MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 05 April 2018 11:49
Spesialis Pencuri Mobil Trans Kalimantan Dibekuk
DIAMANKAN: Mobil-mobil hasil curian yang berhasil disita aparat Polres Tanah Bumbu. Foto: KARYONO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BATULICIN - Polres Tanbu membekuk komplotan spesialis pencuri mobil bak terbuka Trans Kalimantan. Pelaku berjumlah dua orang, bernama Sarjono Jhoni Bachtiar (38) dan Heriyadi alias Heri.

Wakapolres Tanbu,  Kompol Didik Subiyakto menjelaskan terbongkarnya komplotan spesialis pencuri mobil tersebut berawal dari informasi yang diberikan Julianto. Warga Jalan Kodeco RT 06 Desa Sarigadung,  Kecamatan Simpang Empat ini melaporkan kehilangan mobil pikup yang parkir di depan rumah, dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.

“Berdasarkan laporan korban, polisi langsung bergerak. Pelaku bernama Sarjono Jhoni Bachtiar (38), berhasil dibekuk tim gabungan dari Resmob Polda Kalsel, Polres Tala dan Polres Tanbu, Selasa (27/3) siang sekitar pukul 11.45 Wita di KM 134 Kecamatan Jorong,  Kabupaten Tanah Laut,” jelas Didik, kemarin.

Ketika diamankan, warga RT 1 Kelurahan Sebelimbingan Kecamatan Pulau Laut Utara,  Kabupaten Kotabaru ini sedang berada di rumah istrinya. “Saat penangkapan itu, ada pengiriman surat STNK palsu dari Jawa Tengah,” terangnya.

Dari informasi Sarjono, pencurian dilakukan bersama rekannya bernama Heriyadi alias Herry. Sehari setelahnya, Herry ditangkap oleh anggota Polres Paser, Kaltim.  

“Dari pengakuan mereka, polisi berhasil mengamakan 6 unit mobil Suzuki dan 1 unit Luxio yang sudah dijual,” kata Didik.

Modus yang dipakai pelaku dengan cara merusak kunci pintu dan kunci kontak mobil, kemudian menggantinya dengan yang baru. Sedangkan untuk mengelabui pembeli, pelaku membuat STNK palsu. Pembuatan STNK palsu tersebut dilakukan di Jawa Tengah.

Sejak tahun 2017, pelaku sudah melakukan aksi kejahatan. Dan semua mobil yang dicuri sudah dijual dengan harga antara Rp23 juta sampai Rp28 juta.

Untuk penadah, pihaknya masih mendalami apakah ikut dalam jaringan tersebut atau hanya korban saja. Pasalnya, pembeli juga merasa tertipu karena saat proses jual beli, penjual juga menyertakan STNK. (kry)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Mei 2019 10:27

Dua Pekan Diburu, Pencuri ini Dibekuk

BANJARMASIN - Dua pekan diburu, Fahrul Rozi ternyata sudah dibekuk.…

Sabtu, 18 Mei 2019 09:18

Laporan Adhariani Tentang Politik Uang Beberapa Caleg Dianggap Kedaluwarsa

BANJARMASIN - Bawaslu Kalsel memeriksa caleg Partai Demokrat, Ahmad Heru…

Jumat, 17 Mei 2019 16:01

Polres Balangan Amankan 1,2 Kg Sabu, Begini Kronologinya

PARINGIN – Berawal dari informasi bahwa ada 2 orang laki-laki…

Jumat, 17 Mei 2019 11:11
BREAKING NEWS

Jatanras Polres HSU Hadiahi Dua Timah Panas ke Residivis Bongkar Jok

AMUNTAI - Unit Jatanras Satreskrim Polres HSU berhasil mengungkap tindak…

Jumat, 17 Mei 2019 11:10

Gerebek Sita 4 Paket Sabu

BANJARMASIN - Lebaran bakal dirasakan M Yunus alias Yunus (41)…

Jumat, 17 Mei 2019 11:07

Harus Lebaran di Jeruji Besi

RANTAU - Arianto (28) terpaksa harus lebaran di balik jeruji…

Jumat, 17 Mei 2019 10:58

Pengutil Pasar Antasari Tertangkap

BANJARMASIN - Pedagang di kawasan Sentra Antasari, termasuk Kasbah setidaknya…

Jumat, 17 Mei 2019 10:13

Fakta Sebenarnya Dari Hebohnya Bocah Ditemukan di Gorong-gorong RTH Tapin

RANTAU - Warganet dihebohkan dengan video adanya penemuan seorang anak…

Jumat, 17 Mei 2019 09:34

Kasihan, Pencuri HP Tak Jadi Dipenjara

BANJARMASIN - Meski bonyok Sufiansyah (40) patut bersyukur tak terseret…

Kamis, 16 Mei 2019 10:23

Lima Wanita di Salam Babaris Terindikasi Kupu-kupu Malam

RANTAU - Kali ini jalan hauling Riyong Kecamatan Salam Babaris,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*