MANAGED BY:
SENIN
25 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 24 April 2018 15:04
Hari Pertama UNBK SMP di Banjarmasin, Lagi-Lagi Ada Gangguan
FOKUS: Siswa SMPN 16 dan 14 menumpang UNBK di SMKN 3 Banjarmasin. Prosesnya sempat terkendala lantaran ada gangguan server selama 15 menit. | FOTO: SYARAFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama untuk SMP berlangsung kemarin (23/4). Lalu, apakah prosesnya berjalan lancar? Jawabnya; tidak.

Mengambil contoh, di SMKN 3 Banjarmasin. Di sana UNBK sempat tersendat. Gara-gara gangguan yang menimpa server selama 15 menit ketika ujian baru hendak dimulai.

Sekolah yang terletak di Jalan Pramuka itu menampung 120 siswa dari SMPN 16. Ditambah 234 siswa SMPN 14 Banjarmasin. SMPN 16 beralamat di Jalan Simpang Limau, sedangkan SMPN 14 di Benua Anyar. Ketiganya masih berada di wilayah Kecamatan Banjarmasin Timur.

"Ini bukan akibat penurunan daya listrik atau jaringan internet. Bukan masalah lokal. Tapi memang karena gangguan server nasional," kata Kepala SMKN 3 Banjarmasin, Muryadi.

Kemarin pagi, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina juga datang untuk memantau pelaksanaan ujian. Mendengar perihal gangguan tersebut, dia meminta panitia UNBK, terutama petugas operator untuk bersiaga sejak awal hingga akhir ujian. Berjaga-jaga jika ada gangguan lainnya. Sehingga siswa tak panik karena gangguan lekas ditangani.

Akibat gangguan itu, proses log in menjadi terganggu. Jatah waktu peserta untuk menjawab soal menjadi terbuang percuma. "Karena ada kerugian waktu, panitia diminta memberi tambahan waktu ujian sebagai gantinya," kata Ibnu.

Meski menumpang, SMPN 14 sudah sanggup melaksanakan UNBK untuk tiga kategori peserta sekaligus. Yakni untuk siswa reguler, Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan siswa SMP Terbuka.

Ketua Panitia UNBK SMPN 14 Banjarmasin, Muhammad Azhari menyebutkan, ada dua ABK dan 22 siswa SMP terbuka yang mengikuti ujian. "Sebenarnya 23 siswa, tapi satu orang tak hadir. Sampai sekarang kami belum tahu apa penyebabnya. Apakah karena sakit atau halangan yang lain," jelasnya.

Panitia kemudian memberi toleransi. Siswa yang tak hadir tetap boleh mengikuti ujian susulan. Kebijakan ini mengingat kondisi siswa SMP terbuka yang berbeda kondisinya dengan siswa reguler.

Sedangkan untuk ABK, yang dinominasikan sekolah untuk mengikuti UNBK sebenarnya ada 18 siswa. Kenapa cuma hadir dua orang? Karena banyak orang tua menolak dengan sejumlah pertimbangan.

UN memang tidak menjadi kewajiban bagi ABK. Cukup mengikuti US (Ujian Sekolah) sebagai syarat kelulusan. "Boleh-boleh saja. Kan ada penilaian, yang pertama dari psikolog, apakah si anak sanggup atau tidak untuk mengikuti UN. Kedua, adakah persetujuan dari orang tua. Tanpa kedua syarat itu, walaupun sudah didaftarkan, boleh tidak mengikuti ujian," jelas Azhari panjang lebar.

Wali kota kemudian berpindah ke SMPN 7 Banjarmasin di Jalan Veteran. Ini menjadi tahun perdana di mana sekolah itu mampu melaksanakan UNBK mandiri.

"Tahun lalu kami cuma punya 22 komputer. Tak bisa dipaksakan. Setelah ada penambahan 52 komputer, baru kami berani menyelenggarakan UNBK," kata Kepala SMPN 7 Banjarmasin, Kabul.

Ditambahkan Kabul, persiapan UNBK sebenarnya bukan hanya soal peralatan. Melainkan juga pembiasaan kepada siswa tentang sistem ujian ini. "Jauh-jauh hari mereka sudah harus mengikuti serangkaian simulasi," imbuhnya.

SMPN 7 juga menerapkan sistem cukup unik. Jika ada siswa yang belum nongol di sekolah hingga setengah jam menjelang ujian, maka panitia akan mulai sibuk menelepon orang tua siswa. "Jika tak muncul juga sampai detik-detik mendekati ujian, kami siap menjemput mereka ke rumah," imbuhnya. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Minggu, 24 Maret 2019 08:57

Siang Ini Jembatan Alalak I Ditutup

BANJARMASIN - Pengguna jalan yang kerap melintas di Jembatan Alalak…

Minggu, 24 Maret 2019 08:55

Surat Suara yang Rusak Belum Dimusnahkan

BANJARMASIN - KPU Banjarmasin bisa bernapas lega. Ribuan surat suara…

Minggu, 24 Maret 2019 08:47

KENAPA YA...? Partai Politik Tak Lagi Dilirik di Pilpres 2019

BANJARMASIN - Pembatalan kepesertaan pemilu yang menimpa empat partai politik…

Minggu, 24 Maret 2019 08:05

Jokowi Ajak Warga Kopdar dan Kampanye Akbar di Stadion 17 Mei

BANJARMASIN -- Calon presiden petahana, Joko Widodo bakal berkampanye di…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:33

Baru Maret, Banjarmasin Sudah Dapat 300 Aduan

BANJARMASIN – Persoalan infrastruktur menjadi yang tertinggi. Masuk ke aplikasi…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:24

Gerindra Banjarmasin Bantah Kabar Rencana Kampanye Prabowo di Banua

BANJARMASIN – Koordinator Wilayah Kota Banjarmasin Badan Pemenangan Partai Gerindra,…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:19

Kapolda Kalsel: Masyarakat Diteror Politik Identitas dan Hoax

BANJARMASIN - Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani menyebut kebangkitan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:12

Eh, Kok Bisa Empat Parpol ini Dicoret KPU?

BANJARMASIN - Gara-gara tidak menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK),…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:03

Satu Bangunan Ganggu Pembangunan Jembatan Alalak

BANJARMASIN - Pekerjaan Jembatan Alalak I sementara hanya dapat dilakukan…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:55

Sosialisasi Pemilu Melalui Musik

BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel gelar Lomba…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*