MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 07 Maret 2018 14:57
Sulaiman Kurdi, Anak Petani yang Lulus Jadi Anggota Polisi

Sempat Jualan Nasi Pecel di Trisakti

BUKTI PERJUANGAN: Sulaiman Kurdi (kiri) saat diperkenalkan Kapolda Kalsel Brigadir Jendral Polisi Rachmat Mulyana, usai upacara penutupan pendidikan pembentukan l Brigadir Polri TA 2017/2018 di SPN Polda Kalsel, kemarin.

PROKAL.CO, Nasib seseorang memang tak bisa ditebak, seperti halnya Sulaiman Kurdi. Pria berusia 21 tahun ini, berhasil lulus menjadi anggota polisi. Meski terlahir sebagai anak petani yang tergolong orang tak mampu.

SUTRISNO, Banjarbaru

Sulaiman Kurdi, Selasa (6/3) kemarin berdiri gagah bersama 198 temannya saat mengikuti upacara penutupan pendidikan pembentukan l Brigadir Polri TA 2017/2018 di Sekolah Polisi Negara, Polda Kalsel, Banjarbaru.

Tak ada yang menyangka, bahwa pria asli Kotabaru yang ikut dilantik menjadi bintara tersebut hanyalah seorang anak petani. Yang selama ini bekerja serabutan, karena sadar orangtuanya tak mampu. kemarin, dia diperkenalkan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigadir Jendral Polisi Rachmat Mulyana, usai upacara. Sulaiman Kurdi mengaku menghadapi jalan yang berliku untuk bisa menjadi polisi. "Saya tahun 2014 sudah mendaftar dan tidak lulus," katanya.

Karena tak lulus seleksi, dia memutuskan untuk merantau ke Batulicin, Tanah Bumbu. Di sana anak pasangan Salindri dan Erni ini bekerja sebagai pembantu rumah tangga. "Sekitar tahun 2016, saya kemudian ke Banjarmasin. Di sana saya berjualan nasi pecel di Pelabuhan Trisakti," ujarnya.

Memasuki tahun 2017, dia mendapatkan kabar bahwa Polda Kalsel kembali membuka pendaftaran pendidikan pembentukan l Brigadir Polri TA 2017/2018. Dirinya pun berencana kembali mendaftar. "Selama proses pendaftaran saya bekerja di Pasar Sudimampir sebagai penjaga toko, untuk mengumpulkan ongkos," ungkapnya.

Harapannya pun terkabul, dia lolos seleksi dan berhak mengikuti pendidikan selama tujuh bulan. "Alhamdulillah saya lulus dalam pendidikan dan sekarang dilantik menjadi polisi," katanya.

Dia mengaku tertarik menjadi anggota polisi, lantaran ingin mengangkat derajat orangtuanya. "Ini semua berkat doa kedua orangtua, akhirnya impian saya terkabul," tuturnya.

Sementara itu, Rachmat Mulyana mengatakan, keberhasilan Sulaiman Kurdi menjadi bukti bahwa masuk polisi tak perlu menggunakan uang ataupun menyogok. "Sulaiman Kurdi sangat membanggakan, ini juga bukti dalam rekrutmen tidak menggunakan uang," ujarnya.

Selain Sulaiman Kurdi, seluruh anggota lain yang baru saja dilantik juga membuat Polda Kalsel bangga. Sebab, nilai akademisi, mental dan fisik mereka sangat baik. Hingga, 20 diantaranya langsung diambil Densus 88. "Perbaikan prestasi ini sudah terjadi sejak tiga tahun terakhir," pungkasnya. (ris)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 11:57

Kisah Petugas Posko Mudik di Simpang Empat Banjarbaru

Bertugas sebagai anggota piket di posko mudik, para petugas di Pos Pengamanan Simpang Empat Banjarbaru…

Selasa, 05 Juni 2018 14:41

Mengintip Kampung Permainan Tradisonal Pendamai di Teluk Tiram Darat

Bulan Ramadan ini Kampung Permainan Tradisional Pendamai bukannya sepi. Tapi makin ramai dikunjungi.…

Senin, 04 Juni 2018 12:54

Melacak Jejak Musyawaratutthalibin, Pergerakan Islam Asli Kalsel

Mempersatukan kaum terpelajar Muslim Kalsel, pergerakan Islam bernama Moesjawaratoetthalibin pernah…

Minggu, 03 Juni 2018 12:29

Senjakala Sastra Lisan Belamut, Jaya Pada Masanya, Kini Minim Apresiasi

Menjadi seniman lamut sejak puluhan tahun, Gusti Jamhar Akbar akhirnya memutuskan pensiun dari panggung…

Jumat, 01 Juni 2018 11:25

Serunya Sahur Sembari Menyaksikan Mamanda Bersama Taman Budaya Kalsel

Sang Putri dari Kerajaan Malinggam Cahaya tak hanya terkenal cantik, namun juga fasih dalam melantunkan…

Rabu, 30 Mei 2018 15:00
Perayaan Waisak di Banjarmasin

Pesan Jaga Keharmonisan, Panjatkan Doa Untuk Negeri

Winda terlihat penuh hati-hati meletakkan dana makan ke mangkok yang dibawa oleh para Bikhu di Vihara…

Kamis, 24 Mei 2018 12:57

Kisah Andra Fathur Rahman, Desainer Spesialis Gaun di Banjarmasin

Gaun menjuntai. Dengan sematan payet dan beberapa ornamen khas kain tile. Pemakainya sudah pasti memesona.…

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Senin, 21 Mei 2018 12:56

Ini Dia Sosok Dibalik Bubur Sabilal yang Melegenda

Bubur ayam sudah menjadi ciri khas Ramadan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Ribuan porsi disiapkan bagi…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:38

Menengok Kelahiran Kampung Mural di Jalan Tunjung Maya

Seusai salat tarawih hingga tibanya waktu sahur, warga dan pelukis berkumpul. Membawa teko kopi dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .