MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 26 Februari 2018 11:45
Kisah Pertamini, Kompetitor Pertamina yang Mulai Marak di Hulu Sungai

Rakit Sendiri, Sehari Bisa Jual Rp500 Liter

IMITASI SPBU: Pertamini milik Suyatno yang berada di Jalan Ahmad Yani Km 5,5 Desa Bakarung, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. | Foto: Salahuddin / Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Pom bensin kecil dinamakan "Pertamini" mulai marak dijumpai di sepanjang jalan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

=======================

SALAHUDDIN, Kandangan

=======================

SUDAH sekitar setahun terakhir ini mulai banyak warga Kabupaten HSS melirik bisnis Pertamini yang menjual BBM eceran. Modal bisnis bensin eceran ini juga tak terlalu besar. Cukup dengan belasan juta saja sudah bisa berjualan.

Keberadaan pom bensin mini atau penjual bensin eceran di tengah masyarakat menjadi salah satu alternatif pembelian BBM yang jauh dari perkotaan.

Salah satunya seperti yang dilakukan Suyitno (65). Warga Jalan Ahmad Yani Km 5,5 Desa Bakarung, Kecamatan Angkinang ini mulai menjalankan bisnis SPBU skala kecil lengkap dengan alat seperti di SPBU resmi Pertamina, yaitu meteran literan dan tarif serta nozzle.

“Sejak bulan Agustus 2017 lalu jual BBM eceran menggunakan Pertamini ini,” ujarnya saat ditemui Radar Banjarmasin, Kamis (22/2).

Pria kelahiran Jawa Timur ini yang dulunya buruh serabutan ini pergi ke salah satu workshop perakitan Pertamini di wilayah Jawa Barat untuk belajar. “Sekitar satu bulan di Bandung belajar cara merakit Pertamini, setelah bisa, baru pulang,” imbuhnya.

Dengan modal sekitar Rp 10 juta Suyatno pun kemudian mulai merakit pertamini buatannya sendiri.  Mulai dari merakit tangki penampung
BBM sekitar 200 liter sampai merakit mesin digital lengkap dengan nozzle untuk mengalirkan BBM ke tangki kendaraan.
“Sekitar sepuluh hari merakitnya kalau didukung cuaca bagus. Kalau tidak bisa lebih dari 10 hari,” tuturnya.

Pertamini milik Suyatno yang tepat berada dipinggir jalan ini mulai buka dari pukul 07.00 pagi sampai 03.00 Wita dini hari. Dia menjual berbagai jenis BBM mulai dari premium, pertalite, pertamax sampai solar dengan harga eceran.

“Premium per liternya dijual Rp 8.400, pertalite Rp 8.500 dan pertamax Rp 9.500,” tuturnya yang mengatakan dalam sehari bisa menjual sekitar 500 liter BBM.


Dalam sehari, Pertamini dijaga secara bergantian tiga orang. Suyatno mengatakan sudah meminta izin kepada kepala desa (kades) atau pembekal setempat untuk mendirikan bangunan.


Selain berbisnis BBM eceran, Suyatno juga sekarang menjadi salah satu distributor penjualan pertamini digital.

Ada berbagai jenis Pertamini yang dijual Suyatno, mulai dari jenis Pertamini portable sampai yang jenis tangki tanam. Satu unit pertamini dijualnya bervariasi, mulai dari sekitar Rp 14 juta sampai Rp 15 juta lebih.

“Yang sudah beli mulai dari Kabupaten HSS, Tanah Bumbu, Kotabaru sampai wilayah Kalteng dan Kalbar,” ucapnya bangga.

Dia mengatakan mesin pertamini yang dirakitnya memperhatikan kualitas bahan yang digunakan dan ada garansinya apabila mengalami kerusakan.
“Kualitas dijaga, bahan yang digunakan harus standar,” promosinya.
Sementara Wahyu (28) warga Kecamatan Daha yang biasa membeli BBM eceran di Pertamini mengaku hampir setiap hari membeli premium setelah pulang kerja di Kandangan menuju rumahnya di Nagara.

”Di Nagara kadada (tidak ada) SPBU jadi biar tak memikirkan BBM lagi saat akan berangkat kerja. Di isi aja dulu penuh kalau mau pulang,” ujar pria yang bekerja di salah satu toko di Kandangan ini.(by/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 12:50

Sisi Lain Pelatih Tinju kalsel, Arbain

Menjadi pelatih tinju rupanya bukan satu-satunya pekerjaan yang digeluti oleh…

Sabtu, 15 Desember 2018 09:55

Berawal Ketiadaan Toilet Buat Kencing, Berdirilah Galeri Unik Ini

Apa yang dilakukan oleh warga RT 05 RW 02 Kelurahan…

Jumat, 14 Desember 2018 14:46

Moses Sulap Puing Kayu Menjadi Seni Bernilai Tinggi

Beri Moses Foresto puing-puing kayu, dia bisa menjadikannya apa saja.…

Kamis, 13 Desember 2018 13:20

Bekali Santri Keterampilan Untuk Hadapi Tantangan Zaman

Nyantri bukan melulu tentang ngaji. Di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin,…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:45

Tidak Mudah, Honorer Ini Pantau CCTV di Menara Pandang Hingga Larut Malam

Di depan layar monitor yang lebarnya tak lebih lebar dari…

Sabtu, 08 Desember 2018 09:03
Kisah Bocah-bocah Penjual Buku Mewarnai di Banjarmasin

Demi Sesuap Nasi Mereka Sampai Dikejar-Kejar Satpol PP

Mobil partoli Satpol PP Kota Banjarmasin melintas di perempatan Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:31

Jejak Laskar Pelangi di Banua (2)

Belajar di gudang kecil kadang membuat siswa SD Dusun Munggu…

Kamis, 06 Desember 2018 13:02

Jejak Laskar Pelangi di Banua

Hanya 12 siswa dan satu gedung kecil. Tapi mereka semangat…

Rabu, 05 Desember 2018 12:25

Gol A Gong Berbagi Motivasi ke Penulis Muda Balangan

Yang mengalami masa remaja di era 80’ dan 90’ an,…

Rabu, 05 Desember 2018 10:10

Wahh!! Rabiul Awal Jadi Bulan Rezeki Pengrajin Mahar Pernikahan

Rabiul Awal atau bulannya Maulid Nabi pada penanggalan Hijriah, menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .