MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 21 April 2018 10:53
Warga Desa Kintapura Tuntut PT PKIS Hentikan Panen Sawit
BERJAGA: Panen sawit yang dilakukan PT PKIS di kebun plasma Kintapuradihentikan oleh warga.

PROKAL.CO, PELAIHARI - Puluhan orang dari warga Desa Kintapura, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala) meminta penghentian panen buah kelapa sawit yang dilakukan PT Pola Kahuripan Inti Sawit (PKIS), Kamis (19/4). Aksi mendadak ini dilakukan setelah mereka mendengar kabar pihak PT PKIS ingkar janji.

Warga yang melakukan aksi tersebut adalah peserta plasma sawit PT PKIS melalui wadah Koperasi Bina Bersama. Kerja sama pengelolaan kebun plasma sawit ini berlangsung sejak sekitar 2001 silam. Sejak pergantian ketua koperasi pada akhir 2017 lalu, mereka mengajukan tuntutan kepada manajemen PT PKIS untuk mengubah pola kerja sama. Mereka menghendaki pengelolaan kebun plasma tidak lagi di bawah komando PT PKIS, tapi oleh koperasi. Seiring itu juga tuntutan tersebut dilandasi kondisi keuangan koperasi yang stagnan. Akibatnya beban utang kepada PT PKIS tak kunjung tertuntaskan, bahkan terkesan kian menumpuk. “Bayangkan, saat ini utang koperasi kepada perusahaan sebesar Rp10 miliar," ungkap Wakil Ketua Koperasi Bina Bersama, Abdul Halik (Dawan) didampingi Sekretaris Arman.

Selama kebun plasma dikelola oleh perusahaan, pihaknya meyakini tidak akan terbayar lunas. Kebun tak diurus, sehingga produksi tak maksimal.

Jumlah anggota plasma sebanyak 603 orang dengan luasan kebun sawit masing-masing seluas 1,1 hektare. Bagi hasil setiap kali panen yang diterima peserta plasma cuma sekitar Rp300 ribu. "Panen kadang per tiga atau empat bulan sekali," ungkapnya.

Tentu pendapatan itu mereka nilai sangat tak rasional. Itu sebabnya mereka ingin mengelola sendiri kebun plasma sawit. Mereka yakin bisa lebih baik dan mampu melunasi utang kepada perusahaan.

Sebelum melakukan aksi ini, Selasa (17/4) lalu pengurus koperasi melakukan pertemuan dengan General Manager PT PKIS Rius Harino. Mereka menyampaikan tuntutan tersebut dan meminta pihak perusahaan menghentikan kegiatan panen di kebun plasma hingga adanya solusi terbaik. Hal ini disepakati bersama. Mereka kemudian menutup akses jalan menuju kebun plasma.

Namun, mendadak pihaknya mendapat kabar yang menyebut pihak perusahaan melakukan panen. "Akhirnya kami secara mendadak turun ke kebun plasma untuk menghentikan kegiatan itu," tuturnya.

Aksi mereka ini juga terdengar oleh Polsek Kintap. Personel diturunkan ke lokasi untuk menjaga perselisihan ini tidak lebih meluas. Setelah mendatangi kantor PT PKIS, akhirnya diterima oleh GM Rius Hariono beserta staf.

Pertemuan itu diwakili oleh Dawan, Arman, dan tiga orang peserta plasma lain. Selebihnya menunggu di luar ruangan. Dawan kembali menyampaikan tuntutan dan minta pihak perusahaan tidak melakukan kegiatan apapun di kebun plasma hingga adanya solusi.

GM Rius Hariono mengamini permintaan tersebut. Sebaliknya, Rius juga meminta warga tak melakukan aktivitas di lahan plasma. “Sementara mengenai tuntutan bapak-bapak, hal itu akan kami sampaikan kepada manajemen pusat,” ucapnya.(ard/az/dye)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 11:46

Antusias, Ratusan Masyarakat Datang Untuk Saksikan Peringatan Hari Juang ke-73

BANJARBARU - Lapangan Murjani, Sabtu (15/12) kemarin tampak meriah. Ratusan…

Minggu, 16 Desember 2018 11:17

Ternyata, Kecamatan Martapura Kota Kasus Tertinggi HIV/AIDS

MARTAPURA - Menjadi daerah berjuluk Serambi Makkah, ternyata tak membuat…

Minggu, 16 Desember 2018 11:03

AIMI Tekankan Pentingnya ASI

BANJARMASIN-Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Wilayah Kalimantan Selatan kembali menggelar…

Minggu, 16 Desember 2018 10:54

Ilung Warnai Festival Jukung, Warga : Jukungnya malah balap-balapan dengan ilung

BANJARMASIN - Festival Jukung 2018 dirundung pampangan enceng gondok. Meski…

Minggu, 16 Desember 2018 10:33

Jengah Dengan Pampangan, Ibnu Buka Sayembara

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina jengah melihat sampah…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:17

Beruntung, Ambruknya Ruang Kelas SMKN 1 Daha Selatan Tidak Makan Korban

KANDANGAN – Satu ruang kelas belajar SMKN 1 Daha Selatan…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:09

Tantangan Sebenarnya Larangan Kantong Plastik Ada di Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin mulai melarang penyediaan kantong plastik di…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:00

Pembeli Bingung, Habis Belanja Bawanya Gimana!!

Pemko Banjarbaru dalam beberapa pekan terakhir mulai menjalankan kebijakan pengurangan…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:49

Ramah Tamah, Paman Biri Sambut Hangat Kedatangan Unsur Forkopimda

BANJAR - Pangdam VI / Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto terkesan…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:35

Karyawan 15 Bulan Belum Terima Gaji, PT BIM Juga Diincar Kejaksaan Banjar

MARTAPURA – Perseroan Terbatas Banjar Intan Mandiri atau PT BIM…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .