MANAGED BY:
SENIN
28 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Selasa, 17 April 2018 15:59
Tak Berizin, Usaha Pertamini Makin Menjamur di Banjarbaru
BBM ECERAN: Salah satu usaha penjual BBM eceran di Jln Budi Waluyo, Kota Banjarbaru yang menggunakan konsep SPBU mini.

PROKAL.CO, class="MsoNormal">BANJARBARU - Ramai-ramai membuka usaha bensin eceran ala pom bensin mini, Pemko Banjarbaru menyebut bisnis tersebut tak berizin. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarbaru, Fahrudin mengaku sepengatahuannya belum pernah ada rekomendasi secara tertulis dari pihak Pertamina.

"Setahu saya, belum ada izin resmi. Ya, kasusnya sama seperti bensin-bensin eceran pinggiran jalan," kata Fahrudin, kemarin (16/3) kepada Radar Banjarmasin. Meski demikian, ia tak enak hati juga mengganggu usaha-usaha milik masyarakat kecil Kota Banjarbaru. Walhasil, usaha-usaha jenis ini masih bertahan hingga sekarang. Laiknya kota-kota lainnya di Kalsel.

Selain itu, Fahrudin juga masih memikir-mikir dengan imbas apabila usaha-usaha jenis ini masih dihentikan begitu saja. "Misal saja, pom bensin di Kota Banjarbaru terbatas. Sementara, tiba-tiba habis bensin di jalanan, susah juga kalau begitu," ujarnya.

Ia berharap pihak Pertamina melakukan pembinaan dengan pihak pengecer, apalagi yang mengemasnya dengan konsep SPBU mini. "Standar-standar SPBU harus disesuaikan. Tetapi, tinggal kebijakan Pertamina saja lagi," tandas Fahrudin.

Sementara itu, menurut Area Manager Communication and Relation Pertamina Kalimantan, Alicia Irzanova keberadaan Pertamini memang bukan resmi dari pihak perusahaan pelat merah penyedia BBM tersebut.

"Kami jawab, sub pengecer resmi dari pihak Pertamina sampai saat ini tidak ada," tegasnya. Walhasil, usaha-usaha Pertamini dan bensin eceran pinggiran hanya dikelola secara mandiri oleh masyarakat.

 

Sub penyalur yang dimaksud Alicia sudah diatur gamblang dalam Pasal 1 angka 7 Peraturan BPH Migas 6/2015. Dalam aturan tersebut,  koperasi, usaha kecil, maupun sekelompok konsumen dapat mengajukan sebagai pengecer resmi kepada pihak Pertamina yang ingin menjalankan usaha penjualan BBM di daerah-daerah tertentu. (dom/al/bin)

BANJARBARU - Ramai-ramai membuka usaha bensin eceran ala pom bensin mini, Pemko Banjarbaru menyebut bisnis tersebut tak berizin. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarbaru, Fahrudin mengaku sepengatahuannya belum pernah ada rekomendasi secara tertulis dari pihak Pertamina."Setahu saya, belum ada izin resmi. Ya, kasusnya sama seperti bensin-bensin eceran pinggiran jalan," kata Fahrudin, kemarin (16/3) kepada Radar Banjarmasin. Meski demikian, ia tak enak hati juga mengganggu usaha-usaha milik masyarakat kecil Kota Banjarbaru. Walhasil, usaha-usaha jenis ini masih bertahan hingga sekarang. Laiknya kota-kota lainnya di Kalsel.Selain itu, Fahrudin juga masih memikir-mikir dengan imbas apabila usaha-usaha jenis ini masih dihentikan begitu saja. "Misal saja, pom bensin di Kota Banjarbaru terbatas. Sementara, tiba-tiba habis bensin di jalanan, susah juga kalau begitu," ujarnya.Ia berharap pihak Pertamina melakukan pembinaan dengan pihak pengecer, apalagi yang mengemasnya dengan konsep SPBU mini. "Standar-standar SPBU harus disesuaikan. Tetapi, tinggal kebijakan Pertamina saja lagi," tandas Fahrudin. Sementara itu, menurut Area Manager Communication and Relation Pertamina Kalimantan, Alicia Irzanova keberadaan Pertamini memang bukan resmi dari pihak perusahaan pelat merah penyedia BBM tersebut. "Kami jawab, sub pengecer resmi dari pihak Pertamina sampai saat ini tidak ada," tegasnya. Walhasil, usaha-usaha Pertamini dan bensin eceran pinggiran hanya dikelola secara mandiri oleh masyarakat. Sub penyalur yang dimaksud Alicia sudah diatur gamblang dalam Pasal 1 angka 7 Peraturan BPH Migas 6/2015. Dalam aturan tersebut,  koperasi, usaha kecil, maupun sekelompok konsumen dapat mengajukan sebagai pengecer resmi kepada pihak Pertamina yang ingin menjalankan usaha penjualan BBM di daerah-daerah tertentu. (dom/al/bin)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 15:32

Untuk Ramadan dan Lebaran, BI Siapkan Rp3,6 T Uang Baru

BANJARMASIN - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kalsel menyiapkan uang baru sebanyak Rp3,6 triliun…

Minggu, 13 Mei 2018 06:08

Telur Ayam di Banjarbaru Mulai Naik

BANJARBARU - Harga telur ayam ras di Martapura mulai mengalami kenaikan cukup signifikan. Seiring…

Selasa, 08 Mei 2018 16:34
Berita Tabalong

MURAH..! Harga Tiket Pesawat Tabalong - Jakarta Hanya Rp1.670.000

TANJUNG - Akhirnya Bandara Warukin di Kabupaten Tabalong kembali beroperasi, Senin (7/5). Harga tiket…

Selasa, 10 April 2018 20:12

Alamak...! 2.000 Tabung Gas Melon ini Diduga Palsu

BANJARMASIN - Direktorat Intelkam dan Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalsel menggerebek sebuah gudang.…

Minggu, 08 April 2018 11:25

Harga Bawang Merah Naik Tajam

BANJARBARU - Harga bawang merah akhir-akhir ini terus merangkak naik. Tak tanggung-tanggung, hanya…

Sabtu, 07 April 2018 11:31

Gara-gara Berita Produk Makarel Bercacing, Penjualan Sarden Kena Imbas

BANJARBARU - Beredarnya kabar adanya produk ikan kalengan bercacing, berimbas kepada penjualan produk…

Senin, 02 April 2018 17:50

Sejak Cinemaxx Q Mall Dibuka, XXI di Duta Mall Nampak Sepi

Jika dulu, hanya ada XXI Duta Mall Banjarmasin, kini bioskop Cinemaxx juga hadir di Banjarbaru. Bagaimana…

Rabu, 28 Maret 2018 10:34

14 Tahun Ambapers, Siap Go Nasional dan Internasional

BANJARMASIN -  PT Ambang Barito Nusapersada (Ambapers) menggelar acara puncak ulang tahun ke-14…

Selasa, 27 Maret 2018 12:12
Bisnis

Datascrip Kunjungi Radar Banjarmasin

BANJARBARU - Datascrip Jakarta mengunjungi kantor pusat gedung biru Radar Banjarmasin di Landasan Ulin…

Jumat, 23 Maret 2018 15:59

FAKTA, Konsumen Kalsel Rawan Dibodohi Pelaku Usaha

Masyarakat Kalimantan Selatan mudah menjadi korban kecurangan pelaku usaha yang nakal. M OSCAR FRABY,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .