MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

LIFESTYLE

Senin, 02 April 2018 16:50
Tamara Mayaretta, si Gadis Yellow

Kuning Bikin Bahagia

Tamara Mayaretta

PROKAL.CO, “Berbeda itu bukan masalah”. Kalimat itu diucapkan Tamara Mayaretta. Sadar akan kegemarannya yang tak biasa, perempuan 20 tahun ini menyebut dirinya; maniak kuning.

Tia Lalita Novitri, Banjarmasin

Minggu (25/3), saya mampir ke rumah Tamara. Di Jalan Sultan Adam, Kompleks Mandiri Lestari, Blok A1. Tempat tinggalnya itu berada di sisi kanan jalan, berpagar hitam.

Dari luar, rumahnya tampak biasa saja. Tak ada tanda-tanda jika penghuninya penyuka warna kuning.

Beberapa saat kemudian, perempuan berperawakan sedang membukakan pintu. Mengenakan busana syar’i berwarna kuning, dengan sedikit variasi hitam di pergelangan tangan. Itulah Tamara. Ia pun mempersilakan masuk.

Sama halnya di teras rumah, belum tampak adanya ornamen kuning di ruang tamu. Yang menandakan ia betul-betul pencinta kuning.

Di rumah, Tamara memang tinggal bersama kedua orang tua dan adik laki-lakinya.

“Heran ya? Kalau mencari yang ada kuning-kuning bukan di sini. Ayo ikut aku,” ucapnya sambil tersenyum. Kami pun berjalan menuju sebuah pintu di sisi kanan rumah. Ternyata itu kamar Tamara.

Begitu membuka pintu kamar, mata langsung disambut dengan warna cerah. Satu kalimat saja; kuning di mana-mana. 180 derajat berbeda dengan ruang utama. Yang cenderung memakai warna-warna gelap seperti hitam dan krim redup.

Kamar itu tak seberapa besar. Luasnya hanya sekitar 3x2,5 meter persegi. Lemari pakaian dua pintu berada di sisi kanan. Sementara di kiri terdapat beberapa hiasan dinding yang berjejer rapi. Warnanya? Sudah pasti kuning. Begitu juga dengan kasur, komplet dengan sarungnya.

Di atas kasur juga ada bantal hias yang tersusun rapi. Bentuknya beragam. Ada kupu-kupu, telapak tangan, boneka, dan wajah karakter beruang fiksi, Winnie the Pooh. Semua warna dasarnya, kuning.

Aksen kuning tak cuma diterapkan pada tempat tidur ataupun aksesori kamar. Dinding dan plafon juga dicat dengan warna keramat itu. Termasuk di kamar mandi.

Tamara juga penggemar Winnie the Pooh. Tujuh stiker karakter kartun itu menempel cantik di dinding kamarnya. Ada pula yang berbentuk lampu tidur, case smartphone, figura dan termos kecil. Semuanya tersusun rapi di rak dinding minimalis. Warnanya? Lagi-lagi kuning.

“Warnanyalah yang bikin aku suka Winnie the Pooh,” sebut putri sulung pasangan Yayat dan Damayanti itu.

Kecintaannya pada warna kuning dimulai sejak 2010 silam. Ketika baru masuk SMA.

Awalnya tak sengaja. Kala itu Tamara senang mengumpulkan barang-barang berwarna cerah. Merah, pink, oranye, putih dan kuning. Mulai dari peralatan belajar hingga aksesori.

“Pas dikumpulkan, eh kok banyakan kuning ya?,” imbuhnya tertawa. Sejak saat itu, ia perlahan menambah koleksi. Sampai akhirnya, disebutnya lebih dari seratus benda berwarna kuning terkumpul. Kotak pensil jadi barang kuning pertama yang ia punya.

Bagi Tamara, warna kuning memberinya kebahagiaan. Tidak ada istilah mata sakit ataupun risih ketika ia melihat cerahnya warna tersebut.

Saking cintanya dengan kuning, barang sekecil jarum pentul pun mesti berwarna kuning. Begitu juga dengan peralatan ibadah. Sajadah, tasbih, mukena hingga Alquran plus mejanya.

Demi mendapatkan barang berwarna kuning, Tamara rela mesti menunggu berminggu-minggu untuk memperolehnya. Alquran misalnya.

Ceritanya, saat itu ia menonton acara televisi yang mengulas tentang barang-barang unik. Kebetulan topiknya Alquran berwarna-warni. Seketika Tamara berniat menghubungi pengada Alquran tersebut.

Lewat Instagram, ia pun berhasil memesan yang diinginkan. Dua pekan kemudian, kiriman paket dari Pulau Jawa itu tiba di rumahnya.

“Beberapa hari yang lalu jaket jins kuning pesananku sampai. Perjuangan loh, mesti menunggu lima kali open order baru kebagian,” kata staf bisnis di salah satu tv lokal di Banjarmasin tersebut.

Peralatan kecantikan juga harus kuning. Dia bahkan pernah membuat sebuah toko online kerepotan. Mencarikan paket kuas make up warna kuning.

Lantaran tak mendapati warna yang dicari, Tamara lantas mengirim pesan melalui direct message. Lewat percakapan teks yang cukup alot, Tamara akhirnya mendapatkan kuas kuning. Sesuai dengan keinginannya. “Owner-nya repot-repot mencari paket brush kuning buat aku,” ujarnya.

Begitulah perempuan kelahiran Banjarmasin, 14 Desember 1995 itu menceritakan kegemarannya. Sambil sesekali ia menunjukkan koleksi yang terdapat di tabung kuning. Setelah dibongkar, lagi-lagi kuning. Isinya; pulpen, pensil, kipas mini, kaus kaki, belasan dompet kecil, sikat gigi, tongsis dan masih banyak lagi.

Selain pemberian dan membeli, Tamara memperoleh koleksinya dari membujuk orang lain. Rekan kerja salah satunya. Sebut saja ketika dia mendapatkan flashdisk berwarna kuning.

Kala itu dia diminta oleh temannya menyalin data kantor. Kebetulan flashdisk yang diserahkan padanya berwarna kuning.
Lalu, apa yang terjadi? Dengan sedikit merengek, Tamara akhirnya menukar flashdisk 16GB miliknya dengan flashdisk temannya itu. Kapasitasnya cuma 8GB. “Tidak masalah lebih kecil, yang penting warnanya,” imbuhnya.

Lima bulan bekerja di kantor tersebut, hampir seluruh karyawan tahu dengan kegemaran Tamara. Niluh salah satunya. Bukannya memanggil nama asli, Niluh menyapa Tamara dengan sebutan “Yellow”. Begitu pula yang lain.

Tak jarang Tamara mendapat kiriman foto yang menyangkut warna kuning. “Pernah suatu ketika mereka mengirimkan foto interior mobil racing yang isinya kuning semua,” kenangnya.

Sifat fanatiknya mendapat dukungan keluarga. Tak jarang ayah dan ibunya datang membawa sesuatu yang berwarna kuning. Misalnya handuk dan kaus kaki.

Bahkan ayahnya rela mengecat sendiri tiang penggantung tas milik Tamara. Agar warnanya sesuai dengan kesukaan sang anak.

Kuning paling ideal bagi Tamara adalah kuning kulit lemon segar. Tone warnanya berada di tengah-tengah. Tidak pucat dan tak juga tua. Meski begitu, ia takkan menolak apapun barang kuning yang disodorkan padanya. Bahkan kemasan tisu sekalipun.

Tak sekadar hobi mengoleksi, kegemaran itu mengajarkannya beberapa hal. Yakni kerja keras, konsistensi dan percaya diri.

“Dosenku pernah berkata, kita harus bisa mem-branding-kan diri di antara orang lain. Dan inilah branding-ku; Tamara pencinta kuning,” pungkasnya. (mr-150/at/nur)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 18:18

Konser Amal Melly Goeslaw di Banjarmasin Hasilkan Dana Rp427 Juta

BANJARMASIN - Melly Goeslaw kembali datang ke Banjarmasin. Dia menyanyi di Hotel Royal Jelita, kemarin…

Jumat, 10 Agustus 2018 11:19

Kecanduan Challenge di Instagram

Bagi pengguna aktif media sosial Instagram, akhir-akhir ini timeline aplikasi ini lumayan banyak dipenuhi…

Jumat, 10 Agustus 2018 11:16

Mencoba Pasar Mancanegara

Menganut genre Rock n Roll kombinasi Blues, Crossroad punya idealisme untuk memasarkan karyanya di pasar…

Jumat, 10 Agustus 2018 11:12

Hanya Punya Waktu Akhir Pekan

Memutuskan masuk dalam dunia kerja, model cantik asal Banjarmasin, Puteri Jessica dengan berat hati…

Kamis, 09 Agustus 2018 09:33

Tampil Tanpa Personel Lengkap

Salah satu band asal Kotabaru, Mosh Band akan menjadi salah satu band lokal yang berpartisipasi dalam…

Selasa, 07 Agustus 2018 10:33

Enjoy Meski Minim Waktu Luang

Aktif menjadi penari di salah satu sanggar di Marabahan serta juga menjalankan profesi sebagai guru,…

Selasa, 07 Agustus 2018 10:03

Dari Dancer jadi Hijaber

Siapa sangka, Rifka Amalia yang merupakan seorang model serta finalis 10 besar Puteri Kalsel 2017 ini,…

Selasa, 07 Agustus 2018 09:53

Bukan Sekadar Kangen-kangenan

Naffas Reborn ! Sebenarnya bukanlah band baru di Banua, bahkan tergolong senior. Ejaan "Naffas" pada Naffas Reborn tentu bagi pencinta musik Banua bukanlah nama yang asing bagi perjalanan dan eksistensi band-band asal Kalsel.…

Jumat, 03 Agustus 2018 15:15

Dodhy Kangen Band Garap Video Klip Bertema Polisi di Banua

Bagi anda penikmat musik tanah air, tentu tidak asing dengan nama Dodhy Kangen Band. Ya, gitaris yang…

Jumat, 03 Agustus 2018 14:53

Fokus Cover Lagu Dewa 19

Rockin 19, band asal Banua ini akan menjadi salah satu dari 30 lebih band lokal yang akan mengisi konser…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .