MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 16 Februari 2018 15:16
Masyarakat Banjarbaru Ramai-ramai Menolak Jika Badut Ditertibkan
RESPON WARGA: Reza, salah satu badut yang mangkal di depan Kampus ULM Banjarbaru. Masyarakat menolak, jika badut jalanan ditertibkan.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Keinginan Sekda Kota Banjarbaru Said Abdullah yang meminta agar badut yang beroperasi di jalanan ditertibkan, ternyata menuai penolakan dari masyarakat.

Banyak yang menginginkan supaya badut jalanan tidak dihilangkan dari Kota Idaman, sebab kehadiran mereka mampu menghibur masyarakat. "Buat apa ditertibkan, mereka 'kan tidak mengganggu," kata Novrihati, salah seorang warga Banjarbaru.

Dia mengaku tak sependapat jika badut jalanan disamakan dengan pengemis, karena mereka mencari uang dengan cara menjual jasa. "Mereka perlu modal dan persiapan, jadi tidak sama dengan pengemis," katanya.

Hal senada diungkapkan, warga lainnya Rizal. Menurutnya, Pemko Banjarbaru harus berpikir bijak dalam mengatasi permasalahan badut. Kalau memang kehadirannya dianggap mengganggu kelancaran lalu lintas, maka cari solusi lain tanpa harus mengorbankan mereka.

"Pemko bisa menatanya, dengan cara memberikan tempat khusus bagi badut jalanan itu," ujarnya.

Sementara itu, Reza, 24, salah satu badut yang biasanya mangkal di depan kampus ULM Banjarbaru berharap mereka masih bisa beroperasi di Banjarbaru. "Kami tidak mengganggu, kami hanya mencari nafkah," ungkapnya.

Dia mengaku baru mangkal di kawasan Banjarbaru selama empat hari. Setiap harinya, warga asli Banjarbaru ini mendapatkan penghasilan Rp200 ribu. "Hasilnya saya bagi dua dengan pemilik kostum. Saya jadi badut tidak gratis, jadi jangan samakan dengan pengemis," katanya.

Mendengar penolakan dari masyarakat, Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani angkat bicara. Dia menyampaikan, yang dimaksud menertibkan bukannya harus menyingkirkan badut jalanan. Melainkan, menata mereka agar mangkal di lokasi yang aman. "Maksudnya, jangan ada badut yang di pinggir jalan raya. Apalagi di tikungan jalan. Itu berbahaya, bisa mengganggu konsentrasi pengguna jalan," paparnya.

Jadi, dia membolehkan badut jalanan beroperasi. Asalkan, bersedia jika diminta pindah ke lokasi yang aman. "Kalau di taman tidak masalah, asal jangan di jalan raya," pungkasnya. (ris/al/bin)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 15:14
Pemkab Balangan

Jemaah Haji Balangan Tiba di Banua

PARINGIN – Penyambutan jemaah haji Balangan Rabu (19/9) kemarin  berlangsung haru. Ratusan…

Kamis, 20 September 2018 15:07
Pemkab Balangan

Bupati Balangan Reshuffle Sejumlah Pejabat

PARINGIN – Bupati Balangan H Ansharuddin telah resmi melakukan reshuffle kabinetnya. Pelantikan…

Kamis, 20 September 2018 10:24
Berita Tabalong

PKK Tabalong Dapat 13 Piala di Jambore PKK Kalsel

TANJUNG - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tabalong sukses besar…

Kamis, 20 September 2018 09:42

Jaringan Narkotika Internasional Masuk dengan KTP Palsu

BANJARBARU - Jaringan narkotika Pekanbaru-Banjarmasin ternyata telah mempersiapkan diri dengan baik.…

Kamis, 20 September 2018 09:31

Total 328 Formasi CPNS di Kalsel, Guru Matematika Paling Banyak Dicari

BANJARBARU – Pemprov Kalsel secara resmi merilis kualifikasi formasi penerimaan calon pegawai…

Kamis, 20 September 2018 09:26

Fikry Lanjutkan Program, Arifin ingin Bikin Jalan, Sukamta Beri Pinjaman

BANJARMASIN – Suara tabuhan drum band mengiringi langkah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tapin,…

Kamis, 20 September 2018 09:07

HARUS TEGAS..! Aturan Kawasan Tanpa Rokok Masih Longgar

BANJARMASIN - Penerapan perda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) banyak pengecualian. Diketuk sejak tahun…

Kamis, 20 September 2018 09:00

Ibnu Terperangah, di Pusat Kota Masih Ada Pemukiman Seperti ini

WALI Kota Banjarmasin, Ibnu Sina terperangah ketika mengunjungi rumah milik Slamet di Gang Kembang Jalan…

Kamis, 20 September 2018 08:58

Kelamaan Menunggu Diangkat PNS, Honorer: Keburu Kami Jadi Almarhum

Formasi honorer K2 untuk Banjarmasin cuma dijatah tiga orang. Forum guru honorer bereaksi. Mengadu ke…

Kamis, 20 September 2018 08:55

Festival Pasar Rakyat Angkat Derajat Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pasar tradisional merupakan jantung perekonomian masyarakat. Sayang sekali, keberadaannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .