MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 19 April 2018 13:44
Ini Kata Disdik Terkait Pencopotan 11 Kepsek SMP di Banjarmasin
Muhammad Sarwani

PROKAL.CO, SEKRETARIS Dinas Pendidikan Banjarmasin, Muhammad Sarwani mengakui ada kekeliruan administrasi. Dalam hal penerbitan SK untuk pergantian 11 kepsek SMP. Namun, dia menegaskan masalahnya tak lebih dari itu.

"Ada yang salah ketik, seperti nama, tanggal lahir atau pangkat kepegawaian yang bersangkutan. Jadi perlu perbaikan, makanya agak terlambat," ujar mantan Ketua PGRI (Persaturan Guru Republik Indonesia) Banjarmasin itu.

Kemarin (18/3) siang, dalam upaya konfirmasi, Kepala Disdik Banjarmasin Totok Agus Daryanto kebetulan sedang keluar kantor. Sehingga Sarwani lah yang meladeni konfirmasi.

Mengenai latar belakang pencopotan, Sarwani menegaskan alasannya. Tidak boleh ada istilah kepsek seumur hidup di Banjarmasin. "Masa jabatan presiden saja dibatasi, tak ada istilah kepala negara seumur hidup. Apalagi cuma kepala sekolah," jelasnya.

Dia meminta yang sudah diganti untuk bersikap legowo. Memberi jalan kepada yang masih muda. "Kasihan guru-guru yang muda dan cakap. Kalau tak diberi kesempatan maju oleh para seniornya," imbuhnya.

Payung hukumnya adalah Permendiknas No 28 Tahun 2010. Menurut Sarwani, Banjarmasin telat menerapkan aturan ini. Sudah jauh ketinggalan dibanding kabupaten dan kota lainnya. Acuan itu diperkuat lagi dengan Peraturan Wali Kota Banjarmasin No 31 Tahun 2014.

Disinggung soal ketiadaan SK untuk kepsek yang baru, Sarwani membantahnya. Masalah administrasi disebutnya sudah beres. "Mereka sudah menerima SPMT (Surat Perintah Melaksanakan Tugas)," tampiknya.

Mengenai serah terima jabatan antara kepsek lama dan baru, dia meminta sekolah berinisiatif sendiri. Tidak diam menunggu instruksi Disdik.

Lalu, mengapa ada guru tua lainnya yang tetap dipertahankan sebagai kepsek? Sarwani membenarkan ada pengecualian. Karena dianggap wali kota sanggup menjalankan misinya.

"Misi di sini misalkan gerakan literasi dan status Adiwiyata. Kalau sanggup, ya bakal dipertahankan," terangnya. Dia meminta para kepsek di kota ini mawas diri. Jangan dikira wali kota tidak memantau kinerja mereka.

Jika akhirnya ada yang tidak terima, Sarwani meminta mereka tak risau. Sebab, masih ada peluang karir yang lebih tinggi. Disdik akan mengajak para mantan kepsek untuk ikut seleksi cawas (calon pengawas sekolah). Tentu saja dengan sejumlah persyaratan. "Hanya untuk yang dibawah umur 55 tahun," pungkasnya. (fud/ma/nur)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 18:28
Berita Tabalong

Jualan Makanan Harus Dibungkus

TANJUNG - Mari hormati orang sedang berpuasa! Itulah ajakan Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja…

Kamis, 24 Mei 2018 18:24
Berita Tabalong

Radio Pemkab Kerjasama dengan Kejaksaan

TANJUNG - Radio milik Pemerintah Kabupaten Tabalong, bernama Radio Suara Tabalong melakukan kerja sama…

Kamis, 24 Mei 2018 18:21
Berita Balangan

Bupati Balangan Terima Penghargaan Langsung dari Presiden

PARINGIN – Bupati Balangan Ansharuddin, Rabu (23/5) menerima penghargaan dari Presiden Republik…

Kamis, 24 Mei 2018 18:19
Parlementaria Balangan

DPRD Balangan Godok Raperda Kelembagaan Adat Dayak

PARINGIN - Hingga saat ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan, tengah bekerja…

Kamis, 24 Mei 2018 16:48

DDDT Rendah, Pulau Laut Berisiko Krisis Air

BANJARMASIN - Mantan dosen Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Karta Sirang dihadirkan…

Kamis, 24 Mei 2018 13:29

MSAM Komitmen Bangun Ekonomi dan Mental-Spritual

Muhammad Akbar terbata berkisah. Beberapa tahun silam dia menamatkan SMP. "Maunya jadi tentara tapi…

Kamis, 24 Mei 2018 13:25

Selamat, Polda Kalsel Hari ini Resmi Jadi Tipe A

BANJARMASIN – Sejarah baru tercipta bagi kepolisian daerah (Polda) Kalimantan Selatan.  Hari…

Kamis, 24 Mei 2018 13:22

Tak Terurus, Makam Massal Jumat Kelabu Semakin Dilupakan

Makam Massal Jumat Kelabu 23 Mei 1997, nampaknya sudah dilupakan. Kuburan ratusan mayat tanpa identitas,…

Kamis, 24 Mei 2018 12:59

Menolak Lupa, Bukan Mengungkit Luka

SANGGAR Titian Barantai dari Universitas Islam Kalimantan layak mendapat acungan jempol. Sejak tahun…

Kamis, 24 Mei 2018 12:53

NAH LO.. Komisi ASN Sebut Pemeriksaan Inspektorat Atas Hamli Tidak Sah

Hamli Kursani kini berada di atas angin. Komisi ASN menyatakan pemeriksaan Inspektorat atas Hamli tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .