MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Kamis, 15 Maret 2018 14:20
Narapidana Lapas Klas III Tanjung Produksi Miniatur Ikon Tabalong

Dipesan untuk Cindera Mata, Paling Banyak dari Pegawai Negeri

ISI WAKTU: Narapidana Lapas Tanjung mengerjakan pesanan miniatur di bengkel Lapas. Mereka bisa mengantongi uang Rp300 ribu per miniatur yang laku.

PROKAL.CO,  

Hidup di alam penjara harus pintar-pintar mengisi waktu yang lowong dengan kreativitas. Itulah yang dilakukan para narapidana (Lapas) Klas III Tanjung.

IBNU DWI WAHYUDI, Tabalong

Saat wartawan datang ke lapas, tiga narapidana terlihat serius berkreasi. Mereka memegang  pisau kecil, gergaji dan potongan triplek di salah satu ruang Lapas Tanjung yang disebut bengkel kerja, Rabu (14/3) kemarin.
Apa yang dibuat? Tak lain miniatur unik, salah satunya adalah landmark kota Tajung,  Monumen Tugu Obor Mabuun.


Keuletan tangan mereka terlihat dari caranya menyusun potongan tripleks menjadi kerajinan. Meski dari kayu, namun hasilnya tidak jauh beda dengan aslinya, kecuali corak dan ukurannya.


Sebenarnya tidak hanya miniatur ikon kebanggan warga Bumi Saraba Kawa yang dibuat. Para napi ini juga bisa membuat  miniatur kapal pesiar yang tidak kalah menariknya.

  Zainal, salah seorang narapidana mengatakan membuat miniatur obor membutuhkan waktu tiga hari. Lama juga? Tidak. Dalam sehari mereka hanya punya waktu dua jam untuk membuatnya. Selain itu,   mereka juga punya jadwal lain yang telah diatur lapas.Setidaknya pengerjaan berlangsung sejak pukul 09.00 Wita hingga 11.00 Wita.
 
Meski demikian, dia sendiri merasa sangat bersyukur bisa mengerjakannya. Pasalnya, selain bisa mengasah keterampilan, juga menghasilkan uang.   "Uang itu nanti buat saya belanja ke koperasi," sebutnya.

Satu miniatur dijual Rp300 ribu sampai Rp350 ribu. Dia berpromosi pemesanan bisa mendatangi Lapas Tanjung yang beralamat di Maburai Kecamatan Murung Pudak.

Zainal dan dua kawannya mendapatkan pelatihan itu dari hasil binaan kemandirian Lapas Klas III Tanjung. Program tersebut sengaja diadakan untuk menambah keterampilan narapidana selama menjalani masa hukuman.

Sebenarnya, ada enam orang yang sempat mengikuti program kemandirian. Tiga orang diantaranya telah bebas, sehingga tersisa tiga orang pengrajin. Walau begitu, petugas Lapas akan mencari warga binaan lain untuk mengikuti jejak mereka.

Kepala Lapas Klas III Tanjung, Herliadi mengatakan, pembinaan keterampilan itu sejak lama dilaksanakan. "Ini adalah program unggulan Lapas," katanya.

Berhasilnya program itu sudah terbukti karena ada pemesanan dari masyarakat luar, meski jumlahnya tidak menentu. Pernah paling banyak enam buah. "Biasanya untuk cendera mata. Yang beli dari kalangan pegawai negeri," ujarnya.

Dia mengatakan dengan pembekalan itu setidaknya para napi bisa mempunyai bekal ketika bebas nanti. "Setidaknya ketika tidak punya pekerjaan tetap, mereka bisa mengembangkannya sendiri untuk mendapatkan penghasilan," pungkasnya.    (ibn)

 


BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 12:33

Buana Mistik, Komunitas Penguak Mitos dan Hal Gaib di Banjarbaru

Kalau kebanyakan orang takut ditemui makhluk gaib. Orang-orang di komunitas…

Sabtu, 12 Januari 2019 12:50

Linda Wahyuni, Siswi SMAN 1 Pelaihari Berhasil Lolos ke LIDA 2019

Linda Wahyuni (16), gadis asal Kota Pelaihari ini, berhasil meraih…

Sabtu, 05 Januari 2019 11:31

Lappenka, Grup Band yang Beranggotakan Penghuni Lapas Banjarbaru

Lappenka selalu tampil enerjik. Lagu-lagu all genre dibabat habis. Namun…

Rabu, 02 Januari 2019 14:01

Maskot Legenda Rakyat

Kotabaru memang sudah lama menjadikan ikan todak sebagai maskot. Todak…

Rabu, 02 Januari 2019 10:35

Menelusuri Jejak Monumen Perang Banjar

Jika Anda rajin mengulik arsip foto Banjarmasin tempo dulu di…

Senin, 31 Desember 2018 09:28

Sepi Pengunjung, Pengelola Danau Seran Tiadakan Acara Malam Tahun Baru

BANJARBARU - Masyarakat Kota Banjarbaru kali ini tidak bisa lagi…

Minggu, 30 Desember 2018 10:55

Ibnu Pre Order 300 Keping Album Kedua JEF (2)

PELUNCURAN album Gawi Manuntung dihadiri tamu spesial. Wali Kota Banjarmasin,…

Minggu, 30 Desember 2018 10:50

Album Kedua JEF Lebih Dewasa dan Kritis (1)

JEF Band meluncurkan album baru, Gawi Manuntung. Seratus persen keuntungan…

Rabu, 26 Desember 2018 13:22

Sejarah Kerukunan Beragama Dibalik Berdirinya GKE di Banjarmasin

Sebagai gereja tua di Kalimantan, Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) menyimpan…

Senin, 24 Desember 2018 10:32

Pebiola Cilik Fellycia Sita Perhatian Pengunjung Siring Pierre Tendean

Ada yang tak biasa Siring Pierre Tendean, kemarin (23/12) sore.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*