MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Sabtu, 21 April 2018 10:53
Warga Desa Kintapura Tuntut PT PKIS Hentikan Panen Sawit
BERJAGA: Panen sawit yang dilakukan PT PKIS di kebun plasma Kintapuradihentikan oleh warga.

PROKAL.CO, PELAIHARI - Puluhan orang dari warga Desa Kintapura, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala) meminta penghentian panen buah kelapa sawit yang dilakukan PT Pola Kahuripan Inti Sawit (PKIS), Kamis (19/4). Aksi mendadak ini dilakukan setelah mereka mendengar kabar pihak PT PKIS ingkar janji.

Warga yang melakukan aksi tersebut adalah peserta plasma sawit PT PKIS melalui wadah Koperasi Bina Bersama. Kerja sama pengelolaan kebun plasma sawit ini berlangsung sejak sekitar 2001 silam. Sejak pergantian ketua koperasi pada akhir 2017 lalu, mereka mengajukan tuntutan kepada manajemen PT PKIS untuk mengubah pola kerja sama. Mereka menghendaki pengelolaan kebun plasma tidak lagi di bawah komando PT PKIS, tapi oleh koperasi. Seiring itu juga tuntutan tersebut dilandasi kondisi keuangan koperasi yang stagnan. Akibatnya beban utang kepada PT PKIS tak kunjung tertuntaskan, bahkan terkesan kian menumpuk. “Bayangkan, saat ini utang koperasi kepada perusahaan sebesar Rp10 miliar," ungkap Wakil Ketua Koperasi Bina Bersama, Abdul Halik (Dawan) didampingi Sekretaris Arman.

Selama kebun plasma dikelola oleh perusahaan, pihaknya meyakini tidak akan terbayar lunas. Kebun tak diurus, sehingga produksi tak maksimal.

Jumlah anggota plasma sebanyak 603 orang dengan luasan kebun sawit masing-masing seluas 1,1 hektare. Bagi hasil setiap kali panen yang diterima peserta plasma cuma sekitar Rp300 ribu. "Panen kadang per tiga atau empat bulan sekali," ungkapnya.

Tentu pendapatan itu mereka nilai sangat tak rasional. Itu sebabnya mereka ingin mengelola sendiri kebun plasma sawit. Mereka yakin bisa lebih baik dan mampu melunasi utang kepada perusahaan.

Sebelum melakukan aksi ini, Selasa (17/4) lalu pengurus koperasi melakukan pertemuan dengan General Manager PT PKIS Rius Harino. Mereka menyampaikan tuntutan tersebut dan meminta pihak perusahaan menghentikan kegiatan panen di kebun plasma hingga adanya solusi terbaik. Hal ini disepakati bersama. Mereka kemudian menutup akses jalan menuju kebun plasma.

Namun, mendadak pihaknya mendapat kabar yang menyebut pihak perusahaan melakukan panen. "Akhirnya kami secara mendadak turun ke kebun plasma untuk menghentikan kegiatan itu," tuturnya.

Aksi mereka ini juga terdengar oleh Polsek Kintap. Personel diturunkan ke lokasi untuk menjaga perselisihan ini tidak lebih meluas. Setelah mendatangi kantor PT PKIS, akhirnya diterima oleh GM Rius Hariono beserta staf.

Pertemuan itu diwakili oleh Dawan, Arman, dan tiga orang peserta plasma lain. Selebihnya menunggu di luar ruangan. Dawan kembali menyampaikan tuntutan dan minta pihak perusahaan tidak melakukan kegiatan apapun di kebun plasma hingga adanya solusi.

GM Rius Hariono mengamini permintaan tersebut. Sebaliknya, Rius juga meminta warga tak melakukan aktivitas di lahan plasma. “Sementara mengenai tuntutan bapak-bapak, hal itu akan kami sampaikan kepada manajemen pusat,” ucapnya.(ard/az/dye)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 18:28
Berita Tabalong

Jualan Makanan Harus Dibungkus

TANJUNG - Mari hormati orang sedang berpuasa! Itulah ajakan Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja…

Kamis, 24 Mei 2018 18:24
Berita Tabalong

Radio Pemkab Kerjasama dengan Kejaksaan

TANJUNG - Radio milik Pemerintah Kabupaten Tabalong, bernama Radio Suara Tabalong melakukan kerja sama…

Kamis, 24 Mei 2018 18:21
Berita Balangan

Bupati Balangan Terima Penghargaan Langsung dari Presiden

PARINGIN – Bupati Balangan Ansharuddin, Rabu (23/5) menerima penghargaan dari Presiden Republik…

Kamis, 24 Mei 2018 18:19
Parlementaria Balangan

DPRD Balangan Godok Raperda Kelembagaan Adat Dayak

PARINGIN - Hingga saat ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan, tengah bekerja…

Kamis, 24 Mei 2018 16:48

DDDT Rendah, Pulau Laut Berisiko Krisis Air

BANJARMASIN - Mantan dosen Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Karta Sirang dihadirkan…

Kamis, 24 Mei 2018 13:29

MSAM Komitmen Bangun Ekonomi dan Mental-Spritual

Muhammad Akbar terbata berkisah. Beberapa tahun silam dia menamatkan SMP. "Maunya jadi tentara tapi…

Kamis, 24 Mei 2018 13:25

Selamat, Polda Kalsel Hari ini Resmi Jadi Tipe A

BANJARMASIN – Sejarah baru tercipta bagi kepolisian daerah (Polda) Kalimantan Selatan.  Hari…

Kamis, 24 Mei 2018 13:22

Tak Terurus, Makam Massal Jumat Kelabu Semakin Dilupakan

Makam Massal Jumat Kelabu 23 Mei 1997, nampaknya sudah dilupakan. Kuburan ratusan mayat tanpa identitas,…

Kamis, 24 Mei 2018 12:59

Menolak Lupa, Bukan Mengungkit Luka

SANGGAR Titian Barantai dari Universitas Islam Kalimantan layak mendapat acungan jempol. Sejak tahun…

Kamis, 24 Mei 2018 12:53

NAH LO.. Komisi ASN Sebut Pemeriksaan Inspektorat Atas Hamli Tidak Sah

Hamli Kursani kini berada di atas angin. Komisi ASN menyatakan pemeriksaan Inspektorat atas Hamli tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .