaman Ditkrimsus Polda Kalsel.  Ditemani putranya, Angga, Kamis (15/2) siang, ia mengadu peristiwa dugaan penipuan yang dialaminya.

Awal kisah,  27 Desember 2017,  tetangga Haida bernama Nanda bertamu ke rumahnya untuk menawarkan investasi jual beli emas.  Marketing PT BSF Banjarmasin yang beralamat  di Jalan A Yani Km2 Banjarmasin ini menjelaskan keuntungan yang didapat apabila berinvestasi di perusahaannya.

Haida tak tertarik. Walau dia dijanjikan bisa meraup untung Rp 2 juta per hari. Ia memutuskan menolak.  Nanda tak patah semangat. Dia kembali lagi beberapa hari kemudian. Kebetulan saat itu ada anak Haida. Penjelasan yang sama dengan iming-iming kembali dilancarkan.

“Saya sebenarnya tidak yakin, tapi anak saya yang tertarik. Ia meminta saya untuk tanam modal di PT BSF. Anak saya tertarik mendapat uang Rp 2 juta per hari itu,” katanya.

Setelah itu dia menarik uang sebesar Rp100 juta dari rekeningnya dan menyetorkan kembali ke rekening milik PT BSF. Ada bukti tanda terima dari perusahaan tersebut dan slip setoran ke bank. Ia pun mendapatkan user id dan kata sandi. Atas arahan Nanda, user diganti. Begitu juga dengan sandinya.

“Tanggal 29 Januari saya didatangi petugas bernama Untung. Dia menyebut kalau saya tidak bisa bermain di bursa itu,  karena uangnya sudah habis. Saya kaget dan heran. Saat saya masuk sebagai nasabah belum ada sekalipun melakukan kegiatan atau aktivasi,” kisahnya.

Sebelum tanggal itu,  ada seorang marketing lain bernama Mila menghubunginya dan meminta untuk membuka aplikasi. Lantas Haida menyebut kalau masih proses, setelah itu dia meminta yang membuka aplikasinya.

“Serahkan ke saya saja user dan kata sandinya. Nanti saya yang buka karena ibu masih belajar,” ucap Haida menirukan perkataan Mila.

Haida kemudian kaget mendapat kabar kalau uang seratus juta miliknya habis karena disebut telah menggunakan aplikasi itu. “Saya merasa ditipu. Karena saya tidak menggunakan untuk transaksi atau bermain. Saya menduga Mila itu yang menggunakan, karena dia minta sandi akun saya. Berharap setelah saya mengadu ini aparat penegak hukum  bisa menindak lanjuti. Dan cukup saya saja yang tertipu,” ujarnya.

Terpisah,  Kepala Cabang PT BSF Banjarmasin,  Adrian tak menampik kalau nasabah itu komplain dan beberapa kali datang ke kantor untuk meminta penjelasan.  “Saya ada terima laporan dari tim dan sudah ditindak lanjuti dan dijelaskan. Tapi kalau dia mau mengadu,  itu hak dia,” jawab Adrian.

Tetapi,  tegasnya,  setiap orang yang sudah memiliki user,  tentu sudah melalui beberapa proses. Semua sudah dijelaskan oleh wakil pialang dari timnya. Baik mekanisme dan konsekuensinya. Sebaliknya apabila calon nasabah belum mengerti, maka tidak bisa diproses.

“Nasabah tidak akan bisa aktivasi akunnya kalau saat itu ada poin yang tak disepakati. Selama tidak ada transaksi,  maka dana tadi tidak berkurang maupun berubah nilainya. Jadi kalau itu habis berarti dimainkan. Tapi kalau ada marketing yang meminta user dan sandinya itu tidak dibenarkan. Karena itu data penting nasabah. Tidak boleh orang lain mengetahui selain pemilik,” jelasnya. (lan) 


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 12:35

Beban Insentif Satgas Kebersihan Dilimpahkan

BANJARMASIN - Sejak awal 2018, pemko melakukan terobosan dalam bidang kebersihan. Dengan membentuk Satuan…

Sabtu, 22 September 2018 11:57

Dendam, Teman Nongkrong Ditusuk

KANDANGAN – Diduga karena dendam,  pria berinisial MH (34) tewas sebelum sempat diberikan…

Sabtu, 22 September 2018 10:04

Gaduh..! Gudang Ikan Banjar Raya Terbakar

BANJARMASIN-Pedagang yang beraktvitas serta warga bermukim di Kawasan Banjar Raya dibuat panik Sabtu…

Jumat, 21 September 2018 09:54
BREAKING NEWS

Waduhh...! Gara-gara Truk ini Handil Bakti Macet Panjang

BANJARMASIN -Pengendara yang melintas di Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti, dibuat gusar.  Penyebabnya…

Jumat, 21 September 2018 09:30

Pendaftaran CPNS 2018 Diundur

Pemerintah mengundur proses pelamaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) via daring (online) ke 26 September…

Jumat, 21 September 2018 09:21

Waspada..!! Penculikan Anak Hebohkan Banjarbaru, Begini Modusnya

BANJARBARU - Dalam beberapa hari terakhir, Kota Banjarbaru dihebohkan dengan dua isu percobaan penculikan…

Jumat, 21 September 2018 09:20

Demo Lagi, Kali ini Mahasiswa Diadang Pagar Betis Polisi

BANJARMASIN - Gelombang aksi unjuk rasa di kembali terjadi. Massa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa…

Jumat, 21 September 2018 08:54

Diduga Cabuli Bocah 9 Tahun, Kai Anggut: Saya Cuma Mengelus Saja

BANJARMASIN - Muhammad biasa disapa Kai Anggut, wajahnya sudah keriput. Begitu pula kulitnya. Janggut…

Jumat, 21 September 2018 08:47

Dibakar Api Cemburu, Pria ini Tarik Rambut Pacarnya Hingga Tercabut

BANJARMASIN - Fariz Landang alias Farid (30) gusar. Warga Jalan Kelayan B Kompleks H Arpan RT 07 Banjarmasin…

Jumat, 21 September 2018 08:44

Jatuh dari Sepeda, Bocah 4 Tahun Tewas Terlindas Pikap

KANDANGAN – Nasib tragis dialami seorang bocah, Syamsuri Ahmad (4,5). Ia tewas mengenaskan setelah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .