MANAGED BY:
KAMIS
20 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 13 Maret 2018 14:15
Memopulerkan Kembali Permainan Tradisonal, Memulainya dari Lingkungan Rumah
PEDULI BUDAYA: Suriani memperlihatkan beberapa peralatan permainan tradisional. Kala itu sedang dijemur di depan rumahnya, di Jalan Sutoyo S, Gang Pendamain, Banjarmasin Barat. Ada egrang, logo serta alat permainan bakiak.

PROKAL.CO, Permainan tradisional makin jarang dimainkan. Lantaran anak-anak jauh lebih memilih gadget. Fakta itu membuat hati Muhammad Suriani terketuk, untuk memperkenalkannya kembali.

ENDANG SYARIFUDDIN, Banjarmasin

Suriani tinggal di Jalan Sutoyo S (Teluk Dalam), Gang Pendamai, Banjarmasin Barat. Penulis menyambangi rumahnya.

Di depan rumah Suriani terlihat segerombolan warga. Beberapa sibuk mengecat topi purun. Sebagian lainnya membersihkan peralatan permainan tradisional. Seperti egrang dan logo.

Lingkungan rumah Suriani memang dikenal dengan sebutan Kampung Permainan Tradisional. Di sini sering digelar kegiatan kebudayaan.

“Masyarakat di sini membantu bersihkan peralatan permainan tradisional dan mengecat peralatan yang warnanya sudah mulai luntur,” kata Supiani.

Suriani lahir 18 Agustus 1956. Di zamannya tentu saja tak dikenal gadget. Bahkan belum ada mainan modern. Tak heran jika dia akrab dengan permainan logo, yasinan atau egrang.

Baginya permainan tradisonal itu asyik. “Kalau permainan tradisional itu selalu melibatkan banyak pemain. Jadi kalau main ramai dan mengasyikkan. Internet itu bagus untuk pengetahuan, permainan tradisional bagus untuk membangun karakter,” katanya.

Tapi itu cerita dulu. Saat ini permainan tradisional nyaris dilupakan. Digantikan oleh kecanggihan teknologi. Karena itu, Suriani ingin sekali melestarikannya kembali.

2016 lalu, dia mulai memopuler kembali permainan tradisional. Berawal kepada anak dan cucunya serta lingkungan sekitar rumahnya.

Usahanya cukup berhasil. Setiap peringatan 17 Agustus, kampung selalu menggelar lomba permainan tradisional. “Karena lomba 17-an di kampung kami ini beda banyak media yang datang meliput. Jadi tersebar luas. Banyak yang bertanya apa nama tempatnya, spontan saya jawab Kampung Permainan Tradisional, ternyata keterusan sampai sekarang,” ceritanya.

Suriani punya harapan. Permainan tradisonal bisa diperlombakan. Maksudnya diagendakan secara rutin oleh pemko maupun pemprov.

“Jangan hanya ada festival sasirangan saja. Tapi juga ada festival permainan tradisional. Karena saya lihat animo masyarakat sangat bagus,”  pungkas suami Siti Nursiah tersebut. (at/nur)


BACA JUGA

Rabu, 19 Desember 2018 10:28

Cerita Pemain Pantonim Cilik Asal Banjarbaru

Tidak terbersit bakal menjadi pemain pantomim. Sekarang, Rizky begitu mencintai…

Rabu, 19 Desember 2018 09:45

Hidup Mandiri Agar Dewasa Bisa Jadi Tentara

Muhammad Ramadhan selalu ceria. Ia gampang tersenyum dan tertawa. Tapi…

Selasa, 18 Desember 2018 12:40

Perjuangan Rosyadi Mengenalkan Gua Limbuhang Haliau ke Publik Wisata

Sepekan usai Muhammad Rosyadi beserta sejumlah pemuda desa meresmikan objek…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:50

Sisi Lain Pelatih Tinju kalsel, Arbain

Menjadi pelatih tinju rupanya bukan satu-satunya pekerjaan yang digeluti oleh…

Sabtu, 15 Desember 2018 09:55

Berawal Ketiadaan Toilet Buat Kencing, Berdirilah Galeri Unik Ini

Apa yang dilakukan oleh warga RT 05 RW 02 Kelurahan…

Jumat, 14 Desember 2018 14:46

Moses Sulap Puing Kayu Menjadi Seni Bernilai Tinggi

Beri Moses Foresto puing-puing kayu, dia bisa menjadikannya apa saja.…

Kamis, 13 Desember 2018 13:20

Bekali Santri Keterampilan Untuk Hadapi Tantangan Zaman

Nyantri bukan melulu tentang ngaji. Di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin,…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:45

Tidak Mudah, Honorer Ini Pantau CCTV di Menara Pandang Hingga Larut Malam

Di depan layar monitor yang lebarnya tak lebih lebar dari…

Sabtu, 08 Desember 2018 09:03
Kisah Bocah-bocah Penjual Buku Mewarnai di Banjarmasin

Demi Sesuap Nasi Mereka Sampai Dikejar-Kejar Satpol PP

Mobil partoli Satpol PP Kota Banjarmasin melintas di perempatan Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:31

Jejak Laskar Pelangi di Banua (2)

Belajar di gudang kecil kadang membuat siswa SD Dusun Munggu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .