MANAGED BY:
RABU
27 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 16 April 2018 14:08
Kemana Larinya? Uang Ditransfer Rp 22 M, Masuk Hanya Rp 3 M
BUKTI : H Ihir atau Hariyadi menunjukkan bukti transfer yang dilakukan ke 'H' sejak 2013 sampai 2016 tadi.

PROKAL.CO, AMUNTAI - Nasabah Bank Kalsel Cabang Amuntai bernama H Hariyadi atau Ihir mengeluh. Sebab transaksi transfer dan pemindah-bukuan sejak tahun 2013 sampai 2016 sebesar Rp 22,8 miliar, ternyata terlapor hanya Rp 3 miliar ke tangan H (inisial),  selaku nasabah penerima dana dari Ihir.

Hal itu membuat dirinya bingung. Kemana dana sekitar Rp 19 miliar tersebut masuk atau menghilang.  Pengusaha ini menduga 'H' tidak jujur terhadap dirinya. Sebab sejak tahun lalu ia diminta menunjukkan atau membuka rekening koran miliknya,  namun tak pernah dipenuhi.

"Jadi menanyakan kemana dana Rp 19,8 milik kami. Sebab bukti berupa slip transfer dari Bank Kalsel kami punya. Jadi tolong kami diperhatikan. Sebab kami juga nasabah Bank Kalsel. Maaf terlebih transaksi kami ini besar," kata Ihir pada sejumlah rekan media baru-baru ini.

Dia mengaku tak ada niat menuduh dan menjelekkan pihak bank tidak profesional melayani nasabah.  "Bantu kami supaya  transaksi yang kami lakukan sah dan valid.  Bank Kalsel, saya dan'H' untuk duduk bersama dan membuka masing -masing bukti. Mana yang benar dan berbohong. Kalau saya siap menunjukkan bukti," terang Ihir.

Kenapa baru sekarang disampaikan, sebab selama ini pihaknya masih menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, namun tak pernah direspons oleh pihak bank dan 'H'.  "Tolong kami difasilitasi. Sebab sampai saat ini saya masih percaya itikad baik Bank Kalsel untuk memfasilitasi  nasabah," ucapnya.

Jika tak ada respons, dirinya akan membawa kasus ini ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan),  bahkan BI (Bank Indonesia).

Plt Pimpinan Cabang Bank Kalsel HSU, Mulyadi,  Jumat (14/4) tadi,  mengaku keluhan yang disampaikan oleh Ihir memang benar adanya terkait transfer dan pemindahan-bukuan dana sebesar Rp 22,8 miliar. Namun informasinya,  'H' hanya menerima Rp 3 miliar berdasar keterangan Ihir saat diterima pimpinan Bank Kalsel belum lama ini.

"Kami tidak serta merta membuka data nasabah,  ada SOP atau izin dari nasabah yang bersangkutan. Jika tidak, yang dapat membuka rekening,  yakni pihak berwajib dalam fungsi penyidikan atau rekomendasi dari pihak pengadilan," kata Mulyadi.  Jika hal itu telah terpenuhi, tentu pihaknya bisa membuka data nasabah.

Ketika ditanya soal transaksi yang dilakukan Ihir, bisa benar sah jika memiliki bukti. Andaipun dana tak tertransfer,  tentu dana tersebut akan kembali ke tangan nasabah. "Cek saja rekening koran tentu akan terpantau dana itu, baik masuk dan keluar. Sebab semua transaksi terlapor. Ini saja penjelasan kami," singkat Mulyadi. (mar)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*