MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Senin, 09 April 2018 15:36
Beratnya Perjuangan Nurjenah, Bidan Desa Terpencil di Pulau Burung

Mesin Macet, Mengayuh ke Pulau demi Layani Warga

TETAP CERIA: Nurjannah saat bertugas untuk melayani kesehatan warga pesisir Kalsel. | Foto: Karyono/Radar Banjarmasin.

PROKAL.CO, Nama Nurjenah tidak asing lagi bagi Warga Desa Pulau Burung Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu. Dia terkenal sebagai bidan yang memberikan pelayanan kesehatan bagi warga Desa Pulau Burung.

KARYONO, Batulicin

JANNAH - demikian disapa - lahir di Kotabaru, 5 Juni 1979. Dia berstatus sebagai tenaga bidan PTT Pusat. Sebelumnya, ia pernah bertugas di desa sangat terpencil di daerah pegunungan Desa Hati’f Kecamatan Kusan Hulu selama beberapa tahun.

Jannah mengaku mengabdi di pesisir membutuhkan kekuatan dan ketabahan. Bayangkan, untuk menuju tempat tugas dan kerjanya, dia harus melewati jembatan tinggi dengan pasang surut air laut.

Jannah termasuk bidan ramah, ulet dan sigap dalam melayani warga Desa Pulau Burung.
Ibu dua anak ini menjadi idola, panutan dan kebanggaan bagi warga. Kegiatan Puskesmas desa juga berjalan dengan baik walaupun terkendala masalah pasokan aliran listrik PLN yang tidak ada, karena jauh dari perkotaan dan terpisahkan oleh laut yang membentang.

“Kami cuma berharap kepada pemerintah daerah agar merealisasikan listrik masuk desa agar warga disini dapat menikmati penerangan listrik yang selama ini hanya menggunakan lampu teplok (lampu pelita),” harap Jannah.

Dalam kesehariannya sebagai bidan yang harus berjibaku de-ngan kesibukan melakukan pelayanan kesehatan, khususnya terhadap ibu hamil dan KIA (Kesehatan Ibu dan anak), namun Jannah yang berjiwa sosial tinggi ini tidak mengabaikan tugasnya sebagai seorang ibu terhadap keluarganya.

Dia mampu melahirkan seorang anak yang berprestasi dan sukses menjadi seorang Polisi Wanita (Polwan) yang telah menyelesaikan pendidikannya di Sepolwan Jakarta tahun 2017.
Lalu apa harapannya dari pe-ngabdiannya selama ini?

“Kalau secara pribadi, saya berharap status sebagai tenaga PTT bisa menjadi PNS,” katanya.
Desa Pulau Burung merupakan desa yang dicanangkan oleh pemerintah daerah sebagai Pulau Buah-Buahan.

Desa Pulau Burung ini akan dijadikan desa pariwisata dan di dalamnya ditanami berbagai macam pohon buah-buahan. Seperti buah durian, duku, rambutan, langsat, manggis dan lain-lain.

Desa ini juga merupakan desa tempat kelahiran H Maming, yang merupakan ayah dari Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming. H Maming menjadi kepala desa selama kurun waktu kurang lebih 30 tahun. (kry/by/ran)


BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 14:47

Hari Pertama Penyerahan Berlas Dukungan Calon Anggota DPD RI Asal Kalsel

Membawa tiga kotak besar, Habib Hamid Abdullah melangkah pasti ke sekretariat KPU Kalsel, Minggu (22/4)…

Sabtu, 07 April 2018 11:41

Indahnya Pesona Dayak Meratus di Desa Kapul

Akhir Maret tadi, Pesona Dayak Meratus digelar di Desa Kapul, Kecamatan Halong. Ini kali keempat saya…

Jumat, 06 April 2018 14:10

Gubernur Bantu Modal Usaha Kakek-Nenek yang Asuh Dua Cucu di Kotabaru

Jafar, 50, tidak dapat menyembunyikan isak tangisnya. Rabu (4/4) tadi, Radar Banjarmasin menyerahkan…

Jumat, 06 April 2018 12:03

GEMES..! Radhika Dhafi Pratama, si Model Cilik Berprestasi

Kecil-kecil cabai rawit. Meski masih berusia 5 tahun, Radhika Dhafi Pratama sudah banyak meraih prestasi…

Kamis, 05 April 2018 12:11

Noor Ainah, Wakil Pantomim dari Banjarmasin

Motivasi Noor Ainah untuk bermain pantomim begitu polos. Dia ingin mejeng di halaman koran. Dilihat…

Rabu, 04 April 2018 14:48

Masyarakat Bingung Menyelamatkan Peninggalan Sejarah di Desa Pipitak Jaya

Desa Pipitak Jaya akan tenggelam karena pembangunan bendungan. Masyarakat bingung ingin menyelamatkan…

Selasa, 03 April 2018 15:03

Sulitnya UNBK di Pelosok Pulau, Puluhan Kilometer Cari Sinyal

Edi Rohaedi mesti menempuh puluhan kilometer mencari sinyal internet. Ujian nasional di SMK pelosok…

Selasa, 03 April 2018 14:54

Mengenal Shintya Subhan, Penerjemah Bahasa Isyarat

Dengan gerakan tangan, bibir dan mata, seorang interpreter bisa membuka jendela wawasan kaum difabel.…

Senin, 02 April 2018 17:27

Menelusuri Kesaktian Orang Mandar di Pesisir Kalsel

Pernah dengar kesaktian orang Mandar? Ternyata kesaktian itu ada yang berasal dari ilmu hitam. Tapi…

Senin, 02 April 2018 16:15

Kisah Perjuangan Kakek Nenek Mengasuh Cucu Yatim Piatu

Di usia senja, Jafar dan Nurbayah harus kehilangan anak satu-satunya dan menantu. Mereka kini mesti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .