MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 13 Maret 2018 14:37
Sebagian Kelompok Pedagang Ayam Pasar Sudi Rapi Memilih Bertahan
BERTAHAN: Jelang peringatan terakhir sebelum eksekusi, sebagian pedagang dan pemotong ayam di Pasar Sudi Rapi sudah keluar. Sebagian lagi masih bertahan dan beraktivitas seperti biasa. Foto diambil kemarin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sekretariat DPRD Banjarmasin melayangkan surat peringatan kedua pada pedagang ayam di Pasar Sudi Rapi. Meski begitu, sebagian kelompok pemotong ayam masih kukuh bertahan di kawasan Jalan Pasar Baru tersebut.

Seperti Ganding, 60 tahun. "Kami sudah pernah pindah ke Basirih. Di situ dagangan tidak payu (laku). Makanya kami memilih kembali kemari," ujarnya, kemarin (12/3).

Yang dimaksud Ganding adalah RPH (Rumah Pemotongan Hewan) di Jalan Tembus Mantuil. Fasilitas milik pemko di Banjarmasin Selatan itu memang ditujukan untuk menampung pemotongan unggas dan ternak. Semisal ayam dan sapi.

"Jadi kami sudah pengalaman menetap di Basirih," imbuh warga Sungai Baru tersebut. Ia mengaku sudah berusaha di Sudi Rapi sejak masih remaja. Kala kawasan itu masih menyandang nama lama, Pasar Bim.

Ditanya apakah ia bakal bertahan hingga teguran ketiga, Ganding mengangguk. "Di sini saja dagangan sepi. Apalagi kalau disuruh pindah lagi. Saya tidak mengada-ada. Anda bisa lihat sendiri pasar sunyi senyap begini," tukasnya.

Pantauan Radar Banjarmasin kemarin pagi, hanya tersisa satu kelompok pemotong ayam yang masih beraktivitas. Mencabuti bulu ayam, membuang jeroan, hingga merebus ceker. Sebagian besar kandang ayam yang menumpuk di sana juga tampak kosong.

Di lorong pasar, bejejer sepeda motor yang memanggul kandang-kandang ayam berukuran kecil. "Mereka mulai pindah sejak Sabtu tadi. Tidak tahu pada kemana," ungkap salah seorang penghuni pasar.

Para pemotong ini disuruh pindah ke RPH. Karena pemko membutuhkan lahan pasar itu untuk merelokasi gerobak pedagang Pasar Malam Blauran. Selama 17 tahun, puluhan gerobak itu parkir di halaman samping dan belakang gedung DPRD.

Dewan mengeluhkannya. Lantaran halaman parkir menjadi sempit. Ketika ada sidang paripurna, banyak mobil anggota dewan atau pejabat pemko yang terpaksa parkir di bahu Jalan Lambung Mangkurat.

Mengutip data Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Banjarmasin, ada 92 gerobak pedagang Blauran yang tersisa. Dari sebelumnya berjumlah 104 gerobak. Berkurang karena ada gerobak yang hancur atau ditinggal pedagang yang gulung tikar.

Lahan di Sudi Rapi luasnya 18x23 meter. Atau hampir setengah hektare, 504 meter persegi. Lama terbengkalai, lahan ini dikuasai tujuh kelompok pemotong ayam. Setelah dikirimi surat peringatan, empat kelompok dikabarkan sudah minggat.

Ditemui di gedung dewan, Sekretaris DPRD Banjarmasin, Fathur Rahim mengatakan, surat peringatan ketiga diserahkan kepada Satpol PP. "Peringatan terakhir dan eksekusi kami serahkan kepada Satpol PP," ujarnya.

Puluhan gerobak tersebut tak bisa direlokasi begitu saja. Sudi Rapi harus dibersihkan dulu. Pemko akan menurunkan Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup dan Satgas Kebersihan dari lima kecamatan untuk membersihkannya. "Gotong-royong pembersihan kami jadwalkan Jumat ini. Jadi sebelum itu alangkah baiknya para pemotong ayam ini sudah pindah," tegas Fathur. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 14:17

Beruntung, Ambruknya Ruang Kelas SMKN 1 Daha Selatan Tidak Makan Korban

KANDANGAN – Satu ruang kelas belajar SMKN 1 Daha Selatan…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:09

Tantangan Sebenarnya Larangan Kantong Plastik Ada di Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin mulai melarang penyediaan kantong plastik di…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:00

Pembeli Bingung, Habis Belanja Bawanya Gimana!!

Pemko Banjarbaru dalam beberapa pekan terakhir mulai menjalankan kebijakan pengurangan…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:49

Ramah Tamah, Paman Biri Sambut Hangat Kedatangan Unsur Forkopimda

BANJAR - Pangdam VI / Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto terkesan…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:35

Karyawan 15 Bulan Belum Terima Gaji, PT BIM Juga Diincar Kejaksaan Banjar

MARTAPURA – Perseroan Terbatas Banjar Intan Mandiri atau PT BIM…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:19

Dulunya Fan, Sekarang Dia Menjadi Bagian Penting Dalam Tim Barito

Berkat ilmunya, Dayan tak lagi menyaksikan laga Barito Putera dari…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:43

Serius, Atlet Dayung PODSI Ketika Jalani Sesi Latihan Jelang POPDA

BANJARMASIN – Atlet dayung Persatuan Olahraga Dayung seluruh Indonesia (PODSI)…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:16

Pastikan Tidak Ganggu Masyarakat, Polsek Banjarbaru Datangi Peternakan

BANJARBARU – Memasuki musim hujan, anggota Polsek Banjarbaru Timur gencar…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:05

Nadjmi Kukuhkan Brigade Bebas Nafza Cempaka

BANJARBARU - Sadar akan maraknya peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang…

Sabtu, 15 Desember 2018 09:28

Target Retribusi Sampah Naik, DLH Jamin Retribusi Sampah Tidak Dinaikkan

BANJARMASIN - Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin menaikkan target PAD (Pendapatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .