MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 19 April 2018 12:51
LARANG Pembelian Premium Menggunakan Jeriken
SUDAH BIASA: Perempuan membawa jeriken besar dengan sepeda motornya di salah satu SPBU di Banjarmasin. Kini, dilarang keras mengisi jeriken dengan premium atau solar bersubsidi. Menyusul kelangkaannya dari SPBU. | FOTO: SYARAFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Belakangan, beberapa titik SPBU mulai dipadati pelansir. Termasuk di kota ini. Hal itu menjadi perhatian Hiswana Migas Kalsel.

Agar tak memicu masalah, Hiswana Migas menggelar rapat koordinasi dengan Pertamina. Hasilnya, mereka sepakat melarang pembelian BBM bersubsidi menggunakan jeriken.

“Hasil rapat koordinasi denga Pertamina, penjualan premium dan solar bersubsidi tidak boleh dijual dengan jeriken. Yang boleh hanya Bahan Bakar Khusus (BBK) saja,” kata Ketua DPD Hiswana Migas Kalsel, Syaibani, kemarin (18/4). BBK yang dimaksud adalah; pertalite, dex dan pertamax.

Syaibani mengakui, antrean panjang sempat membuat masyarakat resah. Minimnya ketersediaan premium dan solar bersubsidi ini menimbulkan gejolak. Dia meminta agar masyarakat tak resah.

Karena perlahan ketersediaan BBM akan kembali stabil. “Memang kondisi ini diperparah dengan antrean pengecer dengan jeriken. Dan memang SPBU tidak bisa melarang pembeli yang datang,” sebutnya.

Di samping itu, Syaibani mengapresiasi langkah yang dilakukan kepolisian. Menertibkan pelansir dan SPBU. Namun, dia memberi saran agar polisi lebih tegas. “Polisi bisa cegat para pelansir di luar sebelum mereka masuk ke SPBU,” harap Syaibani.

Saran dari Hiswana ditanggapi positif oleh Polda Kalsel. Menurut Kabid Humas Ajun Komisaris Besar Polisi Mochamad Rifai, pihaknya membuka lebar pintu koordinasi agar bisa bersinergi. “Bisa saja, artinya Hiswana harus duduk bersama dengan polisi membicarakannya,” katanya.

Rifai mengungkapkan, penertiban yang dillakukan kepolisian untuk menindaklanjuti keresahan warga. Mengenai kabar kelangkaan premium. “Kami tidak ingin masyarakat resah, makanya ditertibkan,” pungkasnya. (gmp/ma/nur)


BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 19:14

NYAMANNYA..! Aktif Bayar Listrik, Dapat Hadiah

RANTAU --  Santoso kaget atas kedatangan petugas dari PLN ULP…

Senin, 21 Januari 2019 17:36
BREAKING NEWS

Sampai Kapan..? Gaji Guru Honorer Kalah dengan Upah Buruh Harian

BANJARMASIN - Peralihan kewenangan guru honorer tingkat Sekolah Menengah Atas…

Senin, 21 Januari 2019 15:22

Ketua DPRD Balangan Hadiri Haulan Datu Kandang Haji

PARINGIN - Haulan Datu Kandang Haji tahun 2019 yang berlangsung…

Senin, 21 Januari 2019 15:15

Balangan Raih Sertifikat Adipura Kategori Kota Kecil

PARINGIN - Sertifikat Adipura tahun 2018 untuk kategori kota kecil…

Senin, 21 Januari 2019 14:47
BREAKING NEWS

ADA APA..? Warga Alalak Resah, Takut Terisolir

BANJARMASIN - Tinggal sebulan lagi Jembatan Kayutangi Ujung bakal ditutup…

Senin, 21 Januari 2019 14:31
BREAKING NEWS

22.000 Pelanggannya Nunggak, PLN Kotabaru Curhat ke Kejaksaan, Sama Kejari Dibeginiin

KOTABARU - Memakai kemeja putih, Kepala PLN Kotabaru Sudarto curhat…

Senin, 21 Januari 2019 13:47

Kuda Menari Meriahkan Taman Van Der Pijl

BANJARBARU - Suasana Taman Van Der Pijl, Banjarbaru, Minggu (20/1)…

Senin, 21 Januari 2019 13:34
BREAKING NEWS

WAW...! Jembatan ini Bikin Walikota Banjarmasin Berang

BANJARMASIN - Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina berang. Jembatan Penyeberangan Orang…

Senin, 21 Januari 2019 13:32

Kebijakan Pemerintah Pusat Terkait Gaji PNS Gol IIA

BANJARMASIN - Kebijakan pemerintah pusat mengenai penyesuaian gaji perangkat desa…

Senin, 21 Januari 2019 13:18

Kisah Musyakin, Perempuan Peraih Award dari PLN UP3 Barabai

Ini bukan kisah seorang warga yang takut aliran listrik di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*