MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 23 Februari 2018 11:39
Susahnya Menyembuhkan Pecandu Narkoba, Hanya Pulih, Bisa Kambuh Lagi
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Menyembuhkan pecandu narkoba memang tidak mudah. Banyak kasus mantan pecandu yang sudah direhabilitasi lagi-lagi kedapatan memakai barang haram tersebut.

Kabid Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan (Kalsel), dr Sandra mengungkapkan yang bisa dilakukan hanyalah memulihkan saja. Menurutnya, zat-zat narkotika memang meninggalkan jejak di otak si pengguna. Jadi, sulit untuk dihilangkan. Inilah yang menyebabkan pecandu bisa kambuh lagi.

Penyebab lainnya juga karena program rehabilitasi yang dijalani tidak tuntas. Rehabilitasi untuk pulih mempunyai proses yang cukup panjang. Bahkan berkelanjutan.

Tahap awal screening. Proses penyaringan awal ini dilakukan sebelum pecandu, penyalahguna, dan korban penyalahgunaan narkotika menjalani program rehabilitasi. Fungsinya untuk mengidentifikasi jenis penyalahgunaan, gangguan fisik, dan psikis yang diakibatkannya.

Screening harus dilakukan menggunakan instrumen singkat yang valid dan cepat untuk mendapatkan informasi ada tidaknya suatu faktor risiko atau masalah yang terkait dengan penggunaan narkotika.

Selanjutnya assessment atau rangkaian pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh tentang keadaan klien terkait pemakaian narkotika dan dampaknya terhadap diri serta lingkungannya. “Assessment dilakukan untuk mendapatkan informasi gambaran klinis dan masalah yang lebih mendalam dari seorang klien secara komprehensif,” terang Sandra.

Kemudian dilanjutkan pada pelayanan rehabilitasi. Bentuknya berupa upaya terapi (intervensi) berbasis bukti yang mencakup intervensi singkat, perawatan medis, baik perawatan inap (jangka pendek dan jangka panjang) maupun rawat jalan.

Intervensi singkat merupakan praktek berbasis bukti didesain untuk memotivasi individu yang berisiko. Pada penyalahguna narkotika tingkatan A (ringan), bertujuan memperbaiki perilaku dengan memahami upaya mengurangi atau menghentikan penggunaan narkotika.

Rehabilitasi rawat jalan diberikan kepada pecandu, penyalahguna, dan korban penyalahgunaan narkotika dengan kriteria tingkat penggunaan ringan (A) dan tingkat penggunaan sedang (B). Sedangkan rehabilitasi rawat inap dilaksanakan secara berkelanjutan dan komprehensif.

Layanan rehabilitasi rawat inap diberikan kepada pecandu dan korban penyalahguna narkotika dengan tingkat penggunaan sedang sampai berat berdasarkan rencana terapi dan sesuai dengan diagnosis yang telah ditetapkan.

Layanan rawat inap ada dua. Rawat inap jangka pendek dan jangka panjang. Rawat inap jangka pendek dilaksanakan 2-3 bulan di balai rehabilitasi. Sedangkan rawat inap jangka panjang untuk kriteria pengguna tingkat berat. “Layanan rawat inap jangka panjang dilaksanakan paling sedikit 6 bulan di Balai Rehabilitasi,” katanya.

Penyalahguna atau pecandu tahun 2017 yang ditangani BNNP Kalsel masih banyak. Jumlahnya 345 orang. Terdiri dari laki-laki 336, perempuan 9. Berdasarkan kelompok usia, kategori pengguna yang paling banyak adalah usia 16-19 tahun. Jumlahnya 193 orang. Kemudian 25-40 tahun sebanyak 58 orang dan usia 0-15 tahun sebanyak 41 orang.

Berbeda di BNNK Banjarmasin yang menjalani rehabilitasi sebanyak 61 orang. Terdiri dari 54 laki-laki, 7 perempuan. Untuk wilayah Banjarmasin usia 0-15 tahun 12 orang, 16-19 tahun 14 orang, 20-24 tahun ada 10 orang, 25-40 tahun 18 orang, dan 41-59 tahun 7 orang. Paling banyak 25-40 tahun. (gmp/at/dye)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 19:36

Batulicin Digelar Minggu

BATULICIN - Kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) Batulicin, kembali digelar Minggu (23/9), pagi.…

Sabtu, 22 September 2018 19:32

Memperbaiki Kesejahteraan Penyandang Disabilitas

BATULICIN - Pemkab Tanbu bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Kalsel menggelar pertemuan Unit Pelayanan…

Sabtu, 22 September 2018 19:30
Pemkab Tanah Bumbu

Tahun Introspeksi Diri

BATULICIN - Peringatan Tahun Baru Islam di Kabupaten Tanah Bumbu turut disemarakkan dengan Tablik Akbar…

Sabtu, 22 September 2018 12:34

Pembebasan Tugas Banjarmasin dan Banjar

BANJARMASIN - Lama terkatung-katung dan jadi biang kemacetan, nasib Jembatan Sungai Lulut mulai cerah.…

Sabtu, 22 September 2018 11:58

Bisa Bermanfaat Bagi Masyarakat

BANJARMASIN – Puluhan alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Cahaya Bangsa tampak sumringah,…

Sabtu, 22 September 2018 11:18

Asesor LSP Kementan Berikan Apresiasi Pelaksanaan Uji Kompetensi di SMKPP Banjarbaru

Banjarbaru, (21/9/2018) – Setelah dilaksanakan pembukaan uji sertifikasi bidang pengolahan hasil…

Jumat, 21 September 2018 09:09

Raih Predikat Kota Pintar Tapi Masih Banyak yang Buta Huruf

BANJARMASIN - Menyandang predikat kota pintar, penduduk Kota Banjarmasin masih ada yang buta huruf.…

Jumat, 21 September 2018 09:05

Anang: Pemko Memancing Kami Memasuki Zona Perang

BANJARMASIN - Sidang sengketa informasi publik antara Pemko Banjarmasin versus warga berlanjut. Komisi…

Jumat, 21 September 2018 09:01

Baru Dibangun 2017, Siring dan Jalan Beton di Desa Dalam Pagar Ulu Ambruk

MARTAPURA – Jalan cor beton dan siring di Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten…

Jumat, 21 September 2018 08:36
Pemko Banjarbaru

Gelar Pawai Budaya Islami Menyambut Tahun Baru Islam

BANJARBARU – Masih dalam momen menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1440 H, Pemerintah Kota Banjarbaru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .