MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 28 Februari 2018 11:25
Kisah Sukses KPN Guru Banjar Utara, Kasih Hadiah Umrah, Sanggup Beli Bus Wisata
GIRANG: Ketua KPN Guru Banjarmasin Utara, Sumarno di sela-sela sidang laporan buku keuangan tahun 2017, kemarin di gedung Kopertis di Jalan Adhyaksa.

PROKAL.CO, Koperasi hidup segan mati tak mau, itu cerita biasa. Namun, jika ada koperasi yang punya simpanan modal hingga Rp8 miliar. Dan sanggup mengumrahkan anggotanya, itu baru luar biasa.

SYARAFUDDIN, Banjarmasin

KOPERASI adalah ide orisinil karya Bung Hatta, proklamator sekaligus Wakil Presiden Indonesia pertama. Digagas untuk melawan para kapitalis di perkotaan dan melawan lintah darat di pedesaan.

Prinsip yang dipegangnya idealis, dari anggota untuk anggota. Tapi zaman sudah berubah, koperasi dianggap usang. Orang kini lebih mengenal pinjaman bank dan jasa kredit. Meski tak jarang besaran bunganya mencekik.

Koperasi pun kian ditinggalkan. Kebanyakan koperasi yang kita kenal tinggal plang nama. Pada era digital seperti sekarang, koperasi paling banter hanya dibahas di buku pelajaran IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) milik anak SD.

Namun, selalu ada pengecualian. Tengoklah ke gedung serba guna Kopertis XI Kalimantan di Jalan Adhyaksa, kemarin (27/2) pagi. Ratusan guru SD dari Kecamatan Banjarmasin Utara tampak riuh bersidang.

Semua kompak mengenakan kemeja Sasirangan warna merah darah. Yang dibahas buku laporan keuangan tahun 2017 milik KPN (Koperasi Pegawai Negeri) Guru Banjar Utara. Jika walikota berkenan hadir untuk membuka sidang, sudah cukup untuk menggambarkan kesuksesan koperasi ini.

Panitia tampak sedikit lesu. SHU (Sisa Hasil Usaha) tahun 2017 mencatatkan nominal Rp475 juta. Turun dibanding tahun 2016 yang angkanya melampaui setengah miliar.

"Angka pinjaman modal usaha menurun. Jangan-jangan anggota kami sudah makin sejahtera. Jadi tak perlu lagi meminjam duit ke koperasi," kata Ketua KPN Guru Banjar Utara, Sumarno dengan nada bercanda.

Disebutkannya, pinjaman terbesar yang diberikan tahun lalu mencatatkan angka Rp75 juta. Bunga pinjamannya ringan, dipatok pada satu persen.

Disebut turun sekalipun, KPN Guru Banjar Utara masih mampu menambah aset. Berupa dua unit bus wisata untuk disewakan dan menambah pemasukan koperasi. Bahkan, sidang kemarin tetap diramaikan hadiah undian. "Hadiah utamanya adalah ongkos pergi umrah untuk satu orang," imbuh Sumarno.

Satu lagi, rasio anggota KPN Guru Banjar Utara per tahun masih terbilang sehat. Perbandingannya 1:3, artinya satu anggota baru masuk, tiga anggota lama keluar. Entah karena mutasi tugas, pensiun, atau meninggal dunia.

Bandingkan misalnya dengan KPN lainnya. Yang perbandingannya berkisar pada 1:5, 1:7 dan bahkan 1:10. Anggota koperasi ini per 2017 berjumlah 647 orang, di mana 12 orang masuk dan 35 orang keluar.

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Banjarmasin, Priyo Eko Wusono menyebutkan, dari lima koperasi guru SD di Banjarmasin, hanya Utara yang terbilang sehat. "Kalau Selatan lumayan, Barat yang mati suri. Sedangkan Timur dan Tengah masih hidup," ujarnya.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina pun meminta dua koperasi ini untuk segera berbenah. "Tak usah pakai studi banding keluar daerah, tinggal menyeberang ke Utara saja. Belajarlah dari cara kerja koperasi di sini," pesannya.

Dia yakin, hal pertama yang harus dimiliki koperasi yang ingin bangkit dari mati suri adalah kepercayaan. "Kalau pengurusnya sudah amanah, anggotanya pun tenang," imbuhnya.

Meski sukses, Ibnu meminta KPN Guru Banjar Utara tak larut dalam euforia. Sebab, persaingan kian sengit. Terutama program pinjaman yang ditawarkan perbankan. Kian canggih dan mudah. Serta diiringi iming-iming hadiah. "Kalau koperasi tak berinovasi, pasti kalah dengan kawan-kawan perbankan yang kian ekspansif," tegasnya. (at/nur)


BACA JUGA

Selasa, 05 Juni 2018 14:41

Mengintip Kampung Permainan Tradisonal Pendamai di Teluk Tiram Darat

Bulan Ramadan ini Kampung Permainan Tradisional Pendamai bukannya sepi. Tapi makin ramai dikunjungi.…

Senin, 04 Juni 2018 12:54

Melacak Jejak Musyawaratutthalibin, Pergerakan Islam Asli Kalsel

Mempersatukan kaum terpelajar Muslim Kalsel, pergerakan Islam bernama Moesjawaratoetthalibin pernah…

Minggu, 03 Juni 2018 12:29

Senjakala Sastra Lisan Belamut, Jaya Pada Masanya, Kini Minim Apresiasi

Menjadi seniman lamut sejak puluhan tahun, Gusti Jamhar Akbar akhirnya memutuskan pensiun dari panggung…

Jumat, 01 Juni 2018 11:25

Serunya Sahur Sembari Menyaksikan Mamanda Bersama Taman Budaya Kalsel

Sang Putri dari Kerajaan Malinggam Cahaya tak hanya terkenal cantik, namun juga fasih dalam melantunkan…

Rabu, 30 Mei 2018 15:00
Perayaan Waisak di Banjarmasin

Pesan Jaga Keharmonisan, Panjatkan Doa Untuk Negeri

Winda terlihat penuh hati-hati meletakkan dana makan ke mangkok yang dibawa oleh para Bikhu di Vihara…

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:38

Menengok Kelahiran Kampung Mural di Jalan Tunjung Maya

Seusai salat tarawih hingga tibanya waktu sahur, warga dan pelukis berkumpul. Membawa teko kopi dan…

Senin, 14 Mei 2018 15:15

Cerita Ketua MUI Tanbu KH Fadli Muis Mendirikan Pondok Pesantren Zaadul Muttaqiin

Saat ini, pondok pesantren mulai digandrungi anak muda putra dan putri. Pondok pesantren (ponpes) mulai…

Minggu, 13 Mei 2018 05:50

Surat Terakhir Erik Petersen Pria Keturunan Bangsa Viking di Banua Anyar

Erik Petersen adalah keturunan Bangsa Viking. Yang memilih meninggal dunia di Banua Anyar. Warisan Erik,…

Sabtu, 12 Mei 2018 14:14

Menengok Kehidupan di Ponpes Dalam Pagar Kandangan

Santri; terpisah dari keluarga, belajar agama atau menghafal ayat-ayat suci Alquran. Kalau dibayangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .