MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

SPORT

Senin, 23 April 2018 12:01
Serunya Turnamen Voli May Day di Pelosok Kotabaru: Incar Pemain Bak Jose Mourinho
VOLI: Para buruh, pedagang pentol dan pengusaha rela patungan selama setahun untuk merekrut para pemain voli hebat. Ajang hobi dan gengsi itu menjadi tontonan menarik tahunan di perbatasan Kotabaru - Kaltim.

PROKAL.CO, Pertandingan voli buruh perkebunan Minamas layaknya liga sepakbola bergengsi. Para manajer dan donatur berlomba mendatangkan pemain dari luar. Demi gengsi, nombok dari total uang hadiah mereka lakoni. 

Jumat (20/3) sore tadi, warga memadat di lapangan voli Randi Estate Desa Bakau Kecamatan Pamukan Utara. Tim Pentol binaan pengusaha pentol di kebun sawit memperebutkan panggung juara melawan Tim Sukun Yusso dari Batulicin. 

Meski di kedua tim hampir tidak ada buruh sawitnya, laga itu memang ditunggu. Pentol dan Sukun sudah gelontorkan dana banyak sekali. Menyewa pemain sampai Pulau Jawa. 

"Pentol itu dimotori pengusaha pentol. Mereka biasa jualan di kebun sawit. Kalau Sukun memang tim dari Batulicin. Kami buka pertandingan untuk umum," kata Rabbiansyah akrab disapa Roby, ketua Federasi Serikat Pekerja Minamas Sungai Durian, sekaligus ketua panitia perayaan May Day di sana. 

Peluit berbunyi, ditiup Wasit profesional. Buruh sudah menyewa jauh-jauh hari. Wasit Srinyoto atlet voli dan juga Ketua SP Rantau Estate dan Wasit Budinanto Ketua SP Sangkoh Estate. 

Seperti diduga, pertarungan sengit. Teriakan pentol-pentol sukun-sukun, membahana. Pemain sewaan beraksi, memukau, remaja putri dan gadis menjerit jika jagoannya melompat tinggi melayangkan smash menukik. Gemuruh warga dan karyawan perkebunan.

Hadir saat itu para petinggi polisi di sana. Juga Area Control Sungai Durian Dodik Prayitno dan HRM Minamas Suhardi beserta manajer dan staf kebun. 

Meski sedikit kalah materi pemain, tapi akhirnya tim tuan rumah Pentol mampu mencukur Sukun dengan skor telak: tiga nol tanpa balas. Gemuruh masyarakat Sungai Durian membahana. Para pengusaha pentol bangga. Tahun kemarin mereka juara tiga, sekarang pemuncak turnamen. 

Yudioso, salah satu pengusaha pentol bercerita. Kemenangan itu tidak diraih dengan mudah. "Kami ada sekitar sepuluh orang penjual pentol, kumpulan tiap bulan seratus ribu. Selama setahun," ujarnya. 

Setahun terkumpul lebih Rp10 juta. Dana itu mereka gunakan untuk merekrut pemain voli hebat dari Tanah Laut dan Ngawi Jawa Timur. "Tapi ada juga pemain yang memang jualan pentol. Ada beberapa," ujarnya. 

Mencari pemain hebat kata Yudi, butuh perjuangan. Sembari jualan, sambil mengumpulkan informasi. Melihat di tiap kampung permainan voli, mengincar satu atau dua pemain yang terlihat bagus. "Seperti pelatih manajer sepakbola Jose Mourinho mereka," timpal Roby tertawa. 

Hadiah mereka terima Rp 4 juta. Jauh lebih kecil dari modal rekrut pemain dan biaya persiapan. “Kami mencintai voli. Kalau sudah hobi ya begini, habis berapa tidak dipikir lagi,” ucap pedagang pentol keliling itu yang sudah belasan tahun berdagang di sana. 

Pertarungan demi gengsi itu dibenarkan Manajer KCP (KERNER CRUSHING PLANT), Bambang Santoso. Tim asli perkebunan kelapa sawit Minamas itu juara tiga. Mengalahkan tim sawit lainnya, Matalok Estate, yang dua tahun sebelumnya bertengger tidak terkalahkan dengan materi pemain bayaran dari Kaltim. 

"Iya adu gengsi. Kami kalah materi pemain tahun ini," kata Bambang mantan atlet voli yang sekarang sebagai Wakil Ketua SP Minamas Sungai Durian. 

Bambang mengatakan, timnya juga menyewa beberapa pemain dari luar daerah. Namun dana mereka tidak sebesar tim-tim yang juara. "Tapi sebenarnya, atlet lokal juga tidak kalah. Cuma kurang latihan dan jam terbang saja. Sementara tim sebelah ada rekrut atlet PON." 

Pertandingan voli yang digelar sebulan setengah itu kata Robi memberikan dampak positif bagi Kecamatan Sungai Durian, Pamukan Utara dan sekitarnya. "Ribuan orang datang tiap pertandingan. Warung makanan sehari rata-rata dapat penghasilan tujuh ratus ribu." 

Belum lagi kata dia, pedagang-pedagang lain berdatangan menjamur. Wilayah pelosok Kotabaru berbatasan dengan Kaltim. yang sehari-hari sepi itu berubah total. Riuh, kampung merona. 

Roby melanjutkan, dari tahun ke tahun ajang turnamen voli jelang Hari Buruh terus meningkat. "Ini sudah tahun ke empat kita gelar. Antusias buruh dan pengusaha di sini semakin tinggi. Buktinya dengan hadiah jutaan rupiah saja, mereka berani keluar dana lebih dari total hadiah." 

Dia berharap, fenomena tahunan ini dapat dijadikan referensi bagi pemerintah. "Ada yang bilang kami sudah siap gelar pertandingan sekala nasional. Tapi kalau tidak didukung sarana dan semua pihak, ya tidak mampu kami." 

Untuk peringatan May Day puncaknya 1 Mei nanti, seperti tahun kemarin buruh kembali menggelar panggung hiburan. Lengkap dengan acara door prize. Dana ratusan juta memang sudah terkumpul dari ribuan buruh di sana, untuk dikelola SP Minamas Sungai Durian memeriahkan May Day. Mulai dari lomba-lomba, bazar malam, bakti sosial sampai panggung dangdut. 

"Tidak melulu kita kumpul dan ramai kalau mau unjuk rasa saja," tambah Robi. 

Anggota DPRD Martin Sofyan yang hadir saat final voli melihat fenomena turnamen tersebut sebagai potensi. "Ini kalau dikembangkan dengan baik. Kerja sama pemerintah dan swasta dapat meningkatkan pemasukan yang besar bagi daerah." ujarnya.  (zal/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 11:57

Barito Putera vs Persela Lamongan: Menjaga Tren Positif

Barito Putera berambisi melanjutkan tren positif kala jumpa Persela Lamongan dalam lanjutan Liga 1 2018.…

Rabu, 23 Mei 2018 12:34

Jacksen Himbau Anak Asuhnya Jangan Sampai Terlena

Hingga memasuki pekan kesepuluh Liga 2018. Barito Putera hingga saat ini masih bertengger di papan atas…

Rabu, 23 Mei 2018 12:13

Barito Putera Musim ini Layaknya The Reds, Ada yang Setuju?

Musim ini menjadi musim kedua pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago menangani Barito Putera. Di Musim…

Selasa, 22 Mei 2018 12:33

Ini Pola Latihan Barito Putera di Bulan Puasa

Seluruh pemain non muslim Barito Putera menjalani latihan tambahan bersama tim pelatih yang dikepalai…

Jumat, 18 Mei 2018 11:07

Duo Barito Muda ini Dipanggil Timnas

Tim nasional Indonesia U-19 akan menjalani pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta pada 19-27 Mei 2018.…

Kamis, 17 Mei 2018 11:43

Bentrok Malam ini, Barito Waspadai Kejutan Perseru Serui

Barito Putera akan menghadapi tim yang kini tengah berjuang keluar dari zona merah klasemen sementara…

Sabtu, 12 Mei 2018 14:28

Hadapi PSIS Semarang, Barito Dibayangi Inkonsistensi

BANJARMASIN - Barito Putera kembali bermain kandang. Kali ini mereka menjamu PSIS Semarang. Laga bakal…

Sabtu, 12 Mei 2018 07:34

Nyamannya..!! Usai Latihan Semua Pemain Barito Diajak Makan Sama Pelatih

Usai menjalani sesi latihan terakhir jelang laga kontra PSIS Semarang, head coach Barito Putera memberikan…

Jumat, 11 Mei 2018 13:26

Cedera Engkel, Dandi Masih Latihan Terpisah

Setelah beberapa hari sempat menjalani sesi latihan bersama tim Barito Putera. Stopper muda Barito Putera,…

Selasa, 08 Mei 2018 12:07

Amura Kalsel Juara Umum Kejurnas Karate-Do Amura V 2018

BANJARMASIN – Tunai sudah janji para karateka Amura Kalsel untuk berprestasi di ajang nasional.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .