MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Jumat, 13 April 2018 11:48
Awas Infeksi, Kotoran Mata Harus Segera Dibuang
Foto ilustrasi (Gettyimages)

PROKAL.CO, KOTORAN mata sering kali dianggap tidak berbahaya. Namun, sebagian kotoran mata bisa menimbulkan infeksi dan masalah yang lebih serius. Utamanya jika ditangani dengan cara yang salah.

Dokter umum di Banjarmasin, Hermansyah menjelaskan bahwa kotoran mata hendaknya dibersihkan dengan benar. Jika dibiarkan bisa menimbulkan risiko gangguan pada mata. Terlebih jika kotoran mata berjumlah cukup banyak dan kental. "Gangguan yang terjadi misalnya kesulitan membuka kelopak mata pada pagi hari, mata berair disertai rasa gatal, atau gangguan penglihatan," ujarnya.

Kotoran mata disebabkan benda-benda dari luar tubuh seperti debu, pasir, tanah, serpihan kerikil, sampai serpihan logam. Ketika benda-benda asing itu masuk dapat mengganggu kornea mata. Kornea bagian mata yang tembus pandang, dan terletak di bagian depan mata untuk melindungi bagian-bagian mata seperti iris dan pupil.

Selain karena faktor eksternal, kotoran mata juga bisa disebabkan oleh faktor internal seperti infeksi, alergi, iritasi, atau kerusakan mata. Jika kotoran mata sudah menumpuk, mata akan terasa gatal dan berkerak, tidak nyaman, sakit, berair, sulit digerakkan, sering berkedip, sulit dibuka saat bangun tidur, dan memerah.

Lantas, bagaimana mengatasinya? Dokter umum, Hermansyah menekankan pentingnya selalu mencuci tangan terlebih dahulu. Bersihkan kotoran mata dengan cara mengompres mata dengan kain bersih atau waslap yang sudah direndam di dalam air hangat, diamkan beberapa menit agar kotoran mata yang mengendap dapat menjadi lebih lembut dan mudah dibersihkan. Lalu bersihkan mata dengan lembut secara perlahan-lahan hingga bersih.

"Jangan lupa waspadai kondisi lanjutan setelah kotoran mata dibersihkan. Misalnya, bila mata masih merasa tidak nyaman, gejala makin memburuk atau disertai gejala lain seperti mata terasa mengganjal atau berpasir, penglihatan kabur, dan mata terus berair. Sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk meminta pengobatan yang tepat," tuntasnya.(war/ma/dye)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*