MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Senin, 19 Maret 2018 13:49
Baliman, Grup Band Lintas Agama di Banua

Satu Misi, Satu Visi

BALIMAN: Arif Riduan, Iskandar, Fini Novitasari dan Zay Decan. Mereka berpose sebelum manggung di Aula Sasana Sehati, Gereja Katedral Banjarmasin, kemarin.

PROKAL.CO, Berawal keinginan menebarkan rasa nasionalisme dan pluralisme di kalangan anak muda. Arif Riduan dan beberapa temannya membentuk sebuah grup band. Diberi nama Baliman Band. Kepanjangan dari Band Lintas Iman. Berikut kisahnya.

ENDANG SYARIFUDDIN, Banjarmasin

Seperti namanya, band ini beranggotakan anak muda dengan latar belakang keyakinan berbeda. Semua agama ada di grup ini.

Kemarin (18/3) pagi, band ini kebetulan hadir di Aula Sasana Sehati, Gereja Katedral Banjarmasin. Mereka diminta menghibur peserta sarasehan jelang perayaan  Paskah 2018. “Kami diundang manggung  untuk mengisi acara di gereja,” kata Arif, leader Baliman.

Dia lantas menceritakan asal mula terbentuknya Baliman. Bermula dari organisasi Forum Komunikasi Pemuda Antar Iman (FKPAI) tahun 2012. Anggotanya ratusan anak muda dari berbagai latar belakang agama.

Forum tersebut sering menggelar diskusi. Karena punya misi yang sama, beberapa orang akhirnya tercetus ide untuk membentuk sebuah grup band. "Kami semua sepakat ingin menebarkan rasa nasionalisme dan pluralisme di kalangan muda Kalsel. Bukan hanya dengan cara diskusi dan seminar saja," kata Arif.

Personelnya, Arif Riduan (cajon), Iskandar (gitar), Zay Decan (gitar), Fini Novitasari (vokal), Linda Colin (vokal), Rita Ria (Vokal), Steven Alfonso (gitar), Sayyid Ahmad (panting), Shasa Jarkasi (vokal) dan Wahyu Prasetia (vokal).

Arif, Iskandar, Zay, Fini, Sayyid, Shasa serta Wahyu tercatat sebagai muslim. Sementara Linda dan Rita memeluk ajaran Katolik. Sedangkan Steven beragama Budha.

“Kami tetap konsisten menjadi band yang memang diperuntukan untuk menebarkan rasa nasionalisme dan pluralisme,” ucap Ole bangga. Ole adalah panggilan untuk Arif.

Baliman memang punya banyak personel. Namun, tak semuanya yang bisa selalu hadir.  Lantaran terbentur aktivitas lain. “Seperti hari ini (kemarin,red) kami cuma berempat. Kami bebas saja, tidak terikat,” tuturnya.

Arif menyebut, mereka mengusung aliran pop dan rock alternatif. Mereka kerap menyanyikan lagu-lagu Coklat, Netral dan Chrisye. “Penampilan di Katedral, kami nyanyikan lagu musikalisasi puisi judulnya Kebhinekaan, lascar Pelangi Nidji dan beberapa lagu popular lainnya,” ujarnya.

Belakangan, jam terbang Baliman makin padat. Mereka menjadi pengisi acara Pemuda Lintas Iman Nasional di Sinode Gereja Kalimantan Evangelis (GKE). Pelantikan pengurus baru mahasiswa Buddha di Vihara Dhamasoka. Ulang Tahun Lembaga Kajian Keislaman Kemasyarakatan (LK3) Banjarmasin. Dan terakhir di Aula Gereja Sasana Sehati. (ma/nur)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Minggu, 13 Mei 2018 05:50

Surat Terakhir Erik Petersen Pria Keturunan Bangsa Viking di Banua Anyar

Erik Petersen adalah keturunan Bangsa Viking. Yang memilih meninggal dunia di Banua Anyar. Warisan Erik,…

Kamis, 10 Mei 2018 18:57

Kisah Nelayan Pulau Laut yang Menolak Keras Pertambangan

Sama seperti hari cerah lainnya, Ari si pemancing ikan gabus, beberapa hari lalu dapat puluhan kilogram…

Selasa, 08 Mei 2018 13:36

Bukan Sibuk Main Mobile Legends, Bocah ini Malah Asik Koleksi Perangko

Kecil-kecil, berani tampil beda. Itulah Muhammad Fahriza. Hobinya tak biasa. Jika anak seusianya sibuk…

Senin, 07 Mei 2018 14:17

Mengunjungi Pasar Kajut Edisi ke-IV, Menjual Apa Saja yang Penting Keren

Orang Indonesia mengenal Pasar Kaget. Anak muda Banjarmasin mengenal Pasar Kajut. Inilah wadah banyak…

Sabtu, 05 Mei 2018 19:41

Curahan Lirih dari Pulau Laut: "Mau Tinggal di Mana Kami"

Aksi menolak penambangan batubara di Pulau Laut, Kotabaru, terus dilancarkan. Beragam cara dilakukan…

Sabtu, 05 Mei 2018 12:39

Kisah Mereka yang Ditolak Pulang dari Rumah Singgah Baiman

Rumah Singgah Baiman didirikan untuk menampung ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), pengemis, gelandangan,…

Jumat, 04 Mei 2018 14:17

Mengintip Aktifitas Pelatih Karate Cantik di Banjarmasin

Helda Wahdini punya paras cantik. Tapi di balik kecantikannya orang tidak menduga kalau dia ternyata…

Kamis, 03 Mei 2018 12:27

Eter Nabiring, Penjaga Adat dan Tradisi Suku Dayak Halong

Gelisah akan kemajuan zaman yang menggerus kearifan lokal dan budaya warisan nenek moyang, Eter Nabiring,…

Kamis, 03 Mei 2018 12:03

Hardiknas Berbarengan dengan USBN SLB

Ricky Joevani begitu pendiam. Saat diwawancara, dia lebih banyak mengangguk dan tersenyum. Sesekali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .