MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Senin, 19 Maret 2018 14:19
Tamiya Tetap di Hati Penggemarnya
NOSTALGIA; Tamiya sejak booming pada tahun 90-an, mobil mainan balap ini masih banyak digemari sampai sekarang. Peminatnya beragam, dari anak hingga orang dewasa.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Mobil-mobilan dengan rangka terbuat dari plastik melaju kencang di lintasan. Rintangannya beragam mulai dari trek lurus, berkelok-kelok, menanjak, hingga menurun. Saking cepatnya tak jarang membuat terhempas dan terguling keluar lintasan.

Teriakan kesal sang pemilik, ditambah decak kagum atau tawa dari para penonton sering kali terdengar nyaring di sekitar lintasan. Sang pemilik mobil mainan langsung sigap meraihnya, memperbaiki, dan tak jera meluncurkan kembali di lintasan.

Begitulah gambaran suasana ajang balap Tamiya yang dulu kerap digelar di beberapa tempat di kota Banjarmasin. Kini hampir jarang ditemukan lomba adu cepat mobil Tamiya. Namun, bukan berarti kehilangan penggemarnya.

Zulkifli menganggap bahwa mobil balap yang sempat tren di tahun 90-an itu masih tetap mengasyikkan dimainkan hingga kini. Para penggemarnya tak hanya kalangan remaja. Tapi juga para orang dewasa. "Bagi para pencintanya, dahulu mobil mini yang digerakkan oleh mesin dinamo serta baterai ini tak hanya menjadi sebuah hobi saja. Tapi, juga sebagai pelepas penat," ujar penggemar Tamiya dari Banjarmasin ini.

Zulkifli masih teringat saat Tamiya menjadi primadona dan merajai posisi mobil balap mainan. Tidak hanya sore hingga malam hari orang memainkannya. Bahkan, setiap bulannya selalu ada kejuaraan. "Kalau sekarang tak seheboh dulu. Bahkan bisa jadi cuma sekadar benda koleksi atau pajangan," tuturnya.

Menurut Zulkifli, ada beberapa alasan membuat Tamiya kini jarang dimainkan. Paling banyak beralasan karena Tamiya telah digeser dengan keberadaan mobil-mobil yang dikendalikan melalui remote control (RC). Apalagi harga mobil RC kini cukup terjangkau.

Namun, serunya memainkan Tamiya membuatnya masih selalu ada di hati para pencintanya. Salah satunya jika berhasil mencapai garis finis, dan meraih peringkat pertama. "Ada rasa bangga kalau bisa melewati beberapa putaran tanpa keluar lintasan dan jadi juara. Selain itu, yang namanya sudah hobi, pasti tak akan pernah puas hanya buka atau merakit Tamiya dari kotaknya lalu dimainkan. Yang seru itu, duduk bareng sesama pencinta, utak-atik mesin bareng, balapan bareng," tuntasnya.(war/ma/dye)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*