MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 07 Maret 2018 13:41
Urang Banjar jadi Manajer Tempat Tanding Gulat Asian Games 2018

Bertekad Tempat Tanding Gulat Mendunia

KALEM: Agus Febrianto, Urang Banua yang bertanggung jawab memastikan venue gulat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang sesuai standar internasional.

PROKAL.CO, Kapabilitas dan kualitas Urang Banua semakin diperhitungkan. Buktinya, pada ajang Asian Games ke-18 2018, ada Urang Banua yang dilibatkan memegang posisi penting. Tak tanggung-tanggung, jabatannya adalah manajer venue cabang olahraga (cabor) gulat pesta olahraga terakbar se-Asia tersebut.

Fauzan Ridhani, Banjarmasin

Agus Febrianto memang bukan orang baru di cabor gulat. Kiprahnya sudah bertahun-tahun dalam mengembangkan dan membina cabor asal Yunani-Romawi ini. Di Pengurus Provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (Pengprov PGSI) Kalsel, Agus menjabat sebagai Sekretaris Umum. Sedangkan, di Pengurus Pusat (PP) PGSI, Agus menjabat sebagai Wakil Ketua II yang membidangi Pembinaan Prestasi (Binpres).

Dengan pengalaman yang panjang di cabor gulat, membuat PP PGSI tak ragu menempatkan Agus di posisi elit untuk cabor gulat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. “Tugas utama saya adalah memastikan venue gulat Asian Games 2018 di Jakarta sesuai dengan persyaratan United World Wrestling (UWW). Sehingga, bisa digunakan dengan layak dan berstandar internasional,” ujar Agus kepada Radar Banjarmasin, kemarin (6/2).

Agus menambahkan tugasnya sangat berat. Yakni, harus menjalin koordinasi intensif dengan para petinggi di UWW demi memastikan venue gulat tersebut sesuai yang dipersyaratkan. Selain itu, Agus juga harus berkoordinasi dengan manajer bidang lain yang juga bertanggung jawab sebagai penyelenggara pertandingan cabor gulat Asian Games. “Tentunya persyaratan yang diminta UWW sangat ribet. Namun, inilah tantangannya. Saya justru menikmati pekerjaan ini, karena berkesempatan jadi salah satu bagian utama dalam menyukseskan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games, terutama untuk cabor gulat,” urai dosen Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) ini.

Agus mencontohkan salah satu persyaratan ribet yang diminta oleh UWW. Yakni, di atas venue harus ada layar LED besar untuk menampilkan pertandingan gulat yang sedang berlangsung. “Tak tanggung-tanggung, layar yang diminta harus meng-cover semua sisi. Setidaknya, perlu empat layar raksasa, sehingga penonton dan juri bisa memantau pertandingan gulat dari kejauhan. Gambarnya juga harus beresolusi High Definition (HD) yang mampu memutar tayang ulang (replay) super lambat, sehingga tak bisa pakai kamera biasa,” papar pria berpembawaan kalem ini.

Itu hanya sekelumit persyaratan. Belum termasuk persyaratan lain yang juga cukup merepotkan. Pengurus bidang Sport Science Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel itu tak menampik, demi memenuhi persyaratan UWW membuatnya pusing kepala. Beruntung, Inasgoc (Indonesia Asian Games 2018 Organizing Comitee) menggelontorkan dana cukup besar untuk memenuhi kebutuhan pemolesan venue tersebut. “Setiap cabor dianggarkan dana Rp5 miliar. Dana tersebut harus cukup demi menyulap venue standar biasa menjadi standar internasional. Untuk cabor gulat, dana itu sebenarnya agak mentok, tapi harus dicukup-cukupkan,” ujar ayah dari artis cantik Yoriko Angeline itu.

Di sisi lain, Agus bertekad untuk menjalankan amanat ini dengan baik. “Saya bertekad untuk menjadikan venue gulat Asian Games 2018 ini mendunia. Sehingga, menimbulkan kesan yang mendalam bagi para pegulat yang bertanding, maupun para penonton yang bertandang langsung ke Jakarta. Yang paling utama, saya ingin membuktikan bahwa Urang Banua juga punya kompetensi dan kemampuan di ajang-ajang besar seperti Asian Games ini,” ujar pria kelahiran Banjar, 11 Februari 1974 itu.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PGSI Kalsel, Zakly Asswan mengaku bangga dengan peran penting Agus sebagai manajer venue gulat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. “Pengalaman Agus memoles venue gulat Asian Games nanti bisa digunakan untuk memoles venue gulat di Kalsel. Sehingga, apabila kelak Kalsel dipastikan jadi tuan rumah PON XXI 2024, maka standarnya akan serupa dengan yang ada di Asian Games,” tandasnya.(oza)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 11:57

Kisah Petugas Posko Mudik di Simpang Empat Banjarbaru

Bertugas sebagai anggota piket di posko mudik, para petugas di Pos Pengamanan Simpang Empat Banjarbaru…

Selasa, 05 Juni 2018 14:41

Mengintip Kampung Permainan Tradisonal Pendamai di Teluk Tiram Darat

Bulan Ramadan ini Kampung Permainan Tradisional Pendamai bukannya sepi. Tapi makin ramai dikunjungi.…

Senin, 04 Juni 2018 12:54

Melacak Jejak Musyawaratutthalibin, Pergerakan Islam Asli Kalsel

Mempersatukan kaum terpelajar Muslim Kalsel, pergerakan Islam bernama Moesjawaratoetthalibin pernah…

Minggu, 03 Juni 2018 12:29

Senjakala Sastra Lisan Belamut, Jaya Pada Masanya, Kini Minim Apresiasi

Menjadi seniman lamut sejak puluhan tahun, Gusti Jamhar Akbar akhirnya memutuskan pensiun dari panggung…

Jumat, 01 Juni 2018 11:25

Serunya Sahur Sembari Menyaksikan Mamanda Bersama Taman Budaya Kalsel

Sang Putri dari Kerajaan Malinggam Cahaya tak hanya terkenal cantik, namun juga fasih dalam melantunkan…

Rabu, 30 Mei 2018 15:00
Perayaan Waisak di Banjarmasin

Pesan Jaga Keharmonisan, Panjatkan Doa Untuk Negeri

Winda terlihat penuh hati-hati meletakkan dana makan ke mangkok yang dibawa oleh para Bikhu di Vihara…

Selasa, 29 Mei 2018 15:35

Seniman Clay Dari Banjarmasin

Menyerupai tanah liat, namun kaya warna. Adonan khusus itu kalis dan bisa dibentuk. Itulah clay. Dian…

Kamis, 24 Mei 2018 12:57

Kisah Andra Fathur Rahman, Desainer Spesialis Gaun di Banjarmasin

Gaun menjuntai. Dengan sematan payet dan beberapa ornamen khas kain tile. Pemakainya sudah pasti memesona.…

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Senin, 21 Mei 2018 12:56

Ini Dia Sosok Dibalik Bubur Sabilal yang Melegenda

Bubur ayam sudah menjadi ciri khas Ramadan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Ribuan porsi disiapkan bagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .