MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 05 Maret 2018 11:26
UNIK, Jasa Titip Beli Snack di Banjarmasin, Terima Pesanan Kue-Kue Hits
BISNIS JASA: Melalui akun Instagram @blanja_snack, Khansa Azmi menjalankan bisnis jasa titip. Dia membuka pemesanan tiga kali dalam sebulan.

PROKAL.CO, “Stay home and shop online”. Yep, slogan itu santer terdengar belakangan. Berbagai kemudahan tersedia di toko online. Jasa titip alias jastip salah satunya. Diberi nama Blanja Snack, Khansa Azmi mencoba peruntungan dengan membuka jasa ini di Banjarmasin.

TIA LALITA NOVITRI, Banjarmasin

Menggunakan akun Instagram @blanja_snack dan @khnszm, Khansa menawarkan jasa titipnya. Dengan mengunggah foto bergambar cheese tart Hokkaido, dia sertakan keterangan sedang menerima pemesanan.

Begitulah yang dilakukan Khansa. Memang tak setiap hari layaknya kebanyakan toko online. Jastip dibuka ketika dia akan melakukan perjalanan. Ke beberapa kota besar yang menjadi tujuannya. Seperti Jakarta, Surabaya, Malang, Yogyakarta dan Solo.

Sesuai dengan namanya, Khansa menerima titip pembelian produk makanan ringan. Bukan sembarang snack. Jastipnya menawarkan berbagai produk makanan yang tak terjual di Banjarmasin.

Pesanan yang paling sering dia terima adalah Hokkaido. Maklum, cheese tart ini begitu populer di Jakarta sejak tahun 2017 lalu. “Popularitas Hokkaido juga sampai ke Banjarmasin. Ya, namanya juga kekuatan sosmed. Apa aja bisa menyebar, tak terkecuali tentang makanan-makanan hits,” tutur Khansa.

Popularitas makanan-makanan hits juga sampai ke teman-teman dekat Khansa. Suatu ketika dia mendapati beberapa teman kampusnya membahas tentang Beard Papa. Kue sus ternama asal Jepang yang terjual di Jakarta, Surabaya, Yogjakarta dan berbagai kota besar lainnya.

“Teman-teman aku yang sering kepincut sama snack ataupun makanan yang dijual di kota lain. Beard Papa misalnya. Sejauh ini kan brand itu belum ada di Banjarmasin. Jadi aku buka deh jasa titip belinya,” jelas cewek 23 tahun itu. Blanja Snack akhirnya dibuka 1 Juni 2017 lalu.

Sering bepergian keluar kota juga menjadi alasan Khansa melakoni jasa itu. Baik ketika ada urusan bisnis ataupun silaturahmi keluarga. Dia melakukan perjalanan setidaknya sekali dalam sebulan. Belum lagi ketika toko komputer miliknya di Jalan Kampung Melayu itu membutuhkan distribusi barang. Saat itulah Khansa akan disibukkan dengan perjalanan luar kota.

“Dalam sebulan biasanya aku ataupun adikku keluar kota buat jengukin keluarga yang ada di sana. Kadang hectic sama urusan toko komputer juga. Shopping keperluan jastip jadi solusi buat refresing pikiran. Kan sayik tuh sambil jalan-jalan juga,” ucap mahasiswa FISIP ULM itu.

Ketimbang jastip pakaian bermerek, Khansa lebih memilih makanan. Sebagai produk yang dia tawarkan. Katanya biar antimainstream. Selain itu juga dianggap lebih simpel dari pada fesyen.

“Menawarkan makanan lebih mudah karena diproduksinya tiap hari. Sedangkan pakaian rawan kehabisan dan bisa saja tidak sesuai ketika sampai tangan penitip. Khusus di Banjarmasin, aku coba-coba jastip makanan dulu saja. Karena masih terbilang langka,” katanya.

Blanja Snack memberlakukan sistem pemesanan pre-order. Yakni memesan terlebih dahulu hingga menjelang berangkat ke luar kota.

Harga yang dipatok untuk satu item pemesanan sebesar Rp15 ribu dan berlaku kelipatan. Produk yang ditawarkan oleh @blanja_snack bervariasi. Seperti Potato Chips Salted Egg, Bread Papa, Garrett Popcorn, Samyang 6 varian, The Harvest Macaroon, Hokaido Cheese Tart, Milo Cube, Rain Cake Bogor by Shireen, dan masih banyak lagi.

Dalam sebulan, Khansa membuka pre-oder sebanyak 3 kali. Untuk melakukan pemesanan, dia mewajibkan penitip melakukan transfer biaya terlebih dahulu. Jelas untuk memperkecil kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi.

“Siapa yang pre-order wajib bayar duluan. Biar direkap namanya dan masuk dalam shopping list,” jelasnya.

Pembayaran di akhir pernah Khansa terapkan saat awal membentuk Blanja Snack. Dia mengaku kapok dengan sistem transaksi tersebut. Pasalnya, pernah suatu ketika dia dirugikan oleh penitip.

“Pas barangnya sudah sampai, penitipnya  malah tidak bisa dihubungi. Akhirnya mubazir. Jadi sekarang aku wajibkan bayar lebih dulu. Barangnya dijamin sampai depan pintu,” ujarnya.

Dalam sekali belanja, Khansa menghabiskan biaya Rp2 hinga Rp3 juta. Selain Hokkaido, Richeese dan juga Bread Papa  adalah produk yang paling sering dipesan.

Dia juga berencana membuka pemesanan dalam waktu dekat. Sebab, Minggu ketiga bulan Maret dirinya bakal berangkat ke Yogyakarta dan Solo. “Aku bakal open order kue Jogja Scrummy dan Mamahke. Kue artis semacam itu biasanya bikin orang penasaran,” ucap Khansa.

Maulidya (19), salah satu penitip yang pernah menggunakan jasa tersebut. Mengetahui ada jastip Blanja Snack, dia pun memesan beberapa kue yang terjual hanya di Surabaya. “Waktu itu sih aku memesan Surabaya Patata. Terbantu dengan adanya jastip Blanja Snack. Tak perlu repot-repot ke Surabaya hanya untuk membeli kue itu,” ungkapnya. (ma/nur)


BACA JUGA

Selasa, 05 Juni 2018 14:41

Mengintip Kampung Permainan Tradisonal Pendamai di Teluk Tiram Darat

Bulan Ramadan ini Kampung Permainan Tradisional Pendamai bukannya sepi. Tapi makin ramai dikunjungi.…

Senin, 04 Juni 2018 12:54

Melacak Jejak Musyawaratutthalibin, Pergerakan Islam Asli Kalsel

Mempersatukan kaum terpelajar Muslim Kalsel, pergerakan Islam bernama Moesjawaratoetthalibin pernah…

Minggu, 03 Juni 2018 12:29

Senjakala Sastra Lisan Belamut, Jaya Pada Masanya, Kini Minim Apresiasi

Menjadi seniman lamut sejak puluhan tahun, Gusti Jamhar Akbar akhirnya memutuskan pensiun dari panggung…

Jumat, 01 Juni 2018 11:25

Serunya Sahur Sembari Menyaksikan Mamanda Bersama Taman Budaya Kalsel

Sang Putri dari Kerajaan Malinggam Cahaya tak hanya terkenal cantik, namun juga fasih dalam melantunkan…

Rabu, 30 Mei 2018 15:00
Perayaan Waisak di Banjarmasin

Pesan Jaga Keharmonisan, Panjatkan Doa Untuk Negeri

Winda terlihat penuh hati-hati meletakkan dana makan ke mangkok yang dibawa oleh para Bikhu di Vihara…

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:38

Menengok Kelahiran Kampung Mural di Jalan Tunjung Maya

Seusai salat tarawih hingga tibanya waktu sahur, warga dan pelukis berkumpul. Membawa teko kopi dan…

Senin, 14 Mei 2018 15:15

Cerita Ketua MUI Tanbu KH Fadli Muis Mendirikan Pondok Pesantren Zaadul Muttaqiin

Saat ini, pondok pesantren mulai digandrungi anak muda putra dan putri. Pondok pesantren (ponpes) mulai…

Minggu, 13 Mei 2018 05:50

Surat Terakhir Erik Petersen Pria Keturunan Bangsa Viking di Banua Anyar

Erik Petersen adalah keturunan Bangsa Viking. Yang memilih meninggal dunia di Banua Anyar. Warisan Erik,…

Sabtu, 12 Mei 2018 14:14

Menengok Kehidupan di Ponpes Dalam Pagar Kandangan

Santri; terpisah dari keluarga, belajar agama atau menghafal ayat-ayat suci Alquran. Kalau dibayangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .