MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 07 Maret 2018 14:46
Pemenang Olimpiade Sains Banjarmasin, Alifya Pengin Jadi Dokter
BERPRESTASI: Alifya Khanza menunjukkan piala dan piagam penghargaan olimpiade sains Primagama Mencari Juara 2018 di Gedung Kwartir Daerah Pramuka Kalsel, Minggu (4/3) tadi.

PROKAL.CO, Membaca buku adalah hobi Alifya Khanza. Itu akhirnya mengantarkannya meraih gelar juara 1 Primagama Mencari Juara (PMJ) 2018. Olimpiade sains yang digelar di Gedung Kwartir Daerah Pramuka Kalsel, Minggu (4/3) tadi.

ENDANG SYARIFUDDIN, Banjarmasin

Alifya tampak fokus menjawab soal. Dia duduk di dibangku paling depan. Wajahnya terlihat tenang. Selama satu jam, siswi kelas 4 Madrasah Diniyah Islamiyah Muhammadiyah 1 Banjarmasin itu mampu menjawab semua soal.

“Cuma beberapa soal yang sulit. Soalnya belum diajari di sekolah,” katanya.

Tingkatan olimpiade dibagi menjadi tiga. Kelas 4, 5 dan 6. Total peserta sebanyak 221 siswa SD di seluruh Banjarmasin.

Alifya bersaing pada di kelas 4. Diikuti 53 peserta lainnya. Singkat cerita, Siswi kelahiran 2008 itu akhirnya menjadi juara. Disusul Nino Kuncoro serta M Syirhan Kamis untuk peringkat dua dan tiga.

“Senang sekali bisa juara,” ucapnya sembari tersenyum, lantas menunjukkan piala dan piagam dari panitia.

Putri pasangan Sri Wahyuni dan Febri ini memang pantas juara. Kesehariannya dipenuhi dengan ilmu pengetahuan. Dia punya hobi membaca. Apapun dibacanya, yang penting bermanfaat. Terutama buku-buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan kesehatan. Maklum, cita-citanya menjadi dokter. “Rasanya senang kalau bisa membantu menyembuhkan orang sakit,” ungkapnya.

Ibu dan bapak Alifya saat tugas kerja di Jawa. Sementara ini dia tinggal bersama sang kakek, Irmansyah. Termasuk mengantarkannya pergi ke sekolah.

Irmansyah sudah mengenal sifat dan karakter cucunya. Menurutnya, Alifya lebih banyak tinggal di rumahnya. Waktu bermain cuma sore hari. Itu pun tidak pasti. “Kalau pulang sekolah paling Alifya bermain dengan sepupunya di rumah. Kalau tidak, ya dia membaca buku. Itu saja kegiatannya sehari-hari,” tutur sang kakek.

Semenjak duduk di kelas 1 hingga 4 SD, kepintaran Alifya sudah tampak. Di sekolah cucunya itu selalu berprestasi. “Setiap bagi rapor, dia selalu mendapatkan ranking,” katanya.

Sebagai kakek, Irmansyah  selalu mendoakan cucunya itu. Agar kelak bisa mewujudkan cita-citanya menjadi dokter. “Pastinya mendoakannya agar menjadi orang yang berguna bagi nusa, bangsa, dan berbakti kepada orang tua,” pungkasnya. (at/nur)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 11:57

Kisah Petugas Posko Mudik di Simpang Empat Banjarbaru

Bertugas sebagai anggota piket di posko mudik, para petugas di Pos Pengamanan Simpang Empat Banjarbaru…

Selasa, 05 Juni 2018 14:41

Mengintip Kampung Permainan Tradisonal Pendamai di Teluk Tiram Darat

Bulan Ramadan ini Kampung Permainan Tradisional Pendamai bukannya sepi. Tapi makin ramai dikunjungi.…

Senin, 04 Juni 2018 12:54

Melacak Jejak Musyawaratutthalibin, Pergerakan Islam Asli Kalsel

Mempersatukan kaum terpelajar Muslim Kalsel, pergerakan Islam bernama Moesjawaratoetthalibin pernah…

Minggu, 03 Juni 2018 12:29

Senjakala Sastra Lisan Belamut, Jaya Pada Masanya, Kini Minim Apresiasi

Menjadi seniman lamut sejak puluhan tahun, Gusti Jamhar Akbar akhirnya memutuskan pensiun dari panggung…

Jumat, 01 Juni 2018 11:25

Serunya Sahur Sembari Menyaksikan Mamanda Bersama Taman Budaya Kalsel

Sang Putri dari Kerajaan Malinggam Cahaya tak hanya terkenal cantik, namun juga fasih dalam melantunkan…

Rabu, 30 Mei 2018 15:00
Perayaan Waisak di Banjarmasin

Pesan Jaga Keharmonisan, Panjatkan Doa Untuk Negeri

Winda terlihat penuh hati-hati meletakkan dana makan ke mangkok yang dibawa oleh para Bikhu di Vihara…

Selasa, 29 Mei 2018 15:35

Seniman Clay Dari Banjarmasin

Menyerupai tanah liat, namun kaya warna. Adonan khusus itu kalis dan bisa dibentuk. Itulah clay. Dian…

Kamis, 24 Mei 2018 12:57

Kisah Andra Fathur Rahman, Desainer Spesialis Gaun di Banjarmasin

Gaun menjuntai. Dengan sematan payet dan beberapa ornamen khas kain tile. Pemakainya sudah pasti memesona.…

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Senin, 21 Mei 2018 12:56

Ini Dia Sosok Dibalik Bubur Sabilal yang Melegenda

Bubur ayam sudah menjadi ciri khas Ramadan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Ribuan porsi disiapkan bagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .