MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 14 April 2018 12:01
Berjuang 14 Bulan, MA Bebaskan Sopir dari Vonis Narkotika

"Jangankan Nyabu, Merokok Saja Tak Bisa"

MOMEN HARU: Nurullah memeluk ibunya Normah di depan Lapas Teluk Dalam, kemarin.

PROKAL.CO, Nurullah ditangkap karena sabu 0,09 gram di mobil pinjaman. Merasa tak bersalah, dia berjuang habis-habisan. Setelah 14 bulan mendekam di penjara, dia divonis bebas.

ENDANG SYARIFUDDIN, Banjarmasin

KUMANDANG azan salat Jumat mengiringi langkah kaki Nurullah. Keluar dari pintu Lembaga Pemasyarakatan (LP) Teluk Dalam Banjarmasin. Ibu, ayah dan kedua adiknya sudah menunggu di luar. Nurullah pun menghambur untuk memeluk dan mencium keluarganya.

Momen mengharukan ini terjadi kemarin (13/4) dari gerbang penjara di Jalan Sutoyo S tersebut. Lelaki yang lahir di Tamiang Layang pada 35 tahun silam itu tak bisa menutup-nutupi kebahagiannya.

"Sudah kangen berat sama mama, abah dan adik-adik," ujarnya. Nurullah dinyatakan bebas oleh Mahkamah Agung. Berdasar surat hakim No 18K/PID.SUS/2018. Dia begitu bersemangat, tak sabar untuk menata hidupnya kembali setelah sempat berantakan.

"Tujuan saya sekarang cuma satu. Ingin membahagian kedua orang tua saya," imbuhnya tanpa melepaskan pelukan tangan dari ayah dan ibunya. Sebelum tersangkut kasus narkotika, Nurullah bekerja sebagai sopir perusahaan pupuk.

Ibu kandungnya, Normah, tak pernah ragu dengan anaknya. "Jangankan menggunakan sabu, merokok saja dia tidak bisa," ujarnya. Orang tua Nurullah tinggal di Kayu Tangi, Banjarmasin Utara.

Tak henti-hentinya Normah mengucapkan rasa syukur. Atas keputusan hakim MA yang membebaskan putranya dari penjara. Apa yang menimpa putranya, dia harapkan bisa menjadi sebuah pelajaran hidup. "Yang terpenting dia sudah bebas dan kembali bisa berkumpul bersama keluarga," tambahnya.

Yang menemani keluarga ini berjuang adalah Jesvandy Silaban SH dari Kantor Hukum Agus Pasaribu SH dan Rekan. "Kami tidak patah semangat. Kami ingin berusaha keras untuk klien kami," ujarnya gembira.

Nurullah harus berurusan dengan polisi setelah ditangkap pada 8 Februari 2017 silam. Dia ditangkap di kawasan Teluk Kelayan. Saat mobilnya dicegat, dari penggeledahan, polisi menemukan paket sabu seberat 0,09 gram.

Barang haram itu terselip di spakbor mobil. Kendaraan itu sebenarnya barang pinjaman. Nurullah yang kaget mendapati temuan itu jelas kaget.

Meski kukuh menolak mengaku kepemilikan sabu itu, Nurullah tetap harus menjalani proses hukum. "Karena kasus itulah dia kemudian disidangkan," tukas Jesvandy.

Pengadilan Negeri Banjarmasin kemudian menyatakan terdakwa bersalah pada 15 Agustus 2017. Dengan penjatuhan hukuman penjara 4 tahun 3 bulan. Nurullah kemudian menempuh banding di Pengadilan Tinggi Banjarmasin.

Putusan pada tanggal 17 Oktober 2017 itu malah semakin menguatkan putusan PN. "Kami coba lagi dengan upaya kasasi di Mahkamah Agung," ujarnya. Perjuangan itu berbuah manis.

Berdasarkan petikan putusan Majelis Hakim MA yang diketuai Prof Surya Jaya, Margono, Maruap Dohmatiga Pasaribu dan panitera pengganti Prasetio Nugroho, terdakwa dinyatakan tidak bersalah. Diikuti perintah pembebasan Nurullah dari tahanan. "Putusan kasasi di MA, klien kami bebas murni," pungkas Jesvandy dengan wajah puas. (at/fud)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 18:34
Breaking News

5 Rumah di Tanah Laut Diterjang Puting Beliung

TANAH LAUT --Waarga Jalan Pembangunan RT 8 Desa Sungai Rasau Kecamatan Bumi Makmur di kejutkan dengan…

Minggu, 21 Oktober 2018 16:11

Kasihannya ae..! Baru Dipanen 10 Ton Padi Terbakar

MARABAHAN - Musibah memang tidak kenal waktu. Baru mengadakan selamatan dirumahnya, Ijun (40) warga…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:10

Subuh Hilang, Pagi Ditemukan Mengapung

BANJARMASIN -Warga Alalak Selatan, Banjarmasin Utara mendadak gempar. Sesosok jasad ditemukan mengapung…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:22

Kangen Penjara, Rafiki Tertangkap Lagi Karena Kasus Penganiayaan

BANJARMASIN - Rafiki alias Iki (21) lebih banyak menghabiskan usianya dibalik jeruji besi sel tahanan.…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:45

Korban Kebakaran di Desa Mawangi Tak Sempat Selamatkan Harta Benda

KANDANGAN – Pasca kebakaran hebat yang melanda  Desa Mawangi, Kecamatan Padang Batung, …

Kamis, 18 Oktober 2018 09:20

Paman Versus Keponakan di Pengambangan, Celurit Akhirnya Keluar

BANJARMASIN - Perkelahian antara paman dan keponakan terjadi di Simpang Pengambangan, kemarin (17/10)…

Kamis, 18 Oktober 2018 09:04

Rebutan Lahan, Ahmad Tega Tebas Keluarga Sendiri Hingga Tewas

BANJARMASIN - Ahmad (38) sudah sepekan mendekam di balik jeruji sel tahanan Mapolsek Kertak Hanyar,…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:52

Biddokkes Polda Kalsel Periksa Kesehatan Personel di SPN

BANJARMASIN-Bidang Dokter Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalsel menggelar pemeriksaan kesehatan personel…

Rabu, 17 Oktober 2018 09:27

Penderita Epilepsi Tabrak Enam Pengendara, Satu Kena Lindas

BANJARMASIN - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Pengambangan, Kompleks A Yani 1 Banjarmasin, kemarin…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:53

Tiga Rumah Terbakar di Kayuh Abang, Api Diduga Berasal dari Kompor

PELAIHARI - Warga Desa Kayuh Abang Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut,  dikejutkan dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .