MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 21 Maret 2018 13:22
Ditengarai Ilegal, Warga Keluhkan Penambangan di Batang Alai Selatan
DIKELUHKAN: Alat berat yang mengeruk galian C di Desa Aduhum Batang Alai Selatan.

PROKAL.CO, BARABAI - Aktivitas galian C di Kecamatan Batang Alai Selatan Hulu Sungai Tengah (HST) menuai protes masyarakat. Aktivitas penambangan yang diduga tidak memiliki izin ini meresahkan karena mencemari lingkungan.

Aktivitas galian C berada dibeberapa desa di Kecamatan Batang Alai Selatan. Mulai dari Desa Anduhum, Wawai, Mandam, Tanah Habang dan Desa Rangas.

Salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya mengatakan lalu lalang truk pengangkut material  membuat ketenangan desa terganggu. Debu, bising dan ceceran material tanah di jalan membuat polusi lingkungan. Parahnya,   jika datang hujan jalan menjadi becek dan licin dan membahayakan masyarakat sekitar.

"Kondisi ini sudah kami rasakannya beberapa tahun terakhir ini. Alasannya mereka mengangkut tanah untuk proyek irigasi Waskita," ungkapnya.

 Sekretaris Forum Masyarakat Murakata Peduli Hukum Taufik Rahman mengungkapkan, aktivitas galian C di Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS)  memang sedang dikeluhkan warga. Pihaknya baru mengaku aktivitas galian C ini sekitar dua tahun terakhir.

Parahnya berdasarkan penelusuran pihaknya, seluruh aktivitas galian C di Kabupaten HST, termasuk di Kecamatan BAS tidak memiliki izin dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kalsel alias ilegal.

"Kami pernah menanyakan aktivitas galian C ini ke Dinas ESDM. Karena Dinasnya tidak ada di HST jadi kami layangkan surat tertulis langsung ke Provinsi," ucapnya, Selasa (20/3) kemarin.

Dia menambahkan, apapun alasannya seharusnya jangan sampai ada pembiaran seperti saat ini.  

"Apalagi diketahui aktivitas ini berlangsung sekian tahun, dan merusak lingkungan. Saya juga berharap Pemerintah dan kawan-kawan pemerhati lingkungan lainnya ikut bergerak dan bersuara menyikapi hal ini," tegasnya.

Sementara itu Tokoh Masyarakat Pantai Hambawang Udin Palui menegaskan, seharusnya aparat dan Dinas terkait melakukan penindakan menyikapi galian C ilegal ini.

"Tindakan pertama hentikan aktivitasnya. Kalau ada bukti di lapangan silakan proses secara hukum," tegasnya.(zay/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 16:12

Dafam Awali Tahun Dengan Silaturahmi

BANJARBARU – Manajemen Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, Rabu (16/1)…

Rabu, 16 Januari 2019 16:04

Masih Dipusingkan Soal DPT

JANGAN DULU memikirkan ide kampanye di Lapas, Pemerintah dan penyelenggara…

Rabu, 16 Januari 2019 14:00

Barito Rekrut Pemain Liga 3

BANJARMASIN – Barito Putera juga mengikat tiga pemain baru. Mantan…

Rabu, 16 Januari 2019 13:36

Proyek Masa Depan, Manajemen Barito Beri Kontrak Jangka Panjang

JAKARTA - Barito Putera mengonfirmasi pemberian kontrak jangka panjang untuk…

Rabu, 16 Januari 2019 12:55

Empat Kabupaten Dalam Siaga Bencana

BANJARMASIN - Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir,…

Rabu, 16 Januari 2019 12:49

Berebut Suara Penghuni Penjara

Narapidana di Rumah Tahanan dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tetap diberikan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:41

Persaingan Mulai Berjalan Tidak Sehat

BANJARMASIN - Telepon seluler Akhmad Zainuddin Djahri terus berdering. Semua…

Rabu, 16 Januari 2019 12:32

Banjir Membuat Dua Kecamatan di Tapin Lumpuh

Banjir selalu menjadi momok di musim hujan. Yang paling menyedihkan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:28

Uji Petik Pendapatan THM, Tujuannya Ini...

BANJARMASIN – Uji petik terhadap pendapatan tempat hiburan malam di…

Rabu, 16 Januari 2019 10:21

Revitalisasi 154 Hektare Kawasan Kumuh

BANJARMASIN – Kawasan kumuh di Banjarmasin di klaim tersisa 154…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*