MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 23 April 2018 14:47
Hari Pertama Penyerahan Berkas Dukungan Calon Anggota DPD RI Asal Kalsel

Akui Pertarungan Bakal Sengit, Semua Bawa Dukungan Lebih

BERSAING: Habib Hamid Abdullah dan Habib Abdurrahman Bahasyim bertemu saat penyerahan berkas dukungan pencalonan Anggota DPD RI asal Kalsel di KPU Kalsel, kemarin. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Membawa tiga kotak besar, Habib Hamid Abdullah melangkah pasti ke sekretariat KPU Kalsel, Minggu (22/4) siang.

M OSCAR FRABY, Banjarmasin

Di dalam kotak tersebut sudah tersusun rapi dokumen persyaratan pencalonan dirinya sebagai Anggota DPD RI asal Kalsel pada Pemilu tahun 2019 mendatang.

Berkas itu terdiri dari fotokopi e-KTP dan surat pernyataan dukungan dari masyarakat. Hamid mengklaim membawa sebanyak 3.333 lembar. Jumlah itu sudah mencukupi ambang batas jumlah yang ditentukan oleh KPU Kalsel yang hanya mempersyaratkan 2.000 dukungan.

Hamid datang sesudah Syaifullah Tamliha dan Gusti Farid Hasan Aman yang sebelumnya udah mendahului datang di pagi hari. Sesudah dia, datang bergantian Habib Abdurrahman Bahasyim dan Samsani. Hamid mengakui, pertarungan menjadi Anggota DPD RI asal Kalsel tahun depan sangat ketat. Pasalnya, sejumlah tokoh ikut bertarung memperebutkan 4 kursi DPD RI asal Kalsel. “Memang tahun depan pertarungannya bakal sengit" ucapnya seraya menambahkan semua calon juga memiliki konstituen di daerah-daerah. "Namun, melihat jumlah surat dukungan sebanyak 3.333 yang berhasil saya kumpulkan, saya kira saya masih dipercaya oleh masyarakat Kalsel," yakinnya.

Jumlah surat dukungan yang dia serahkan kemarin hanya kalah dibandingkan dokumen yang diserahkan oleh Syaifullah Tamliha. Pria yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu membawa sebanyak 3.637 surat dukungan. KPU Kalsel yang melakukan verifikasi sempat mencoret satu dukungan karena tak terlampir fotokopi KTP.

Selain milik Syaifullah yang dicoret oleh KPU Kalsel, berkas dukungan milik Habib Abdurrahman pun terpaksa dicoret satu. Karena tak terlampir pula copy E-KTP. Habib Abdurrahman kemarin, membawa sebanyak 2.222 dokumen.

Hal yang sama terjadi pada berkas dukungan Samsani. Malah, dokumen milik Ketua KPU Kabupaten Tanah Bumbu itu harus dieliminir sebanyak 8 surat dukungan. Persoalannya pun sama, copy E-KTP 8 orang tersebut tak tercantum.

Meski demikian, Samsani tak mempermasalahkannya. Pasalnya, jumlah yang diajukan sudah cukup. “Kurangnya 8 copy E-KTP tersebut, kemungkinan terselip saat melakukan fotokopi. Tapi tak masalah, jumlah yang diterima masih melebihi yang ditentukan oleh KPU Kalsel,” ujar Samsani.

Samsani pun mengiyakan bahwa kontestasi ini bakal berat. Sejumlah nama yang saat ini mencuat untuk ikut bersaing di DPD RI, membuat pertarungan memperebutkan anggota senator ramai. “Tahun depan sepertinya pemilihan DPD RI menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah tokoh bakal maju,” ucapnya.

Meski demikian, dia berkeyakinan, pemilih di Kabupaten Tanah Bumbu, Tanah Laut dan Kotabaru bakal memihak kepadanya. Hal ini sebutnya, dari sejumlah nama yang mencuat, tak ada yang berasal dari tiga daerah tersebut. “Semua calon selain berkomitmen siap menang, juga harus siap kalah,” tukasnya.

Sementara, Habib Abdurrahman tak gentar dengan sejumlah nama yang bakal turut bersaing pada pemilihan DPD RI tahun depan. Berbicara kans sebutnya, semua calon memiliki peluang yang sama. Tinggal masyarakat yang memilih dan menentukan, mau bagaimana wakil mereka nanti. Seperti dedikasinya, keilmuan hingga kepeduliannya terhadap Banua. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 13 September 2018 12:05

YS Agus Suseno, Penyair Banjar Yang Berani Menohok Rezim

Meminjam istilah sastrawan Seno Gumira Ajidarma: ketika jurnalisme dibungkam, maka mestinya sastra harus…

Rabu, 12 September 2018 15:23

Kisah Perajin Miniatur Kapal Pinisi dari Sungai Alalak

Salman tak bisa jauh-jauh dari perahu dan sungai. Semasa bujangan, dia menjadi perajin perahu di Pulau…

Sabtu, 08 September 2018 12:51

Menengok Festival Anggrek 2018 di Taman Kamboja

Apa yang dicari-cari dunia jika melancong ke Kalsel? Jawabannya; anggrek. Bukan tanpa alasan, tanaman…

Sabtu, 08 September 2018 12:48

Memanen Kelapa Sawit, Pekebun Malah Menjerit

Memanen kelapa sawit tidak terlalu menggembirakan bagi pekebun di Kotabaru. Bekerja di bawah terik mentari,…

Rabu, 05 September 2018 11:13

Jean, Siswi SMAN 2 Banjarmasin Menang Lomba Monolog di Aceh

Kamera dokumentasi sudah dimatikan. Sebagian penonton juga telah beranjak pulang. Juri pun tampak capek.…

Selasa, 04 September 2018 13:18

Jasa Datu, Perguruan Kuntau yang Sudah Eksis 32 Tahun Lamanya

Pencak silat sedang naik daun di Asian Games 2018. Di Banua, para pendekar silat ternyata sudah lama…

Kamis, 30 Agustus 2018 10:36

"First Love Never Die"

Hermansyah memutuskan tinggal di panti jompo atas pilihannya sendiri. Sebaliknya, Yulia terpaksa minggat…

Kamis, 30 Agustus 2018 10:33

Yulia Minggat karena Merepotkan

Hermansyah boleh dibilang beruntung. Masih bisa berkumpul keluarga. Masuk panti pun juga atas pilihan…

Rabu, 29 Agustus 2018 10:23

Bosan Tidur di Pengungsian, Pengungsi Lombok Mulai Datangi Kalsel

Pengungsi gempa Lombok mulai berdatangan ke Kalimantan Selatan melalui bandar udara Syamsuddin Noor…

Selasa, 28 Agustus 2018 10:18

Malam terakhir Konser Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Lombok

Konser amal bertajuk Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Penggalangan Dana Gempa Lombok,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .