MANAGED BY:
SENIN
28 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 12 April 2018 14:59
HEROIK..! Satu Penjaga Lawan Belasan Perampok Sarang Walet

Lindungi Keluarga, Istri Diancam Parang

JAGA SARANG WALET: Rumah Zulkipli tepat berada di sebelah sarang walet yang dijaganya. Rumah Maulana berada di dekat rumahnya | FOTO WAHYUDI/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, PARINGIN – Malam belum terlalu larut saat Maulana Tiffani mendengar suara keras dari ruang depan rumahnya, Selasa (10/4) malam. Dia melihat jam, baru pukul 22.30 Wita. Belum sempat pemuda 26 tahun itu berpikir lebih jauh, suara itu terdengar lagi dan Roni, adiknya segera berteriak "Rampook!".

Ternyata pintu rumah mereka telah didobrak dari luar. Saat itu di rumah hanya ada Roni, Maulana dan istrinya, Meliani.

Mereka langsung terdiam setelah para perampok menodongkan senapan laras panjang. “Diam, kalau bersuara saya bunuh,” ujar salah seorang perampok yang menggunakan penutup wajah ala teroris.

Ada belasan perampok yang berada di dalam rumah yang beralamat di Rt 03 Desa Halubau Kecamatan Paringin Selatan. Beberapa juga berjaga di luar rumah. Semua memegang senjata, baik senapan maupun parang, kapak, linggis dan balok kayu.

“Sebagian pakai topeng sebagian tidak, mungkin yang pakai topeng ini orang yang kami kenal,” kata Maulana saat menceritakan hal itu kepada Radar Banjarmasin.

Setelah berhasil melumpuhkan Maulana beserta istri dan adiknya, para perampok merangsek ke rumah Zulkipli. Pria 51 tahun itu adalah ayah dari Maulana. Jarak rumah keduanya tidak sampai 50 meter. Sekeluarga itu menjaga sebuah sarang walet milik seorang pengusaha dari Medan. Sudah tiga tahun ia bersama anaknya menjaga sarang walet tersebut.

“Aneh juga, kami tidak mendengar suara gaduh saat rumah Maulana didobrak, hanya saat mereka mendobrak pintu rumah, saya baru saya kaget,” ungkap Zulkipli.

Tidak mudah bagi para pelaku dalam menerobos rumah Zulkipli yang dihuninya bersama istri Mahrita (40) dan empat orang anaknya yang masih kecil-kecil, Soleh (11), Nabila (8), Shintia (6), Julia (17).

Selain semua pintu dan jendela dilengkapi teralis baja, para perampok juga harus berusaha keras dalam menaklukan Zulkipli. Ayah dari enam orang anak ini memberikan perlawanan sengit bermodalkan sebilah parang menghalau para perampok yang berusaha menerobos masuk lewat jendela depan.

“Tangan sebelah kanan saya memegang parang untuk menghalau para perampok yang sudah bisa menjebol jendela depan, dan tangan kiri memegang ponsel untuk menghubungi kerabat, minta tolong supaya diteleponkan polisi,” tutur Zulkipli.

Suara parang bertemu parang berdenting saat Zulkipli berjihad melindungi keluarganya. Tangisan anak-anak meraung-raung di sudut rumah.

Namun sial, satu dari lima jendela rumah yang berada di bagian belakang tidak dilengkapi teralis baja. Tiga orang perampok berhasil masuk rumah melalui jendela ini.

Mahrita yang bertugas menjaga pintu ruang tengah tak berdaya menahan dobrakan tiga orang perampok, kemudian tersungkur tertimpa pintu.

“Menyerah atau leher istri kamu kami gorok,” salah seorang perampok mengancam Zulkipli.

Melihat leher istrinya dikalungi parang, perlawanan Zulkipli kandas. Ia pun menyerahkan senjatanya kepada perampok lainnya. “Seandainya istri dan anak saya tidak terancam, saya tidak takut duel dengan belasan perampok itu,” tukas Zulkipli geram.

Tangan Zulkipli dan istri diikat, anak-anak dibiarkan berkumpul di sudut ruangan. Gelang emas istrinya yang sekitar 11 gram dicopoti, handphone disita supaya tidak menghubungi polisi. “Padahal sebelumnya saya sudah menelepon kerabat,” cerita Zulkipli.

Apes bagi para perampok, saat ingin beraksi menggondol sarang walet di samping rumah Zulkipli, personel Kepolisian Sektor Paringin sudah tiba di lokasi kejadian.

Belasan perampok ini lalu lari kocar-kacir menuju perkebunan di belakang rumah Zulkipli. Beberapa meninggalkan sajam, dan perlengkapannya untuk memanen sarang walet.

Tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam kejadian ini. Hanya menyisakan trauma bagi Mahrita yang dikalungi parang langsung di lehernya.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Balangan Ajun Komisaris Besar Polisi Moh. Zamroni membenarkan adanya kejadian perampokan ini. Sebagian barang bukti pun sudah diamankan. “Saat ini masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,” singkatnya. (why/ay/ran)


BACA JUGA

Minggu, 27 Mei 2018 17:38

Tabrak Tiang Listrik, Pemuda Tewas

BANJARBARU – Ini menjadi pelajaran bagi para pengendara, agar tidak ngebut meski jalan terlihat…

Sabtu, 26 Mei 2018 13:23

Misteri Terbakarnya MT Srikandi 511, Melahap Lima Kapal Lainnya

Tak setangkas namanya. Motor Tanker (MT) Srikandi 511 hangus terbakar dilumat kobaran api. Empat ribu…

Jumat, 25 Mei 2018 15:30

Kapolda Kalsel Segera Diusulkan Jadi Bintang Dua

BANJARBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel, Kamis (24/5) kemarin resmi bertipe A. Usai digelarnya…

Jumat, 25 Mei 2018 14:16

DORR..!! Warga Banjarbaru Ditembak Orang Misterius

BANJARBARU - Suasana santai Kamis (24/5) malam di sebuah warung gorengan di Jalan Karang Rejo, Kelurahan…

Jumat, 25 Mei 2018 11:50

MAKI Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Pemkab Balangan

BANJARMASIN –  Satu lagi perkara dugaan korupsi dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Koordinator…

Kamis, 24 Mei 2018 12:18

Berkat Laporan Warga, Pengedar Ribuan Zenith Diringkus

BANJARMASIN - Syaiful Akhyar (48) tak berkutik tertangkap anggota Satresnarkoba Polresta Banjarmasin…

Kamis, 24 Mei 2018 12:07

Diduga Depresi, Pria 30 Tahun Ditemukan Tergantung di Atas Pohon

PELAIHARI - Hati Simon (30) tak kuasa melihat jasad ayahnya,  Sudiran (58) dalam keadaaan tergantung…

Rabu, 23 Mei 2018 14:23

Warung Sakadup Digrebek Satpol PP, Eh Pelanggan Kabur Belum Bayar Lagi

BANJARMASIN - Pengunjung warung sakadup di belakang Terminal Induk Banjarmasin sontak berhamburan saat…

Rabu, 23 Mei 2018 13:00

Tersenggol Taksi, Nyawa Deddy Melayang

RANTAU - Deddy Irawan (38) harus kehilangan nyawa di Jalan A Yani atau tepatnya di depan Pondok Pesantren…

Rabu, 23 Mei 2018 11:43

Kasihannya.. Pria ini Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa di Bawah Jembatan

BANJARBARU - Nasib malang dialami M Yunan. Pria berusia 60 tahun itu ditemukan sudah tak bernyawa di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .