MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 21 Maret 2018 12:59
Paman Pentol Dibegal, Pelaku Dikejar Warga Sampai ke Gunung
LOKASI SEPI: Di pinggir jalan raya Limpasu inilah lokasi penganiayaan terhadap Pura (40) penjual pentol keliling.

PROKAL.CO, BARABAI - Kejahatan jalanan kembali terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Kali ini penjual pentol (bakso tusuk-red) keliling  yang menjadi korbannya.

Adalah Pura (40), warga Bukat Barabai yang mengalami kejadian ini.  Dia mengalami dua luka menganga di punggung belakang dan bahu bawah,  sepanjang  30 sentimeter.

Hal ini terjadi pada Minggu (18/3) malam lalu. Saat itu, Pura  sedang berkeliling berjualan pentol di Desa Limpasu HST, 18 kilometer dari Kota Barabai rumah korban. Saat berada di dekat tempat penggilingan padi Limpasu dirinya diberhentikan oleh dua orang pria yang mengendarai sepeda motor Satria F. Dikira hendak membeli jualannya, Pura (40) tidak menaruh curiga.

"Dua pelaku sempat makan pentol korban, lalu korban tiba-tiba diparang di punggung," ungkap warga Limpasu yang tidak mau disebut nama.

Dia menjelaskan, kejadian tersebut cepat diketahui warga sekitar karena dekat dengan rumah warga. Dua tersangka  sempat dikejar warga serta pihak Kepolisian Polsek Limpasu.

Keduanya melarikan diri keareal persawahan arah pegunungan Meratus. Bahkan saking paniknya kedua tersangka meninggalkan sepeda motornya. Korban yang luka akhirnya dibawa ke RS Damanhuri Barabai.

Kepala Kepolisian Resor Hulu Sungai Tengah Ajun Komisaris Besar Polisi Sabana Atmojo melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Ajun Komisaris Polisi Ismat Wahyudi, mengatakan tersangka penganiayaan berjumlah dua orang. Dia menjelaskan saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap para tersangka.

"Motifnya masih mengambang dan belum jelas, murni pembegalan atau ada dendam pribadi. Barang-barang korban tidak ada yang dibawa tersangka," jelasnya.

Sementara itu,  Kepala Kepolisian Sektor Limpasu Inspektur Polisi Dua Nafrizal mengatakan  pengejaran dan penyisiran di areal persawahan dan gunung, sampai Senin (19/3) pukul 05.00 wita.

"Kami juga dalami informasi dari temuan sepeda motor kedua tersangka yang tertinggal ini," ungkapnya.

Pihaknya pun, sudah memeriksa saksi yang berada dekat dengan tempat kejadian. Saat ini pihaknya masih fokus melakukan pengejaran kedua tersangka. Sehingga nantinya terungkap motif yang sebenarnya terkait kasus penganiayaan penjual pentol Pura (40) ini.

"Saya juga sempat menjenguk korban, informasi terakhir korban sudah dioperasi lukanya. Saat ini kondisinya mulai membaik," jelasnya.

Pura dirawat di ruang Yakud RS Damanhuri Barabai. Pihak keluarga enggan berkomentar karena mengaku masih terkejut akibat kejadian itu.  

Radar Banjarmasin juga sempat mendatangi tempat kejadian di Desa Limpasu. Lokasi kejadian berada di jalan raya Limpasu, yang berbatasan dengan Kecamatan Birayang. Lokasinya minim penerangan jalan umum. Jika malam hari tempat tersebut sepi.
(zay/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*