MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 20 April 2018 13:52
Pemko Ajukan Perda Wisata Halal di Banjarmasin
BAKAL DIATUR: Parade Sinoman Hadrah melintasi Sungai Martapura. Dipotret dari Menara Pandang di Siring Pierre Tendean. Kawasan potensial untuk wisata ini bakal diatur dalam sebuah perda khusus. | FOTO: SYARAFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Pemko sedang menggarap draf raperda (rancangan peraturan daerah) tentang wisata halal. Terdengar seperti perda Syariah, menjadi pertanyaan apa sebenarnya isi aturan ini?

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin, Ikhsan Alhaq mengatakan wajar jika perda ini ada. Mengingat Banjarmasin yang mayoritas muslim, dan terkenal religius. "Apa salahnya? Sudah saatnya memberi payung hukum bagi pengusaha yang bersemangat mengembangkan pariwisata di kota ini tanpa harus melupakan kaidah agama," ujarnya, kemarin (19/4).

Dia menegaskan, pengusaha kuliner yang berkomitmen pada makanan halal atau hotel syariah berhak mendapat perlindungan hukum. "Misal hotel yang menuntut buku nikah dari tamunya. Selama ini baru sebatas inisiatif pemilik hotel. Tanpa ada payung hukum," ungkapnya.

Masalahnya, aturan yang terlampau condong pada satu agama biasanya sulit lolos di level Kementerian Dalam Negeri. Rawan ditolak. Kalau pun sudah disahkan, bisa saja dianulir.

Apalagi, Banjarmasin bukanlah Aceh. Provinsi di paling barat Indonesia itu mendapat keistimewaan dari pemerintah pusat untuk menerapkan hukum Islam secara gamblang dan tegas kepada masyarakatnya.

Toh, Ikhsan mengaku tak khawatir. Alasannya, perda serupa sudah ada di daerah lain. "Setahu saya sudah ada di Nusa Tenggara Barat. Saya pikir ini cuma soal pemilihan kata-kata. Agar tak terlalu kentara saja rasa syariahnya," jelasnya.

Terlepas dari itu semua, Ikhsan mengakui selama ini pemko rajin berkoar-koar Banjarmasin sebagai kota sungai yang kaya akan potensi wisata. Sementara belum ada satu pun perda yang mengatur masalah pariwisata.

Selain raperda wisata halal, Disbudpar juga mengajukan dua raperda lain. Raperda tentang RIPPD (Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah), dan raperda tentang pengelolaan Siring Pierre Tendean dan sekitarnya.

Yang disebutkan terakhir sudah lama tertunda. Lewat regulasi ini mau diatur bagaimana penanaman modal di kawasan siring Sungai Martapura. Termasuk juga model kerja sama antara pemko dengan investor untuk penggunaan siring.

Satu lagi, pemko sudah lama hendak membentuk lembaga terpisah, sebuah badan pengelola siring. Bukan sekadar UPT (Unit Pelaksana Teknis). Supaya lebih gesit dan fokus dalam mengurusi siring. "Kami menargetkan setidak-tidaknya pada tahun ini satu perda sudah rampung digodok untuk disahkan," tegas Ikhsan.(fud/at/dye)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 10:24
Berita Tabalong

PKK Tabalong Dapat 13 Piala di Jambore PKK Kalsel

TANJUNG - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tabalong sukses besar…

Kamis, 20 September 2018 09:07

HARUS TEGAS..! Aturan Kawasan Tanpa Rokok Masih Longgar

BANJARMASIN - Penerapan perda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) banyak pengecualian. Diketuk sejak tahun…

Kamis, 20 September 2018 09:00

Ibnu Terperangah, di Pusat Kota Masih Ada Pemukiman Seperti ini

WALI Kota Banjarmasin, Ibnu Sina terperangah ketika mengunjungi rumah milik Slamet di Gang Kembang Jalan…

Kamis, 20 September 2018 08:58

Kelamaan Menunggu Diangkat PNS, Honorer: Keburu Kami Jadi Almarhum

Formasi honorer K2 untuk Banjarmasin cuma dijatah tiga orang. Forum guru honorer bereaksi. Mengadu ke…

Kamis, 20 September 2018 08:55

Festival Pasar Rakyat Angkat Derajat Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pasar tradisional merupakan jantung perekonomian masyarakat. Sayang sekali, keberadaannya…

Kamis, 20 September 2018 08:50

Tak Cuma Jadi Bandar, Asbullah Juga Sediakan Tempat Hisab Sabu

BANJARMASIN - Bisnis terlarang Asbullah (45) terendus polisi. Pria ini selain menjadi pengedar, juga…

Kamis, 20 September 2018 08:46

WADUH..!! Sambil Gituan, PSK ini Sempat Curi Uang Pelanggannya

BANJARMASIN - Putri Ayu Rahimah alias Putri (18),  warga Jalan Kelayan A Gang 12 Banjarmasin Selatan,…

Kamis, 20 September 2018 08:41

Rokok Ilegal Tanpa Pita Cukai Disita

BANJARMASIN - Puluhan kardus berisikan rokok tanpa dilekati pita cukai disita personel Polsek Kawasan…

Kamis, 20 September 2018 08:29
Pemko Banjarbaru

30 Balita di Posyandu Bunga Tanjung Divaksin MR

BANJARBARU - Ketua TP PKK Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani, didampingi Camat Liang Anggang M Subli dan…

Kamis, 20 September 2018 08:22
Parlementaria

Deklarasi Damai Jangan Hanya Jadi Seremonial

BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru dengan berbagai instansi terkait lainnya baru saja melaksanakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .