MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 28 Februari 2018 11:25
Kisah Sukses KPN Guru Banjar Utara, Kasih Hadiah Umrah, Sanggup Beli Bus Wisata
GIRANG: Ketua KPN Guru Banjarmasin Utara, Sumarno di sela-sela sidang laporan buku keuangan tahun 2017, kemarin di gedung Kopertis di Jalan Adhyaksa.

PROKAL.CO, Koperasi hidup segan mati tak mau, itu cerita biasa. Namun, jika ada koperasi yang punya simpanan modal hingga Rp8 miliar. Dan sanggup mengumrahkan anggotanya, itu baru luar biasa.

SYARAFUDDIN, Banjarmasin

KOPERASI adalah ide orisinil karya Bung Hatta, proklamator sekaligus Wakil Presiden Indonesia pertama. Digagas untuk melawan para kapitalis di perkotaan dan melawan lintah darat di pedesaan.

Prinsip yang dipegangnya idealis, dari anggota untuk anggota. Tapi zaman sudah berubah, koperasi dianggap usang. Orang kini lebih mengenal pinjaman bank dan jasa kredit. Meski tak jarang besaran bunganya mencekik.

Koperasi pun kian ditinggalkan. Kebanyakan koperasi yang kita kenal tinggal plang nama. Pada era digital seperti sekarang, koperasi paling banter hanya dibahas di buku pelajaran IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) milik anak SD.

Namun, selalu ada pengecualian. Tengoklah ke gedung serba guna Kopertis XI Kalimantan di Jalan Adhyaksa, kemarin (27/2) pagi. Ratusan guru SD dari Kecamatan Banjarmasin Utara tampak riuh bersidang.

Semua kompak mengenakan kemeja Sasirangan warna merah darah. Yang dibahas buku laporan keuangan tahun 2017 milik KPN (Koperasi Pegawai Negeri) Guru Banjar Utara. Jika walikota berkenan hadir untuk membuka sidang, sudah cukup untuk menggambarkan kesuksesan koperasi ini.

Panitia tampak sedikit lesu. SHU (Sisa Hasil Usaha) tahun 2017 mencatatkan nominal Rp475 juta. Turun dibanding tahun 2016 yang angkanya melampaui setengah miliar.

"Angka pinjaman modal usaha menurun. Jangan-jangan anggota kami sudah makin sejahtera. Jadi tak perlu lagi meminjam duit ke koperasi," kata Ketua KPN Guru Banjar Utara, Sumarno dengan nada bercanda.

Disebutkannya, pinjaman terbesar yang diberikan tahun lalu mencatatkan angka Rp75 juta. Bunga pinjamannya ringan, dipatok pada satu persen.

Disebut turun sekalipun, KPN Guru Banjar Utara masih mampu menambah aset. Berupa dua unit bus wisata untuk disewakan dan menambah pemasukan koperasi. Bahkan, sidang kemarin tetap diramaikan hadiah undian. "Hadiah utamanya adalah ongkos pergi umrah untuk satu orang," imbuh Sumarno.

Satu lagi, rasio anggota KPN Guru Banjar Utara per tahun masih terbilang sehat. Perbandingannya 1:3, artinya satu anggota baru masuk, tiga anggota lama keluar. Entah karena mutasi tugas, pensiun, atau meninggal dunia.

Bandingkan misalnya dengan KPN lainnya. Yang perbandingannya berkisar pada 1:5, 1:7 dan bahkan 1:10. Anggota koperasi ini per 2017 berjumlah 647 orang, di mana 12 orang masuk dan 35 orang keluar.

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Banjarmasin, Priyo Eko Wusono menyebutkan, dari lima koperasi guru SD di Banjarmasin, hanya Utara yang terbilang sehat. "Kalau Selatan lumayan, Barat yang mati suri. Sedangkan Timur dan Tengah masih hidup," ujarnya.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina pun meminta dua koperasi ini untuk segera berbenah. "Tak usah pakai studi banding keluar daerah, tinggal menyeberang ke Utara saja. Belajarlah dari cara kerja koperasi di sini," pesannya.

Dia yakin, hal pertama yang harus dimiliki koperasi yang ingin bangkit dari mati suri adalah kepercayaan. "Kalau pengurusnya sudah amanah, anggotanya pun tenang," imbuhnya.

Meski sukses, Ibnu meminta KPN Guru Banjar Utara tak larut dalam euforia. Sebab, persaingan kian sengit. Terutama program pinjaman yang ditawarkan perbankan. Kian canggih dan mudah. Serta diiringi iming-iming hadiah. "Kalau koperasi tak berinovasi, pasti kalah dengan kawan-kawan perbankan yang kian ekspansif," tegasnya. (at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 09:47

Sebelum Kuliah, Para Tersangka Perusakan Gedung Dewan Lapor Kantor Polisi Dulu

Empat dari tujuh mahasiswa yang menyandang status tersangka mencerutakan pengalaman mereka selepas unjuk…

Sabtu, 08 September 2018 12:51

Menengok Festival Anggrek 2018 di Taman Kamboja

Apa yang dicari-cari dunia jika melancong ke Kalsel? Jawabannya; anggrek. Bukan tanpa alasan, tanaman…

Sabtu, 08 September 2018 12:48

Memanen Kelapa Sawit, Pekebun Malah Menjerit

Memanen kelapa sawit tidak terlalu menggembirakan bagi pekebun di Kotabaru. Bekerja di bawah terik mentari,…

Rabu, 29 Agustus 2018 10:23

Bosan Tidur di Pengungsian, Pengungsi Lombok Mulai Datangi Kalsel

Pengungsi gempa Lombok mulai berdatangan ke Kalimantan Selatan melalui bandar udara Syamsuddin Noor…

Selasa, 28 Agustus 2018 10:18

Malam terakhir Konser Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Lombok

Konser amal bertajuk Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Penggalangan Dana Gempa Lombok,…

Senin, 27 Agustus 2018 11:20

Melihat Eksistensi Komunitas MGR Pasca Ganti Presiden

Meski telah ditinggalkan presiden sekaligus pendirinya Fitri Zamzam, yang telah berpulang pada November…

Senin, 27 Agustus 2018 10:48

Avani, Pemain Biola yang Raih Penghargaan di Asian Pasific Arts Festival

Berawal dari rasa penasaran terhadap instrumen musik, Avani Galuh Zaneta terjun menggeluti alat gesek…

Sabtu, 25 Agustus 2018 12:40

Serba-Serbi Festival Budaya Pasar Terapung 2018

Rakyat Indonesia menamainya Serabi. Orang Banjar menyebutnya Apam Batil. Namanya mungkin terdengar tidak…

Jumat, 24 Agustus 2018 14:24

BAKAL CANTIK..!! Bantaran Sungai Martapura akan Ditata

MARTAPURA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjar membangun Talud di Sisi kiri dan kanan Jembatan…

Jumat, 24 Agustus 2018 11:08

Disodori Buku Berbahasa Inggris, Incar Generasi milenial

Indonesia punya Najwa Shihab. Kalsel punya Eka Chandra Dewi. Dua-duanya punya kesamaan: dinobatkan menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .