MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 06 April 2018 14:21
TUH RASAIN..!! Predator Anak Didor, Penyergapan Diatas Kapal Berlangsung Dramatis
BABAK BELUR: Aswan Edi saat dirawat di rumah sakit. Pelaku pencabulan belasan anak ini melawan petugas polisi saat hendak ditangkap. FOTO ZALYAN SHODIQIN ABDI/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, KOTABARU - Lari dengan beban dosa mencabuli belasan anak, Aswan Edi di-dor petugas di atas kapal yang akan membawanya ke Sulawesi. Petugas tidak bisa mengambil risiko, sebab pria berangasan ini melawan sebisa-bisanya saat akan ditangkap, Kamis (5/4) sore kemarin.

Aswan Edi datang ke desa transmigrasi Sembega, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru, empat bulan silam. Namun, perbuatan asusila pemuda 29 tahun itu baru terungkap sepekan lewat. Desas-desus beredar, pemuda yang bekerja serabutan itu telah mencabuli banyak anak SD. Total ada belasan korban.

Kasus ini terkuak, saat salah satu orang tua korban melihat gelagat aneh pada anak lelakinya. Anak lelaki korban sodomi itu kedapatan menciumi adik lelakinya.

Marah, orang tua pun memukul anaknya dan akhirnya membawanya ke rumah sakit. Di rumah sakit akhirnya terkuak jika anak lelaki yang menciumi adiknya itu hanya menirunya perbuatan Aswan kepadanya.

Gegerlah kampung. Orang tua si anak kemudian segera melapor ke Polsek Pulau Laut Tengah, Selasa (2/4) tadi. Dari informasi yang dihimpun, cara Aswan mendekat anak-anak itu dengan iming-iming uang. Kasus ini terjadi sejak Februari 2018 tadi.

"Jadi menular ya penyakit begitu. Soalnya anak yang disodomi jadi suka sama sesama jenis begitu," ujar Duki, warga Kotabaru.

Mendapat laporan dan mendengar keresahan masyarakat, Kepala Kepolisian Resor Kotabaru Ajun Komisaris Besar Polisi Suhasto segera menugaskan anggota kepolisian memburu pelaku.

"Perintahnya harus dapat," ujar Kepala Kepolisian Sektor Pulau Laut Tengah, Inspektur Dua Pato.

Empat orang polisi segera diturunkan memburu. Nama dan dan foto pelaku didapat. Ikut dalam perburuan tersebut adalah Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pulau Laut Tengah Ajun Inspektur Polisi Dua Ade Purwanto.

Kepada Radar Banjarmasin, Ade bercerita perburuan dramatis itu. terlambat sedikit barangkali Aswan sudah meninggalkan pulau. Dia kabur ke arah Teluk Kemuning, sekitar 80 kilometer dari Sembega.

Dengan kecepatan maksimal, mereka mengejar Aswan ke Teluk Kemuning. Di sepanjang jalan, para polisi menanyai warga, sopir dan tukang ojek. " Jadi metode pengejaran sistem tanya-tanya warga saja," ujarnya.

Sampai Teluk Kemuning nihil. Aswan sudah tidak ada di sana. Sinyal susah, membuat polisi yang memburu kelimpungan karena sulitnya koordinasi. Anggota Buser yang ikut mengatakan, mereka hampir tidak tidur seharian karena melakukan pencarian.

Namun para saksi mata terus ditemukan. Ada yang melihat Aswan di Desa Lontar, polisi memburu ke sana. Aswan berpindah lagi. Kamis (5/4) dini hari tadi, informasi terbaru mereka dapatkan, Aswan menuju pelabuhan Stagen sekitar 10 kilometer dari pusat kota. Dia mau kabur ke Sulawesi.

Balik kanan. Para polisi meng- gas mobil dalam-dalam. Sekitar pukul 15.00 Kamis sore polisi tiba di pelabuhan. Aswan kabarnya sudah di dalam kapal. Anggota Buru Sergap Polres Kotabaru juga sudah datang dan berjaga. Polisi Air juga memantau di kejauhan, menjaga kalau Aswan nekat melempar diri ke laut.

Benar saja, Aswan ada di dalam kapal Sabuk Nusantara yang melayani rute Pulau Laut Kotabaru - Sulawesi. Tanpa ba bi bu, Ade segera membekuk Aswan dari belakang. Namun pemuda itu tangguh. Dia melawan dan sempat melayangkan tendangan di bagian pelipis anggota polisi yang ada di depannya.

Para penumpang kapal yang melihat kejadian itu spontan merubungi Aswan. Ada yang penasaran, ada yang mau membantu. Aswan terus melakukan perlawanan membabi-buta. Gaduh.

Tak ada jalan lain. Aswan berusaha kabur dengan membahayakan penumpang lain. Petugas polisi akhirnya menembak kakinya. Aswan roboh setelah di-dor.

Polisi kemudian membawa Aswan ke RSUD Kotabaru. Dari informasi yang dihimpun, sudah ada pengakuan lima orang anak SD di Sembega yang disodomi Aswan. Juga ada banyak anak lainnya yang dicabuli.

Kepada Radar Banjarmasin, Suhasto berjanji mendalami dan mengembangkan kasus tersebut.

"Apakah masih ada korban lainnya masih kita dalami. Mengingat pelaku pernah juga tinggal di Teluk Kemuning, di sana banyak anak-anak kecilnya," ujarnya. (zal/by/ran)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 12:40

Lapas Kelebihan Kapasitas, Dewan: Pisahkan Bandar Narkoba dan Pengguna

BANJARMASIN - Persoalan kelebihan kapasitas di dalam Lembaga Pemasyarakat (Lapas) tak kunjung bisa diselesaikan.…

Selasa, 18 September 2018 15:52

Duel Adu Kuat dengan Adik Ipar, Ilyas Akhirnya Terkapar Bersimbah Darah

BANJARMASIN-M Ilyas (40) akhirnya meregang nyawa setelah duel satu lawan satu dengan Fazri (43) warga…

Selasa, 18 September 2018 10:53

Ibnu Minta Satpol PP Back Up BNN Berantas Narkoba

SATUAN polisi pamong praja dituntut untuk membantu aparat. Apakah itu kepolisian atau BNN (Badan Narkotika…

Selasa, 18 September 2018 10:08

Pencari Barang Bekas Temukan Mayat Tinggal Tengkorak di Bibir Pantai

PELAIHARI - Tak Disangka, berniat ingin mencari barang bekas di sekitar bibir pantai, Jamal alias Rambo…

Selasa, 18 September 2018 10:05

Sebulan Diburu, Jambret ini Akhirnya Berhasil Diringkus

BANJARMASIN - Kerja keras selama sebulan, akhirnya berbuah manis. Personel Opsnal Polsekta Banjarmasin…

Selasa, 18 September 2018 09:58

Hery Sasmita Peluk Erat H Jainuri Saat Pemeriksaan

MARABAHAN - Pengadilan Negeri Marabahan menggelar Pemeriksaan Setempat (PS) kasus pemukulan yang dilakukan…

Senin, 17 September 2018 13:03

NGERII..!! Orang Gila Mengamuk di PAUD, Begini Kejadiannya

BATULICIN - Warga sekitar lingkungan PAUD Ikhlas Membangun di Desa Sungai Danau Kecamatan Satui, mendadak…

Senin, 17 September 2018 12:59

Dibom 31 Kali Setiap Hari, Pilot Heli Sampai Geleng-Geleng

Guntung Damar, Landasan Ulin, Banjarbaru selalu menjadi medan perang antara api dan pemadam. Api tak…

Senin, 17 September 2018 11:53

Asik Mabuk, Tiga Remaja Diamankan

BANJARBARU - Meski masih tergolong anak di bawah umur, ironisnya tiga remaja berinisial AH, 14, NIR,…

Senin, 17 September 2018 10:05

Sisir Jalan Dianggap Rawan, Belasan Pemuda Mabuk Dijaring

BANJARMASIN - Belasan pemuda terjaring operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar jajaran Polsekta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .