MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Minggu, 15 April 2018 15:57
Kala Ekonomi Kalsel Mulai Move On dari Pertambangan: Sekarang Giliran Sektor Pariwisata
BERGERAK: Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor mengatakan, arah pembangunan Kalsel tahun 2019 sudah jelas, Pemprov Kalsel pergeseran dari sektor pertambangan ke sektor non tambang.

PROKAL.CO, Jika tahun-tahun sebelumnya Kalsel selalu bertumpu pada sektor pertambangan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tahun 2019 mendatang, sektor ini mulai dikurangi. Pertumbuhan ekonomi Kalsel lebih bertumpu ke sektor non tambang yang meliputi pariwisata, pertanian, kehutanan, perikanan, industri dan perdagangan.

--------------------------

Sektor pariwisata khususnya yang jadi perhatian. Beberapa tempat wisata "dihidupkan" . Beberapa kawasan wisata baru, seperti Lembah Kahung, Gunung Mawar, Desa Kiram terus dipromosikan bahkan didorong menjadi kawasan ekonomi khusus pariwisata.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira mengakui, sektor tambang sangat dipengaruhi ekonomi dunia sehingga saat terjadi penurunan harga hasil tambang maka berdampak pada pertumbuhan ekonomi di daerah.

Meski demikian sebutnya, Pemprov tak akan menghentikan aktivitas pertambangan di daerah ini. Namun, pertambangan akan lebih difokuskan untuk industri pengolahan. “Pemprov tak menutup diri dari pertambangan, tapi akan lebih hati-hati. Terutama keberlangsungan lingkungan yang akan berdampak pada sektor lain. Tahun 2019 mendatang Pemprov akan lebih menfokuskan anggaran pada sektor pariwisata,” terang Fajar.

Dia menyebut, pertumbuhan ekonomi Kalsel sempat jatuh pada tahun 2014 dan 2015 lalu akibat lebih mengandalkan sektor pertambangan. Sementara, harganya terus turun. Nah, ketika terjadi penurunan harga hasil tambang, maka berdampak pada pertumbuhan ekonomi di daerah. “Pergeseran sektor andalan yang semula pertambangan, akan difokuskan di sektor pariwisata, industri hingga pertanian,” cetusnya.

Terus bergairahnya sektor pariwisata di Kalsel akan memberi sinyal positif pada pertumbuhan ekonomi daerah. Belum lagi tumbuhnya sektor lain, seperti industri dan pertanian.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor sendiri mengatakan, arah pembangunan Kalsel tahun 2019 sudah jelas, Pemprov Kalsel pergeseran dari sektor pertambangan ke sektor non tambang. “Arah pembangunan ini masukan dari Presiden” terang Sahbirin.

Sahbirin menyatakan, komitmen Pemprov dalam mengembangkan sektor pariwisata sekaligus menyambut visit Kalsel Year 2020. Menurutnya, Kalsel sangat banyak memiliki potensi wisata yang dapat dijual. Namun, selama ini masih kurang diperhatikan dan promosi, sehingga wisatawan pun kurang berminat datang ke Kalsel. “Sudah saatnya Pariwisata Kalsel menjadi tujuan utama dan destinasi wisata nasional,” ujarnya. (mof/by/ran/ema) 


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*