MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Kamis, 15 Maret 2018 14:20
Narapidana Lapas Klas III Tanjung Produksi Miniatur Ikon Tabalong

Dipesan untuk Cindera Mata, Paling Banyak dari Pegawai Negeri

ISI WAKTU: Narapidana Lapas Tanjung mengerjakan pesanan miniatur di bengkel Lapas. Mereka bisa mengantongi uang Rp300 ribu per miniatur yang laku.

PROKAL.CO,  

Hidup di alam penjara harus pintar-pintar mengisi waktu yang lowong dengan kreativitas. Itulah yang dilakukan para narapidana (Lapas) Klas III Tanjung.

IBNU DWI WAHYUDI, Tabalong

Saat wartawan datang ke lapas, tiga narapidana terlihat serius berkreasi. Mereka memegang  pisau kecil, gergaji dan potongan triplek di salah satu ruang Lapas Tanjung yang disebut bengkel kerja, Rabu (14/3) kemarin.
Apa yang dibuat? Tak lain miniatur unik, salah satunya adalah landmark kota Tajung,  Monumen Tugu Obor Mabuun.


Keuletan tangan mereka terlihat dari caranya menyusun potongan tripleks menjadi kerajinan. Meski dari kayu, namun hasilnya tidak jauh beda dengan aslinya, kecuali corak dan ukurannya.


Sebenarnya tidak hanya miniatur ikon kebanggan warga Bumi Saraba Kawa yang dibuat. Para napi ini juga bisa membuat  miniatur kapal pesiar yang tidak kalah menariknya.

  Zainal, salah seorang narapidana mengatakan membuat miniatur obor membutuhkan waktu tiga hari. Lama juga? Tidak. Dalam sehari mereka hanya punya waktu dua jam untuk membuatnya. Selain itu,   mereka juga punya jadwal lain yang telah diatur lapas.Setidaknya pengerjaan berlangsung sejak pukul 09.00 Wita hingga 11.00 Wita.
 
Meski demikian, dia sendiri merasa sangat bersyukur bisa mengerjakannya. Pasalnya, selain bisa mengasah keterampilan, juga menghasilkan uang.   "Uang itu nanti buat saya belanja ke koperasi," sebutnya.

Satu miniatur dijual Rp300 ribu sampai Rp350 ribu. Dia berpromosi pemesanan bisa mendatangi Lapas Tanjung yang beralamat di Maburai Kecamatan Murung Pudak.

Zainal dan dua kawannya mendapatkan pelatihan itu dari hasil binaan kemandirian Lapas Klas III Tanjung. Program tersebut sengaja diadakan untuk menambah keterampilan narapidana selama menjalani masa hukuman.

Sebenarnya, ada enam orang yang sempat mengikuti program kemandirian. Tiga orang diantaranya telah bebas, sehingga tersisa tiga orang pengrajin. Walau begitu, petugas Lapas akan mencari warga binaan lain untuk mengikuti jejak mereka.

Kepala Lapas Klas III Tanjung, Herliadi mengatakan, pembinaan keterampilan itu sejak lama dilaksanakan. "Ini adalah program unggulan Lapas," katanya.

Berhasilnya program itu sudah terbukti karena ada pemesanan dari masyarakat luar, meski jumlahnya tidak menentu. Pernah paling banyak enam buah. "Biasanya untuk cendera mata. Yang beli dari kalangan pegawai negeri," ujarnya.

Dia mengatakan dengan pembekalan itu setidaknya para napi bisa mempunyai bekal ketika bebas nanti. "Setidaknya ketika tidak punya pekerjaan tetap, mereka bisa mengembangkannya sendiri untuk mendapatkan penghasilan," pungkasnya.    (ibn)

 


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 07:05

Memahami Selera Fashion Leluhur dari Busana Pengantin Banjar Abad 15-19

BANJARMASIN -Mengusung suara dari masa lampau, bukan berarti Kawang Yoedha anti perubahan. Kreasi modern…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:17

Mega Proyek Siring Laut, Jaksa Minta Jangan Curang

KOTABARU - Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Indah Laila, meminta jangan ada yang curang terkait pekerjaan…

Jumat, 12 Oktober 2018 09:39

Sembilan Pengungsi Palu "Terdampar" di Banjarmasin, Begini Nasibnya

Empat hari bertahan hidup tanpa bantuan. Melihat penjarahan di mana-mana. Sembilan pengungsi berlayar…

Senin, 01 Oktober 2018 11:17

Nobar Film G30S/PKI, Memahami Sejarah Lewat Film

BANJARMASIN - Mengenang dan memahami sejarah. Itulah misi dari nonton bareng film G30S/PKI yang digelar…

Minggu, 30 September 2018 11:18

Perkantoran Pemprov Kalsel Dijadikan Wisata Edukasi

Menjelang Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38, kawasan Perkantoran Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, disulap…

Senin, 24 September 2018 09:29

Yurien, Satu-Satunya Anggota Patwal Wanita Dishub Banjarbaru

Pria dan wanita memang beda, tapi soal pekerjaan mungkin kaum Hawa bisa sebanding dengan kaum Adam.…

Sabtu, 22 September 2018 13:31

Menjenguk Rumah Berbasis Lingkungan Milik Perkumpulan Pusaka Tabalong

Mungkin ini bisa menjadi contoh bagi yang ingin membangun rumah atau kantor. Ternyata barang bekas bisa…

Jumat, 21 September 2018 09:15

Kisah Mengharukan Perjuangan Para Honorer di Desa-Desa Terpencil

Benar kata mereka: Tak habis kisah jika menceritakan para guru honorer. Dengan perjuangan itu, layak…

Kamis, 20 September 2018 09:47

Sebelum Kuliah, Para Tersangka Perusakan Gedung Dewan Lapor Kantor Polisi Dulu

Empat dari tujuh mahasiswa yang menyandang status tersangka mencerutakan pengalaman mereka selepas unjuk…

Kamis, 13 September 2018 12:05

YS Agus Suseno, Penyair Banjar Yang Berani Menohok Rezim

Meminjam istilah sastrawan Seno Gumira Ajidarma: ketika jurnalisme dibungkam, maka mestinya sastra harus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .