MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 09 Maret 2018 15:29
Pemilik Gerobak Pasar Blauran yang Masih Ngebandel Bakal Dieksekusi
GERAM: Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah (kanan) rapat membahas relokasi gerobak pedagang Pasar Blauran di DPRD Kota Banjarmasin, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sempat gagal, pemko kembali mengupayakan pemindahan 92 gerobak yang parkir di halaman Gedung DPRD Banjarmasin. Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah bahkan memberi tenggat waktu. Paling lambat akhir pekan depan, gerobak milik pedagang Pasar Malam Blauran sudah direlokasi.

Keputusan itu diambil Hermansyah seusai rapat di gedung dewan, kemarin (7/3). Selain relokasi, turut dibahas masalah lahan di Pasar Sudi Rapi. Yang disiapkan pemko untuk menjadi tempat tujuan relokasi. "Namanya saja yang rapi. Padahal Pasar Sudi Rapi ini kumuh. Kalau tak dibersihkan, pedagang Blauran enggan pindah," ujarnya.

Gerobak-gerobak itu sudah parkir di halaman belakang dewan selama 17 tahun. Tepatnya sejak zaman almarhum Wali Kota Sofyan Arpan. Dampaknya sangat terasa saat sidang paripurna. Banyak mobil anggota legislatif dan pejabat pemko yang terpaksa parkir di tepi Jalan Lambung Mangkurat. Halaman parkir gedung dewan sudah terlampau sesak dengan gerobak pedagang.

Pada sore hari, barulah gerobak-gerobak itu dikeluarkan menuju Jalan Katamso, tempat Pasar Malam Blauran berada. "Kadang terjadi kecelakaan. Pesepeda motor menabrak gerobak yang menyeberang jalan. Ini berbahaya," ungkapnya.

Yang jadi masalah adalah Sudi Rapi. Aset pemko ini lama terbengkalai. Belakangan dikuasai tujuh kelompok pedagang. Bisnis mereka berkutat pada pemotongan unggas seperti ayam potong.

Hermansyah pun berang. Mengetahui ada pemotongan unggas di pusat kota. Apalagi jaraknya tak sampai 200 meter dari Balai Kota. Berada di tepian Sungai Martapura.

Pemko kemudian melayangkan surat peringatan. Mereka disuruh pindah ke RPH (Rumah Pemotongan Hewan) Basirih di Jalan Tembus Mantuil. "Surat peringatan pertama sudah dikirimkan. Jika sampai peringatan ketiga tetap dicueki, Satpol PP silakan eksekusi," kata Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Banjarmasin, Priyo Eko Wusono.

Informasi terkini, empat kelompok pemotong unggas sudah bersedia pindah. Menyisakan tiga kelompok yang masih bertahan. Peringatan ketiga akan dilayangkan Senin depan.

Ditambahkan Priyo, lahan ini punya luas 18x24 meter. Atau 504 meter persegi, setengah hektare lebih. Hitung-hitungan kasar, katakanlah ukuran satu gerobak 1x2 meter, lahan itu sangat cukup untuk 92 gerobak.

Angka 92 gerobak ini hasil pendataan terakhir. Data awal ada 104 gerobak. Berkurang karena ada gerobak yang hancur atau pedagang bangkrut. Supaya tak terjadi penambahan gerobak secara diam-diam, diberi ciri khusus pada gerobak. Berupa nomor 01 sampai 92 dengan cat merah.

Hermansyah sudah lama mewanti-wanti masalah ini. Blauran ditujukan bagi pedagang pasar malam. Bukan kaki lima atau pedagang kuliner. "Yang kaki lima suruh keluar. Yang kuliner suruh pindah ke Kuliner Baiman dekat flyover," tegasnya.

Ini bukanlah upaya pertama. Relokasi pernah diusahakan pada Januari tadi. Tapi, ditunda karena protes pedagang Blauran. Mereka enggan memindahkan gerobaknya ke Sudi Rapi karena tak mau bercampur bersama pemotong unggas. (fud/at/dye)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 13:04

Ujian Kompetensi Wartawan, Hendro Beberkan Materi Tahun Depan Akan Semakin Sulit

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel setiap tahun memperbaiki kualitas wartawan.…

Minggu, 16 Desember 2018 12:18

Kampus Tertua Kalsel, ULM Banjarmasin Targetkan Akreditasi A

BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin terus meningkatkan akreditasi…

Minggu, 16 Desember 2018 12:12

Smart City Bukan Sekedar Aplikasi Tapi Juga Menyangkut Gaya Hidup

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin dan Banjarbaru adalah dua dari 100…

Minggu, 16 Desember 2018 11:46

Antusias, Ratusan Masyarakat Datang Untuk Saksikan Peringatan Hari Juang ke-73

BANJARBARU - Lapangan Murjani, Sabtu (15/12) kemarin tampak meriah. Ratusan…

Minggu, 16 Desember 2018 11:17

Ternyata, Kecamatan Martapura Kota Kasus Tertinggi HIV/AIDS

MARTAPURA - Menjadi daerah berjuluk Serambi Makkah, ternyata tak membuat…

Minggu, 16 Desember 2018 11:03

AIMI Tekankan Pentingnya ASI

BANJARMASIN-Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Wilayah Kalimantan Selatan kembali menggelar…

Minggu, 16 Desember 2018 10:54

Ilung Warnai Festival Jukung, Warga : Jukungnya malah balap-balapan dengan ilung

BANJARMASIN - Festival Jukung 2018 dirundung pampangan enceng gondok. Meski…

Minggu, 16 Desember 2018 10:33

Jengah Dengan Pampangan, Ibnu Buka Sayembara

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina jengah melihat sampah…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:17

Beruntung, Ambruknya Ruang Kelas SMKN 1 Daha Selatan Tidak Makan Korban

KANDANGAN – Satu ruang kelas belajar SMKN 1 Daha Selatan…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:09

Tantangan Sebenarnya Larangan Kantong Plastik Ada di Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin mulai melarang penyediaan kantong plastik di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .