MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 17 Maret 2018 05:22
YESS !!! Pemerintah Pusat Bantu Bangun Rusunawa
RUMAH SUSUN: Rusunawa di Jalan Tembus Mantuil, Banjarmasin Selatan. Pemko mengusulkan tambahan pembangunan rusunawa baru di Muara Kelayan.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Pemerintah pusat sudah memberi lampu hijau. Untuk kucuran bantuan pembangunan rusunawa (rumah susun sewa) di Muara Kelayan. Syaratnya, pemko harus lekas membereskan sisa bangunan warga yang belum dibebaskan.

"Kalau lancar, usulan rusunawa ini bisa dilelang tahun ini juga. Banjarmasin bakal punya rusunawa lagi," kata Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Banjarmasin, Ahmad Fanani Saifudin.

Banjarmasin baru memiliki tiga rusunawa. Semuanya berdiri di Jalan Tembus Mantuil, Kelayan Selatan. Rusunawa keempat hendak dibangun di kawasan yang sama, Banjarmasin Selatan. Tepatnya di Jalan KS Tubun, tapi rencana itu gagal. Setelah mendapat penolakan sengit dari warga sekitar.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bahkan menjanjikan rusunawa yang lebih baik. "Dulu tipe 21, model lama. Buka pintu depan, seisi rumah sudah terlihat. Tampak WC dan dapur. Kurang manusiawi," ujarnya.

Model terbaru, tipe 36, disebutnya lebih layak untuk dihuni. Karena punya sekat-sekat untuk memisahkan ruang depan, belakang dan kamar mandi. Mampu memberi privadi kepada penghuninya. "Tipe 36 ini sudah seperti rumah," imbuhnya.

Rusunawa tipe 36 ini punya empat lantai. Berapa nilai bantuannya dalam rupiah, Fanani mengaku belum mendapat informasi. Tugasnya sekarang adalah fokus menuntaskan pembebasan di Muara Kelayan. Kementerian menegaskan syarat utama pencairan bantuan adalah status lahan yang clean and clear (bebas masalah).

Skala pembebasan permukiman di bantaran Sungai Martapura itu mencapai dua hektare. Menggusur 175 bangunan warga. Tersisa, masih ada sembilan bangunan warga yang bertahan. Ganti ruginya telah dititipkan ke Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin. "Saya sudah bertemu pihak pengadilan. PN sedang memprosesnya," pungkas Fanani.

Diwartakan sebelumnya, selain untuk pembangunan rusunawa, pembebasan Muara Kelayan juga untuk melanjutkan megaproyek penyiringan Sungai Martapura. Menyambung ke Muara Kelayan, tahun ini pengerjaan Siring RK Ilir dilanjutkan. Dengan menelan anggaran Rp6,5 miliar. (fud)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 16:12

Dafam Awali Tahun Dengan Silaturahmi

BANJARBARU – Manajemen Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, Rabu (16/1)…

Rabu, 16 Januari 2019 16:04

Masih Dipusingkan Soal DPT

JANGAN DULU memikirkan ide kampanye di Lapas, Pemerintah dan penyelenggara…

Rabu, 16 Januari 2019 14:00

Barito Rekrut Pemain Liga 3

BANJARMASIN – Barito Putera juga mengikat tiga pemain baru. Mantan…

Rabu, 16 Januari 2019 13:36

Proyek Masa Depan, Manajemen Barito Beri Kontrak Jangka Panjang

JAKARTA - Barito Putera mengonfirmasi pemberian kontrak jangka panjang untuk…

Rabu, 16 Januari 2019 12:55

Empat Kabupaten Dalam Siaga Bencana

BANJARMASIN - Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir,…

Rabu, 16 Januari 2019 12:49

Berebut Suara Penghuni Penjara

Narapidana di Rumah Tahanan dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tetap diberikan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:41

Persaingan Mulai Berjalan Tidak Sehat

BANJARMASIN - Telepon seluler Akhmad Zainuddin Djahri terus berdering. Semua…

Rabu, 16 Januari 2019 12:32

Banjir Membuat Dua Kecamatan di Tapin Lumpuh

Banjir selalu menjadi momok di musim hujan. Yang paling menyedihkan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:28

Uji Petik Pendapatan THM, Tujuannya Ini...

BANJARMASIN – Uji petik terhadap pendapatan tempat hiburan malam di…

Rabu, 16 Januari 2019 10:21

Revitalisasi 154 Hektare Kawasan Kumuh

BANJARMASIN – Kawasan kumuh di Banjarmasin di klaim tersisa 154…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*