MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 23 Februari 2018 11:39
Susahnya Menyembuhkan Pecandu Narkoba, Hanya Pulih, Bisa Kambuh Lagi
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Menyembuhkan pecandu narkoba memang tidak mudah. Banyak kasus mantan pecandu yang sudah direhabilitasi lagi-lagi kedapatan memakai barang haram tersebut.

Kabid Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan (Kalsel), dr Sandra mengungkapkan yang bisa dilakukan hanyalah memulihkan saja. Menurutnya, zat-zat narkotika memang meninggalkan jejak di otak si pengguna. Jadi, sulit untuk dihilangkan. Inilah yang menyebabkan pecandu bisa kambuh lagi.

Penyebab lainnya juga karena program rehabilitasi yang dijalani tidak tuntas. Rehabilitasi untuk pulih mempunyai proses yang cukup panjang. Bahkan berkelanjutan.

Tahap awal screening. Proses penyaringan awal ini dilakukan sebelum pecandu, penyalahguna, dan korban penyalahgunaan narkotika menjalani program rehabilitasi. Fungsinya untuk mengidentifikasi jenis penyalahgunaan, gangguan fisik, dan psikis yang diakibatkannya.

Screening harus dilakukan menggunakan instrumen singkat yang valid dan cepat untuk mendapatkan informasi ada tidaknya suatu faktor risiko atau masalah yang terkait dengan penggunaan narkotika.

Selanjutnya assessment atau rangkaian pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh tentang keadaan klien terkait pemakaian narkotika dan dampaknya terhadap diri serta lingkungannya. “Assessment dilakukan untuk mendapatkan informasi gambaran klinis dan masalah yang lebih mendalam dari seorang klien secara komprehensif,” terang Sandra.

Kemudian dilanjutkan pada pelayanan rehabilitasi. Bentuknya berupa upaya terapi (intervensi) berbasis bukti yang mencakup intervensi singkat, perawatan medis, baik perawatan inap (jangka pendek dan jangka panjang) maupun rawat jalan.

Intervensi singkat merupakan praktek berbasis bukti didesain untuk memotivasi individu yang berisiko. Pada penyalahguna narkotika tingkatan A (ringan), bertujuan memperbaiki perilaku dengan memahami upaya mengurangi atau menghentikan penggunaan narkotika.

Rehabilitasi rawat jalan diberikan kepada pecandu, penyalahguna, dan korban penyalahgunaan narkotika dengan kriteria tingkat penggunaan ringan (A) dan tingkat penggunaan sedang (B). Sedangkan rehabilitasi rawat inap dilaksanakan secara berkelanjutan dan komprehensif.

Layanan rehabilitasi rawat inap diberikan kepada pecandu dan korban penyalahguna narkotika dengan tingkat penggunaan sedang sampai berat berdasarkan rencana terapi dan sesuai dengan diagnosis yang telah ditetapkan.

Layanan rawat inap ada dua. Rawat inap jangka pendek dan jangka panjang. Rawat inap jangka pendek dilaksanakan 2-3 bulan di balai rehabilitasi. Sedangkan rawat inap jangka panjang untuk kriteria pengguna tingkat berat. “Layanan rawat inap jangka panjang dilaksanakan paling sedikit 6 bulan di Balai Rehabilitasi,” katanya.

Penyalahguna atau pecandu tahun 2017 yang ditangani BNNP Kalsel masih banyak. Jumlahnya 345 orang. Terdiri dari laki-laki 336, perempuan 9. Berdasarkan kelompok usia, kategori pengguna yang paling banyak adalah usia 16-19 tahun. Jumlahnya 193 orang. Kemudian 25-40 tahun sebanyak 58 orang dan usia 0-15 tahun sebanyak 41 orang.

Berbeda di BNNK Banjarmasin yang menjalani rehabilitasi sebanyak 61 orang. Terdiri dari 54 laki-laki, 7 perempuan. Untuk wilayah Banjarmasin usia 0-15 tahun 12 orang, 16-19 tahun 14 orang, 20-24 tahun ada 10 orang, 25-40 tahun 18 orang, dan 41-59 tahun 7 orang. Paling banyak 25-40 tahun. (gmp/at/dye)

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 13:35

Lapas Teluk Dalam Diserbu Keluarga Warga Binaan

BANJARMASIN – Hari Raya Idulfitri dijadikan seluruh umat muslim untuk saling bersilaturahmi dan…

Senin, 18 Juni 2018 11:00

Danau Seran Ternyata Masih Diminati Pengunjung

BANJARBARU - Meski sepi pada hari-hari biasa, Danau Seran ternyata masih menjadi pilihan para wisatawan…

Senin, 18 Juni 2018 10:58
Parlementaria

DPRD Banjarbaru: Jangan Terlena Dengan Cuti Panjang

BANJARBARU - Hari Raya Idulfitri tahun ini, para aparatur sipil negara (ASN) mendapatkan jatah libur…

Senin, 18 Juni 2018 10:49
Pemko Banjarbaru

Ketua TP PKK Banjarbaru Tutup Pelatihan TTG 2018

BANJARBARU - Ketua TP PKK Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani didampingi Sekretaris Dinas Koperasi UMKM…

Senin, 18 Juni 2018 10:25

Mardani Gelar Open House Terakhir Sebagai Bupati

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming menggelar open house di kediamannya di Jalan Manggis…

Senin, 18 Juni 2018 10:01

Festival Pawai Tanglong di Tanbu Berhadiah Ratusan Juta

BATULICIN - Wakil Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor melepas secara resmi Festival Pawai Tanglong Malam…

Senin, 18 Juni 2018 09:50

Dinsos Tanbu Pulangkan Anak Telantar

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Dinas Sosial mengawal pemulangan anak telantar atas nama Angga (14)…

Minggu, 17 Juni 2018 12:21

Alumni IMM Sulsel Mohon Maaf Ke Menteri Pertanian RI

MAKASSAR - Presidium Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sulawesi Selatan (KAMI IMM SULSEL)…

Sabtu, 16 Juni 2018 09:50

Ketua MUI: Pemimpin yang bekerja untuk umat seperti Mentan Jangan Dizalimi

Jakarta- Ketua Majelis Ulama Indonesia Pusat, KH Ma’ruf Amin mengatakan, kasus hoax dan fitnah…

Kamis, 14 Juni 2018 14:46
Berita Balangan

Ribuan Masyarakat Jadi Saksi Pelantikan Dewan Kesenian Balangan

PARINGIN - Dewan Kesenian Balangan (DKB) resmi memiliki badan kepengurusan baru yang dilantik secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .