MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 14 Maret 2018 15:12
RS Sultan Suriansyah Harus Beroperasi Awal Tahun 2019

"Tipe Z Sekalipun Boleh"

KEJAR TARGET: Rombongan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin ketika menyidak proyek RS Sultan Suriansyah, kemarin. Dengan segala permasalahan, dewan menuntut rumkit itu tetap beroperasi pada tahun depan.

PROKAL.CO, Sempat mangkrak setahun, pengoperasian Rumah Sakit Sultan Suriansyah dituntut tak mundur dari jadwal semula, awal 2019. Perihal akreditasi atau penambahan gedung, bisa digenjot belakangan.

Tuntutan itu disuarakan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Suprayogi. Selepas sidak ke rumah sakit milik pemko di Jalan Rantauan Darat tersebut, kemarin (13/3). "Jangan pusingkan diri dengan perkara tipe. Mau tipe B atau tipe Z, yang penting beroperasi dulu," tegasnya.

Dia menekankan, Banjarmasin kalah jauh dibanding kota dan kabupaten tetangga yang sudah lama memiliki rumah sakit daerah. Selama ini, masyarakat Banjarmasin bergantung pada rumah sakit milik pemprov dan swasta untuk memperoleh layanan kesehatan.

Yang sudah berdiri gedung poliklinik dan gedung IGD (Instalasi Gawat Darurat). Masing-masing setinggi empat lantai. Penyelesaian kedua gedung itu mendapat alokasi Rp37 miliar. Anggaran tersebut sebenarnya silpa (sisa lebih perhitungan anggaran) dari APBD 2017. Lantaran sempat gagal lelang hingga mangkrak selama setahun.

Sementara dari APBD 2018, dialokasikan Rp15 miliar untuk pengadaan peralatan kesehatan. "Saya sendiri sempat tak yakin bisa tepat waktu. Tapi untuk lelang berikutnya, semoga sudah ketemu pemenang kontrak pada April nanti," imbuh politisi PDI Perjuangan tersebut.

Tak tersentuh selama setahun lamanya, bangunan di tepian Sungai Martapura itu tampak terbengkalai. Temboknya berlumut, lantainya digenangi air hujan dan halamannya subur dengan rumput liar. Bahkan, sudah ada beberapa bagian bangunan yang rusak. "Itu wajar. Rumah saja tak ditinggali setahun lekas rusak. Apalagi sampai dua tahun," tampiknya.

Suprayogi juga mewanti-wanti agar izin rumah sakit dan sistem K3 (Keamanan dan Keselamatan Kerja) lekas diurus. "Ini bisa jadi kendala kalau mau cepat beroperasi pada tahun depan," pungkasnya.

Tanpa pembangunan gedung rawat inap, bagaimana mengoperasikan rumah sakit ini pada 2019 mendatang? Sekretaris Dinas Kesehatan Banjarmasin, Lukman mengatakan kekurangan itu masih bisa disiasati.

"IGD kan punya empat lantai. Dua lantai teratas akan kami ubah menjadi ruang rawat inap sementara," ujarnya. Sembari menunggu rampungnya gedung rawat inap dan fasilitas lain. Mencicil anggaran akibat keterbatasan APBD.  

Fokus Dinkes sekarang adalah pengadaan peralatan kesehatan. Ditambah sarana pendukung seperti perangkat teknologi informasi rumah sakit. "Dengan e-Catalog insya Allah semua bisa tersedia," ujarnya yakin.

Tak kalah penting, ketersediaan tenaga medis dan administratif. Kabar baiknya, Kementerian PAN-RB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) sudah membuka lowongan untuk tenaga kesehatan. Formasinya sudah tersedia dan dilimpahkan kepada BKD (Badan Kepegawaian Daerah).

Sejumlah dokter yang bernaung dibawah Dinkes kota juga telah dititipkan ke rumah sakit milik pemprov di kota ini. Untuk memperoleh pengalaman praktik. Begitu rumah sakit ini dioperasikan, pemko akan menarik mereka kembali.

Status aset rumah sakit ini sendiri sudah dilimpahkan. Dari sebelumnya dikelola Dinas PU-PR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) kepada Dinkes. "Karena asetnya sudah diserahkan, kami yang menjaganya. Kami menyediakan security 1x24 jam untuk mengamankan bangunan ini," pungkas Lukman. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 12:18

Kampus Tertua Kalsel, ULM Banjarmasin Targetkan Akreditasi A

BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin terus meningkatkan akreditasi…

Minggu, 16 Desember 2018 12:12

Smart City Bukan Sekedar Aplikasi Tapi Juga Menyangkut Gaya Hidup

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin dan Banjarbaru adalah dua dari 100…

Minggu, 16 Desember 2018 11:46

Antusias, Ratusan Masyarakat Datang Untuk Saksikan Peringatan Hari Juang ke-73

BANJARBARU - Lapangan Murjani, Sabtu (15/12) kemarin tampak meriah. Ratusan…

Minggu, 16 Desember 2018 11:17

Ternyata, Kecamatan Martapura Kota Kasus Tertinggi HIV/AIDS

MARTAPURA - Menjadi daerah berjuluk Serambi Makkah, ternyata tak membuat…

Minggu, 16 Desember 2018 11:03

AIMI Tekankan Pentingnya ASI

BANJARMASIN-Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Wilayah Kalimantan Selatan kembali menggelar…

Minggu, 16 Desember 2018 10:54

Ilung Warnai Festival Jukung, Warga : Jukungnya malah balap-balapan dengan ilung

BANJARMASIN - Festival Jukung 2018 dirundung pampangan enceng gondok. Meski…

Minggu, 16 Desember 2018 10:33

Jengah Dengan Pampangan, Ibnu Buka Sayembara

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina jengah melihat sampah…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:17

Beruntung, Ambruknya Ruang Kelas SMKN 1 Daha Selatan Tidak Makan Korban

KANDANGAN – Satu ruang kelas belajar SMKN 1 Daha Selatan…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:09

Tantangan Sebenarnya Larangan Kantong Plastik Ada di Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin mulai melarang penyediaan kantong plastik di…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:00

Pembeli Bingung, Habis Belanja Bawanya Gimana!!

Pemko Banjarbaru dalam beberapa pekan terakhir mulai menjalankan kebijakan pengurangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .