MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 25 April 2018 14:55
Ratusan Mahasiswa Turun ke Jalan, Demo Kenaikan Harga BBM
KEPAL TANGAN: Mahasiswa dari sejumlah kampus saat memulai unjuk rasa di perempatan Jalan Lambung Mangkurat, kemarin pagi. Tuntutan mereka, awasi Premium di SPBU. | FOTO: SYARAFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Hampir seratus mahasiswa dari Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Kalsel turun ke jalan, kemarin (24/4). Mahasiswa memprotes kelangkaan Premium di SPBU. Mereka menganggap pemerintah, aparat, dan Pertamina tutup mata terhadap maraknya pelangsiran.

Pengunjuk rasa mengenakan jaket almamater masing-masing kampus. Mewakili BEM Universitas Lambung Mangkurat, BEM UIN Antasari, BEM Uniska, BEM STIH Sultan Adam dan BEM STMIK Indonesia.

Unjuk rasa dimulai dari perempatan Jalan Pangeran Samudera, Bundaran Kantor Pos. Mahasiswa membawa sejumlah poster protes. Mengikat kepala dengan kain putih. Puas berorasi di sana, mahasiswa bergerak ke arah kantor PT Pertamina Sales Area Banjarmasin di Jalan Lambung Mangkurat. "Kami meminta pemerintah transparan. Jangan secara diam-diam menaikkan harga BBM. Seperti kenaikan Rp200 per liter untuk Pertalite. Yang sejujurnya tak banyak diberitakan oleh media massa," kata Koordinator Wilayah Forum BEM Kalsel, Melky Andreas.

Diasumsikan bahwa Premium menjadi langka akibat kenaikan BBM non subsidi tersebut. Mahasiswa tak setuju dengan kebijakan itu. "Faktanya, susah sekali mencari Premium di SPBU pada siang hari. Karena pada malam hari sudah keburu habis diborong para pelangsir," cecar Melky.

Sejak tengah malam hingga dini hari, para pengendara motor yang membawa jeriken besar sudah merubung SPBU. Ini sudah menjadi pemandangan lazim di Banjarmasin. Melky menilai, pihak berwenang justru tutup mata atas fakta ini.

Namun, Polda Kalsel memang sudah melarang SPBU melayani penjualan Premium dan solar bersubsidi dengan jeriken. Hanya Pertalite dan Pertamax yang boleh dijual kepada pembeli yang menenteng jeriken.

Di kantor Pertamina, pengunjuk rasa dihadapi oleh Sales Executive Retail Pertamina Kalsel, Endo Eko Satriyo. Mahasiswa memaksa Endo untuk membubuhkan tanda tangan pada surat pernyataan yang mereka sodorkan. Namun, Endo menolak meneken surat bermaterai tersebut. "Saya cuma bawahan. Untuk memberi tanda tangan, saya butuh izin pimpinan," tegasnya.

Mahasiswa kecewa dan memutuskan bubar. Memindahkan target unjuk rasa ke Gedung DPRD Kalsel. Di sana, mahasiswa meminta pemprov untuk angkat suara. Menolak segala upaya pemerintah menaikkan harga BBM dengan mengurangi subsidi. Sekaligus menuntaskan masalah kelangkaan Premium. (fud/at/dye)


BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 19:14

NYAMANNYA..! Aktif Bayar Listrik, Dapat Hadiah

RANTAU --  Santoso kaget atas kedatangan petugas dari PLN ULP…

Senin, 21 Januari 2019 17:36
BREAKING NEWS

Sampai Kapan..? Gaji Guru Honorer Kalah dengan Upah Buruh Harian

BANJARMASIN - Peralihan kewenangan guru honorer tingkat Sekolah Menengah Atas…

Senin, 21 Januari 2019 15:22

Ketua DPRD Balangan Hadiri Haulan Datu Kandang Haji

PARINGIN - Haulan Datu Kandang Haji tahun 2019 yang berlangsung…

Senin, 21 Januari 2019 15:15

Balangan Raih Sertifikat Adipura Kategori Kota Kecil

PARINGIN - Sertifikat Adipura tahun 2018 untuk kategori kota kecil…

Senin, 21 Januari 2019 14:47
BREAKING NEWS

ADA APA..? Warga Alalak Resah, Takut Terisolir

BANJARMASIN - Tinggal sebulan lagi Jembatan Kayutangi Ujung bakal ditutup…

Senin, 21 Januari 2019 14:31
BREAKING NEWS

22.000 Pelanggannya Nunggak, PLN Kotabaru Curhat ke Kejaksaan, Sama Kejari Dibeginiin

KOTABARU - Memakai kemeja putih, Kepala PLN Kotabaru Sudarto curhat…

Senin, 21 Januari 2019 13:47

Kuda Menari Meriahkan Taman Van Der Pijl

BANJARBARU - Suasana Taman Van Der Pijl, Banjarbaru, Minggu (20/1)…

Senin, 21 Januari 2019 13:34
BREAKING NEWS

WAW...! Jembatan ini Bikin Walikota Banjarmasin Berang

BANJARMASIN - Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina berang. Jembatan Penyeberangan Orang…

Senin, 21 Januari 2019 13:32

Kebijakan Pemerintah Pusat Terkait Gaji PNS Gol IIA

BANJARMASIN - Kebijakan pemerintah pusat mengenai penyesuaian gaji perangkat desa…

Senin, 21 Januari 2019 13:18

Kisah Musyakin, Perempuan Peraih Award dari PLN UP3 Barabai

Ini bukan kisah seorang warga yang takut aliran listrik di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*