MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 27 Februari 2018 14:56
Mengenal Arif Rahayuni Si Pemenang Festival Pengamen Jalanan
Arif menunjukan tv yang dibelinya dari hasil jerih payahnya yang akan diberikannya kepada ibunya.

PROKAL.CO, Profesi pengamen kebanyakan masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Namun, Arif Rahayuni bertekad ingin mematahkan anggapan itu. Dia ingin membuktikan pengamen juga bisa berprestasi.

ENDANG SYARIFUDDIN, Banjarmasin.

Arif Rahayuni kaget saat namanya disebut sebagai pemenang Festival Pengamen Jalanan se-Kalimantan Selatan Tahun 2018 yang digelar Korem 101/Antasari di Duta Mall Banjarmasin, Sabtu (24/2) malam. Dengan membawakan lagu Kolam Susu dari Koes Plus, Arif menang di kategori perorangan. “Tidak menyangka kalau bisa menang. Semua pesertanya bagus-bagus,” ucapnya.

Siapa sesungguhnya Arif? Untuk mengenalnya lebih jauh, dia coba ditemui besoknya. Arif ternyata sore itu sedang di kampus Uniska Banjarmasin. Pemuda kelahiran Nagara, 14 Desember 1995 Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) ini ternyata tercatat sebagai mahasiswa semester 9 di program studi Pendidikan Seni, Tari, Drama, dan Musik (Sendratasik).

Namun, Arif tidak sedang kuliah karena sedang terminal. Walau tak aktif kuliah, Arif memilih tidur di kampus yang berlokasi di Jalan Adhiyaksa Banjarmasin tersebut. Arif memilih bermalam di Sekretariat UKM Sanggar Titian Barantai Uniska Banjarmasin.

Bakat musik sudah dirasakannya sejak sekolah di SD Kuin Selatan 5. Ditambah ketika duduk di bangku kelas dua SMPN 21 Banjarmasin, dia mulai mempelajari alat musik gitar. Kemahirannya bergitar disalurkan dengan cara mengamen. "Cari tambahan uang untuk jajan saja," katanya.

Sekarang sudah beda, Arif ingin terjun total di bidang musik. Apalagi kesempatan itu ada. Dia bersama pemenang pertama kategori grup mendapat kesempatan untuk masuk dapur rekaman. “Tapi lagunya masih dibikinkan. Nanti menunggu kabar dari penciptanya,” ujarnya.

Arif sebenarnya juga pintar di bidang akademik. Sejak SD sampai SMAN 6 Banjarmasin selalu mendapat ranking lima besar. Dia pun berhasil mendapatkan beasiswa untuk kuliah. “Tapi, beasiswanya sudah habis. Rencananya akan melanjutkan kuliah dengan biaya sendiri, sementara cuti kuliah dulu sambil kerja kumpulkan uang,” ujarnya.

Putra semata wayang pasangan Arifin R Sandan dan Rahmah ini sebenarnya selalu dilarang menggeluti profesi sebagai pengamen. Namun, melalui ajang seperti ini dia ingin menunjukkan kepada ibunda tercintanya bisa berprestasi di jalur musik. “Sebelum tampil saya sudah nazar, kalau menang mau membelikan televisi buat ibu. Biar di rumah ada hiburan, karena tv lama sudah rusak,” katanya. Meskipun untuk sementara baru bisa membelikan televisi bekas.

Orang tua Arif sekarang yang ada hanya ibu. Sementara ayahnya tidak diketahui keberadaannya. Terakhir bertemu ketika kelas empat SD.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ibunya berdagang pakaian di Pasar Kalindo. Meski ibunya mempunyai usaha, Arif sejak kecil ingin hidup mandiri tak mau merepotkan.

Cita-citanya bukan hanya menjadi pemusik, juga ingin membahagiakan dan mengangkat derajat orang tua. "Saya hanya mau membahagiakan ibu saja," ucapnya.(at/dye)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 09:47

Sebelum Kuliah, Para Tersangka Perusakan Gedung Dewan Lapor Kantor Polisi Dulu

Empat dari tujuh mahasiswa yang menyandang status tersangka mencerutakan pengalaman mereka selepas unjuk…

Sabtu, 08 September 2018 12:51

Menengok Festival Anggrek 2018 di Taman Kamboja

Apa yang dicari-cari dunia jika melancong ke Kalsel? Jawabannya; anggrek. Bukan tanpa alasan, tanaman…

Sabtu, 08 September 2018 12:48

Memanen Kelapa Sawit, Pekebun Malah Menjerit

Memanen kelapa sawit tidak terlalu menggembirakan bagi pekebun di Kotabaru. Bekerja di bawah terik mentari,…

Rabu, 29 Agustus 2018 10:23

Bosan Tidur di Pengungsian, Pengungsi Lombok Mulai Datangi Kalsel

Pengungsi gempa Lombok mulai berdatangan ke Kalimantan Selatan melalui bandar udara Syamsuddin Noor…

Selasa, 28 Agustus 2018 10:18

Malam terakhir Konser Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Lombok

Konser amal bertajuk Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Penggalangan Dana Gempa Lombok,…

Senin, 27 Agustus 2018 11:20

Melihat Eksistensi Komunitas MGR Pasca Ganti Presiden

Meski telah ditinggalkan presiden sekaligus pendirinya Fitri Zamzam, yang telah berpulang pada November…

Senin, 27 Agustus 2018 10:48

Avani, Pemain Biola yang Raih Penghargaan di Asian Pasific Arts Festival

Berawal dari rasa penasaran terhadap instrumen musik, Avani Galuh Zaneta terjun menggeluti alat gesek…

Sabtu, 25 Agustus 2018 12:40

Serba-Serbi Festival Budaya Pasar Terapung 2018

Rakyat Indonesia menamainya Serabi. Orang Banjar menyebutnya Apam Batil. Namanya mungkin terdengar tidak…

Jumat, 24 Agustus 2018 14:24

BAKAL CANTIK..!! Bantaran Sungai Martapura akan Ditata

MARTAPURA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjar membangun Talud di Sisi kiri dan kanan Jembatan…

Jumat, 24 Agustus 2018 11:08

Disodori Buku Berbahasa Inggris, Incar Generasi milenial

Indonesia punya Najwa Shihab. Kalsel punya Eka Chandra Dewi. Dua-duanya punya kesamaan: dinobatkan menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .