MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 19 April 2018 12:57
Tak Puas dengan LKPJ APBD 2017, ini Kata Ketua DPRD Banjarmasin
USAI PARIPURNA: Ananda diapit dua wakilnya, Arufah Arif dan Budi Wijaya, kemarin sesuai sidang paripurna membahas jawaban LKPJ wali kota. | FOTO: SYARAFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Tak ada pernyataan menolak atau menerima. Namun, secara halus, Ketua DPRD Banjarmasin Ananda menyatakan ketidakpuasan atas LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) APBD 2017.

"Pemko berdalih ini berkat penghematan. Tapi tetap kami tekankan, serapan anggaran daerah pada tahun 2018 harus lebih tinggi dari ini," tegas Ananda.

Dalam sidang paripurna kemarin (18/4), DPRD menyerahkan jawaban resmi atas LKPJ Tahun Anggaran 2017 yang diserahkan wali kota. Yang disorot, apalagi kalau bukan belanja daerah yang hanya mencapai 77,7 persen.

Meski tak menolak, LKPJ itu mendapat sejibun catatan dari dewan. Ada sejumlah rekomendasi penting. Seperti tak ada lagi penundaan proyek lanjutan Rumah Sakit Sultan Suriansyah.

"Saya bisa maklum kalau jumlah lantainya dipotong karena kekurangan anggaran. Tapi tidak boleh lagi ada penundaan. Ini sudah terlanjur molor. Tahun 2019 harus rampung," imbuh politisi Golkar.

Sebelumnya, wali kota memastikan desain gedung induk rumkit di Jalan Rantauan Darat itu terpaksa dirombak. Dari semula setinggi 10 lantai menjadi hanya lima lantai.

Sementara Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah lebih blak-blakan. Dia geram melihat serapan anggaran yang rendah. Ini disebutnya sebagai cermin kegagalan sejumlah dinas dalam membangun daerah.

"APBD cuma Rp1,5 triliun, tidak banyak. Separuhnya sudah habis menggaji pegawai. Sisanya Rp750 miliar inilah hak masyarakat. Kalau banyak yang tidak terpakai, buat apa pemerintahan ini ada," cecarnya.

Hermansyah melihat masalahnya pada mental sejumlah pejabat pemko. Dia tak menyebut nama atau dinas. Tapi menegaskan masih banyak yang tak mengerti dengan tugas dan pekerjaannya sendiri.

"Ketika ditanya apa program dan usulannya, malah sibuk menengok ke belakang mencari staf untuk menjelaskan. Mulut saya serasa mau copot gara-gara keseringan ngomel," tukasnya. (fud/ma/nur)


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 14:22

Warga Amaco Tagih PLN Perbaikan Elektronik yang Rusak

BANJARBARU - Hampir dua pekan sudah kejadian rusaknya peralatan elektronik…

Minggu, 20 Januari 2019 14:05

Sudah Masuk DPT, Tapi Bagaimana Napi Kenali Para Caleg?

BANJARMASIN - Kampanye di dalam lapas dan rutan jelas dilarang.…

Minggu, 20 Januari 2019 13:57

Balai Jalan Khawatirkan Kondisi Jalan Pulau Pinang

BANJARMASIN - Jalan Ahmad Yani menjadi rute vital yang bakal…

Minggu, 20 Januari 2019 13:11

50 Hari Jelang Haul Guru Sekumpul, Beberapa Jalan Perlu di Tambal dan Penerangan

MARTAPURA - Menghadapi Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul, sangat banyak…

Minggu, 20 Januari 2019 12:52

Menengok Kawasan Rumah Disabilitas Milik Pemko

Diresmikan pada April 2018, kini tempat tinggal di kawasan Rumah…

Minggu, 20 Januari 2019 12:38

Paman Birin di Anugerahi Alumni Berprestasi

Keluarga Besar SMAN 5 (Smali) Banjarmasin menganugerahkan alumni berprestasi kepada…

Minggu, 20 Januari 2019 11:40

Sungai Kemuning Bakal Diservis Penuh

BANJARBARU - Pembangunan siring di sepanjang Sungai Kemuning terus berjalan.…

Minggu, 20 Januari 2019 11:33

Pengelola Indekos Mulai Terapkan Jam Malam

BANJARBARU – Pernah mendapati pasangan belum menikah di indekos yang…

Minggu, 20 Januari 2019 11:17

Belum Genap Sebulan Bupati Banjar Kembali Rombak Kabinetnya

MARTAPURA - Tak sampai satu bulan, Bupati Banjar H Khalilurrahman…

Minggu, 20 Januari 2019 10:52

PJN Kalsel Siapkan Jalur Alternatif Untuk Warga Alalak

BANJARMASIN - Proses pembangunan Jembatan Alalak kian terlihat. Sebagian dinding…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*